Suara.com - Holding BUMN sektor aviasi dan pariwisata, PT Aviasi Pariwisata Indonesia (Persero) atau InJourney menghadirkan beragam keseruan di destinasi InJourney Group pada periode liburan sekolah Juni - Juli 2025. Melalui sebuah kampanye bertajuk PartyWisata, InJourney Group berkolaborasi dengan Infia Corp menggabungkan kekuatan ekosistem pariwisata nasional dan kreativitas karakter khas Infia seperti Tahilalats, Dudu, dan Funcican.
Kolaborasi ini menghadirkan pengalaman yang menyenangkan dan penuh kegembiraan bagi para wisatawan. Selain menghadirkan pengalaman seru, kampanye ini juga bertujuan untuk mendukung pertumbuhan dan eksistensi IP (Intellectual Property) lokal dengan menghadirkan karakter-karakter kreatif Indonesia ke ruang publik yang lebih luas.
“Melalui PartyWisata, InJourney dan Infia menghadirkan cara baru untuk merayakan liburan yang seru dan penuh karakter, sekaligus menetapkan standar baru dalam menciptakan pengalaman wisata yang lebih menyenangkan, hangat, berkesan, dan mendukung kemajuan industri IP lokal Indonesia,” tambah Direktur Utama InJourney, Maya Watono.
Melalui kolaborasi dengan Infia Corp, InJourney ingin menciptakan suasana liburan yang lebih hidup dan berkesan, terutama bagi keluarga muda, anak anak, dan generasi muda yang menginginkan perjalanan yang tidak hanya nyaman tapi juga seru.
Karakter-karakter kreatif hasil kolaborasi dengan IP lokal tersebut juga ditampilkan di bandara utama yang mencakup Bandara Soekarno Hatta (CGK), Yogyakarta International Airport (YIA), dan Bandara I Gusti Ngurah Rai (DPS). Tiga bandara besar tersebut menghadirkan focal point atau titik perhatian baru di terminal yang dapat digunakan sebagai pusat aktivitas penumpang untuk berfoto bersama keluarga atau sebagai titik pertemuan.
Selain itu, keceriaan ornamen-ornamen Cican dan Dudu terlihat di layanan InJourney Aviation Services seperti di layanan It’s a Wrap sebagai layanan Baggage Services Solution. Destinasi unggulan InJourney di berbagai kota dan kawasan wisata juga dimeriahkan oleh karakter-karakter dari IP lokal tersebut.
Di Prambanan, focal point dalam bentuk stage ‘Seneng Sareng-Sareng” turut dihadirkan, selain beberapa standee karakter-karakter Infia di area Prambanan.
Selain itu dihadirkan pula berbagai macam workshop yang cocok untuk diikuti oleh anak-anak seperti workshop pensil kreasi, edukriya, dan sebagainya. Demikian pula di TMII, Nusa Dua kawasan yang dikelola oleh ITDC, dan juga Sarinah telah terpasang focal point yang dilengkapi dengan karakter-karakter tersebut.
InJourney juga melakukan aktivasi konten visual karakter yang tersebar di berbagai titik perjalanan. Selain itu, InJourney juga menyuguhkan rangkaian pengalaman interaktif yang menghibur dan edukatif untuk seluruh pengunjung. Industri kreatif telah menjadi bagian yang tak terpisahkan dari industri pariwisata Indonesia.
Baca Juga: InJourney Airports Salurkan Ribuan Paket Sembako ke Masyarakat di Sekitar 37 Bandara
Sinergi InJourney dan IP lokal ini menjadi sinergi yang menguatkan ekosistem pariwisata dan industri kreatif. Kolaborasi ini akan menghadirkan satu ekosistem yang saling menguatkan dan memberikan nilai tambah.
“Kolaborasi antara industri pariwisata dan ekonomi kreatif telah menjadi sebuah sinergi mutualisme, yang mampu memberikan nilai positif bagi masing-masing industri. Untuk itu, InJourney akan terus memperkuat sinergi dengan industri kreatif ini dengan harapan semakin banyak nilai tambah yang bisa didapatkan kedua industri ini,” tambah Maya Watono. ***
Berita Terkait
-
Prambanan Jazz Festival 2025, InJourney Catat 76 Ribu Penonton: Meningkat 55% dari Tahun Lalu
-
Raih Penghargaan Platinum untuk Program Pelatihan Hospitality: InJourney Buktikan Komitmen
-
ICI 2025, InJourney Dorong Kolaborasi Pembangunan Infrastruktur bagi Aviasi dan Wisata Indonesia
-
InJourney Mentransformasi Borobudur Jadi Destinasi Kultural Spiritual yang Inklusif Saat Waisak
-
Melalui Perayaan Waisak di Candi Borobudur, InJourney Dorong Perekonomian Daerah
Terpopuler
- 4 HP RAM 8 GB Harga di Bawah Rp1,5 Juta: Kamera Bagus, Performa Juara
- Link Gratis Baca Buku Broken Strings, Memoar Pilu Aurelie Moeremans yang Viral
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
- 4 Mobil Bekas Rp50 Jutaan yang Ideal untuk Harian: Irit, Gesit Pas di Gang Sempit
- 5 Cat Rambut untuk Menutupi Uban: Hasil Natural, Penampilan Lebih Muda
Pilihan
-
Gurita Bisnis Adik Prabowo, Kini Kuasai Blok Gas di Natuna
-
Klaim "Anti Banjir" PIK2 Jebol, Saham PANI Milik Aguan Langsung Anjlok Hampir 6 Persen
-
Profil Beckham Putra, King Etam Perobek Gawang Persija di Stadion GBLA
-
4 HP Snapdragon RAM 8 GB Paling Murah untuk Gaming, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terancam Tembus Rp17.000
Terkini
-
Desa Snack: Saat Cerita Desa Menjadi Kekuatan Komunitas Online
-
Kapan Batas Akhir Bayar Utang Puasa Ramadan 2025, Simak Jadwalnya untuk Umat Muslim!
-
5 Salep Apotek untuk Pudarkan Keloid, Cocok untuk Bekas Luka Pascaoperasi
-
3 Lipstik Viva Mulai Rp18 Ribuan untuk Wanita Usia 40-an, Bikin Wajah Tampak Awet Muda
-
3 Rekomendasi Susu Khusus untuk Pasien Kanker, Harga di Bawah Rp100 Ribu
-
4 Sabun Cuci Muka untuk Membantu Mengencangkan Kulit Usia 40 Tahun ke Atas
-
Mengenal Susu Peptibren untuk Pasien Stroke, Lengkap dengan Cara Penyajian yang Benar
-
7 Rekomendasi Sampo Non SLS di Alfamart agar Rambut Halus Berkilau
-
Biodata dan Agama DJ Patricia Schuldtz yang Resmi Jadi Menantu Tommy Soeharto
-
4 Sepatu Lari Hoka Selain Clifton yang Nyaman dan Responsif untuk Berbagai Kebutuhan