Suara.com - Bagi kamu yang mendambakan liburan dengan nuansa pegunungan sekaligus menikmati pertunjukan seni berkelas, Jazz Gunung Bromo 2025 adalah destinasi yang wajib kamu datangi.
Tak hanya menawarkan udara sejuk dan panorama Gunung Bromo yang memesona, acara ini juga menghadirkan pengalaman berbeda yang tak bisa ditemukan di kota besar, menikmati konser musik jazz di tengah alam terbuka.
Bromo: Surga Alam yang Tak Pernah Kehilangan Pesonanya
Terletak di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru, Gunung Bromo selama ini dikenal sebagai primadona wisata pegunungan di Pulau Jawa.
Pemandangan sunrise dari Penanjakan, lautan pasir, dan keindahan kaldera membuatnya menjadi salah satu tempat paling romantis dan magis untuk dikunjungi.
Namun di bulan Juli hingga Agustus 2025, Bromo punya daya tarik tambahan yang siap menyambut para pelancong dan pecinta musik, gelaran tahunan Jazz Gunung Bromo.
Festival Musik yang Berpadu Harmonis dengan Alam
Digelar pertama kali pada tahun 2009, Jazz Gunung Bromo menjadi simbol bagaimana musik, budaya, dan alam bisa bersatu menciptakan momen yang luar biasa.
Tahun ini, Jazz Gunung Bromo hadir dengan format tiga seri di dua lokasi berbeda, yakni 19 & 26 Juli 2025 di Amphitheater Jiwa Jawa Resort, Probolinggo dan 9 Agustus 2025 di Amphitheatre Taman Gandrung Terakota, Banyuwangi.
Baca Juga: Meriahkan Liburan Sekolah, InJourney Gandeng 3 Karakter Kartun Lokal di Destinasi Wisata
Dengan latar Gunung Bromo dan Gunung Batok, serta amfiteater yang dikelilingi pepohonan pinus, konser ini menghadirkan suasana intim, syahdu, dan menyejukkan jiwa.
Penampilan Musisi Lokal dan Internasional
Tidak seperti konser musik pada umumnya yang ramai dan bising, Jazz Gunung Bromo justru memberikan pengalaman mendalam melalui harmoni musik dan suasana alami.
Beberapa musisi yang akan tampil antara lain, RAN, Karimata, Jamie Aditya & The Mezzrollers, Monita Tahalea, Sal Priadi, dan Tohpati Ethnomission.
Sementara ada juga musisi luar negeri seperti Chagall (Belanda) yang akan menampilkan musik dengan sentuhan instalasi cahaya dan gerak tari, serta grup jazz asal Prancis, Rouge.
Penampilan unik dari grup Madura Lorjhu juga membawa nuansa lokal yang kuat. Ini bukan sekadar konser, tapi pengalaman mendengarkan musik dengan cara yang benar-benar baru.
Berita Terkait
Terpopuler
- Parfum Paling Wangi Rasa Apa? Ini 5 Rekomendasi Aroma yang Populer
- 5 Rekomendasi Lipstik Wardah untuk Usia 40-an yang Elegan, Nyaman di Bibir dan Awet
- 5 HP Samsung Galaxy A Series Termurah: Layar Super AMOLED, 5G hingga NFC
- Rapor Duo Timnas Indonesia Ole Romeny dan Hubner Saat Fortuna Sittard Hadapi Olympiacos
- Pesaing Vario 125 dari Yamaha, Tampang Bernuansa R1M
Pilihan
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
Terkini
-
5 Parfum Mykonos Terlaris di Shopee, Wangi Tahan Lama untuk Dipakai Seharian
-
Intip Trailer Film The Uprising, Andrew Garfield Pimpin Pemberontakan Besar
-
Resmi! Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu Dukung Argentina Juara Piala Dunia 2026
-
Penyekap Wanita di Bekasi Ditangkap, Siksa Korban 10 Hari karena Cemburu
-
Uang Palsu Pecahan Rp100 Ribu Beredar di Lombok, Satu Orang Jadi Tersangka
-
4 Serum Calendula yang Ampuh Pudarkan Bekas Jerawat PIE dan Lembapkan Kulit
-
'Itu Hoaks!' Pigai Tepis Isu Minta Warga Belanja Rp1 Juta di Koperasi Merah Putih
-
Belajar dari Secangkir Americano
-
Edgy tapi Tetap Cozy, Intip 4 Ide OOTD Street Style ala Mingi ATEEZ Ini!
-
Review Viva Parfum Deluxe Melati: Wangi Lembut yang Bikin Ketagihan, Harga Rp20 Ribuan