Cara Main: Berpasangan (suami-istri, kakak-adik). Satu orang duduk di kursi, dan pasangannya berdiri di belakang dengan mata ditutup kain. Orang yang matanya ditutup harus merias wajah pasangannya hanya berdasarkan instruksi verbal atau rabaan. Wajah paling "abstrak" dan lucu biasanya jadi juara favorit penonton.
Kenapa Ini Seru? Hasil riasan yang berantakan adalah sumber tawa utama. Ini adalah lomba yang ringan, minim persiapan, tapi daya hiburnya maksimal.
Alat yang Dibutuhkan: Alat make-up (lipstick, bedak, pensil alis), kursi, kain penutup mata.
5. Estafet Air Pakai Spons
Lomba basah-basahan yang menguji kecepatan dan kesabaran tim.
Cara Main: Setiap tim berbaris. Di depan barisan ada ember penuh air, dan di ujung belakang ada botol kosong. Peserta pertama mencelupkan spons besar ke dalam air, lalu memberikannya secara estafet ke belakang melalui atas kepala. Peserta terakhir memeras spons ke dalam botol. Tim yang mengisi botol paling banyak dalam waktu tertentu adalah pemenangnya.
Kenapa Ini Seru? Segar, seru, dan penuh teriakan. Air yang menetes ke kepala dan baju peserta menjadi bagian dari keseruannya.
Alat yang Dibutuhkan: Ember, air, spons cuci mobil ukuran besar, botol air mineral bekas.
6. Balap Bakiak Keluarga
Lomba klasik yang dimodifikasi untuk meningkatkan level kekompakan.
Cara Main: Bakiak atau sandal kayu panjang tidak lagi untuk 3 orang teman, tapi untuk satu keluarga (ayah, ibu, anak). Mereka harus berjalan bersama dari start ke finis. Ini membutuhkan kepemimpinan dari ayah, dukungan dari ibu, dan adaptasi dari anak.
Kenapa Ini Seru? Memaksa satu keluarga untuk berkomunikasi dan menemukan ritme bersama. Momen saat mereka berhasil berjalan kompak adalah kemenangan itu sendiri.
Alat yang Dibutuhkan: Bakiak panjang untuk 3 orang.
7. Parade Busana Daur Ulang Merah-Putih
Lomba yang mengasah kreativitas dan kepedulian terhadap lingkungan.
Baca Juga: 3 Teori Fans Tentang Film Superman yang Terbukti Benar, Apa Saja?
Cara Main: Setiap RT atau keluarga menjadi satu tim. Mereka harus menciptakan busana bertema kemerdekaan (dominan merah-putih) menggunakan bahan-bahan daur ulang seperti koran, kantong plastik, kardus, atau botol bekas. Hasil karya kemudian dipamerkan dalam sebuah parade singkat.
Kenapa Ini Seru? Memberikan panggung bagi kreativitas tanpa batas. Semua orang bisa berpartisipasi, dari merancang, membuat, hingga menjadi model. Pesan peduli lingkungannya juga sangat positif.Alat yang Dibutuhkan: Bahan daur ulang, lem, gunting, staples, dan semangat kreatif.
Fokus Utama Lomba Kekinian: Kolaborasi dan Tawa!
Secara umum, prinsip utama dari lomba-lomba ini adalah:
Berbasis Tim: Melibatkan 2 orang atau lebih untuk membangun kerja sama.
Inklusif: Bisa diikuti oleh berbagai usia.
Visual dan Lucu: Menghasilkan momen-momen kocak yang seru untuk ditonton dan diabadikan.
Kontributor : Rizqi Amalia
Berita Terkait
-
4 Serial TV dengan Nominasi Emmy Awards 2025 Terbanyak, Wajib Ditonton!
-
3 Pemain Filipina yang Perlu Diwaspadai Timnas Indonesia U-23 di Piala AFF U-23 2025
-
Jadwal Lengkap Pertandingan Piala AFF U-23 2025, Timnas Indonesia Main Kapan Lagi?
-
Link Download Logo HUT RI ke-80 2025, Lengkap Pedoman dan Berbagai Format
-
Anthony Ginting Kalah, Alwi Farhan Harapan Indonesia di Japan Open 2025
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Kasus PETI Kuansing, Polisi Sita Ratusan Gram Perhiasan di Toko Emas Kampar
-
Transisi Energi Berwajah Hijau Jadi Modus Baru Perampasan Ruang Hidup
-
Korupsi Tak Cukup Dibalas Tangkap: Kejar Uang, Jaringan, dan Penikmatnya
-
Senpi Dinas Diduga Dipakai Mantan Istri Bunuh Diri, Bripka Iman Harefa Resmi Masuk Patsus
-
Dua Biodigester Bakal Dibangun di Jakarta Utara, Dapat Hasilkan Energi dan Pupuk Organik
-
PTBA Perkuat Kemandirian Ekonomi Warga Lahat lewat Budidaya Ayam Petelur
-
Tak Mau Berpolitik Tanpa Data, Megawati Sebut Riset dan Sains Vital bagi Pergerakan Partai
-
Pinka Harprani Dilantik Megawati Pimpin Sayap Partai TMP, Bawa Misi Gaet Suara Anak Muda
-
Rawat Alam di Tengah Aktivitas Industri, Kilang Plaju Konsisten Lestarikan Keanekaragaman Hayati
-
6 Tanda-Tanda Rumah Memiliki Energi Positif Chi yang Membuat Penghuni Tenang