Suara.com - Pada 19 Juli 2025 kemarin, Gerakan RAW resmi diluncurkan sebagai inisiatif sosial untuk bantu para remaja cowok di Jakarta mengenal kekuatan dalam diri mereka.
Lewat pendekatan yang santai tapi penuh makna, RAW hadir bukan cuma sebagai nama, tapi juga simbol pergerakan dan suara generasi muda zaman sekarang.
Salah satu program andalannya—Warkop RAWvolution—mengambil konsep sederhana tapi jenius: pakai warkop sebagai ruang kumpul dan diskusi. Tempat yang biasanya jadi spot nongkrong, sekarang disulap jadi ruang aman dan inklusif buat curhat, tukar pikiran, dan berani jadi diri sendiri.
“Gerakan RAW bukan tentang jadi sempurna, tapi soal keberanian buat mulai dan terus berkembang,” kata Jovial da Lopez, kreator konten yang turut hadir di peluncuran.
Menurut Jovi, masa muda emang waktunya buat jatuh, bangkit, belajar, dan tetap jalan terus.
“Yang penting jangan takut buat jadi diri sendiri,” tambahnya.
Dari, Oleh, dan Untuk Remaja
RAW adalah kampanye pemasaran sosial pengendalian tembakau untuk remaja laki-laki umur 12-19 tahun di Jakarta, yang mengedepankan aspirasi para remaja laki-laki untuk bebas berekspresi dan tetap relevan dengan kultur mereka, serta perkembangan tren di dalam lingkup pergaulan mereka.
RAW merupakan salah satu bentuk praktik Komunikasi Perubahan Sosial dan Perilaku (KPP) dari Yayasan Jalin untuk memastikan para remaja laki-laki di Jakarta memiliki wadah yang mereka butuhkan, agar mereka peduli dan sadar akan kesehatan diri sendiri, keluarga, komunitas dan masyarakat di sekitar mereka.
Baca Juga: Ulasan Novel Lavina: Potret Realistis Kehidupan dan Percintaan Remaja SMA
Yang bikin RAW makin keren: gerakan ini dibentuk bareng-bareng bareng remaja sejak awal. Mulai dari nama, nilai, sampai arah strategis—semuanya dipikirin bareng.
Salah satu perwakilan mereka, Rayyan, bilang, “Proses bikin RAW bikin aku sadar kalau ide kami bisa jadi gerakan nyata. Ini bukan cuma soal kami, tapi soal semua remaja yang lagi nyari arah.”
Menurut Dian Rosdiana, Executive Director Jalin Foundation yang jadi inisiator gerakan ini, RAW hadir supaya para remaja punya ruang aman dan inklusif buat mengenal dan merayakan dirinya sendiri. Bukan cuma wacana, tapi jadi gerakan nyata dan panjang.
RAW tidak berhenti di warkop aja. Ke depannya, mereka bakal hadir lewat berbagai aktivasi komunitas, konten edukatif di media sosial, sampai kolaborasi bareng pihak-pihak yang punya visi serupa.
Intinya, anak muda Jakarta diajak buat nggak cuma duduk diam, tapi bergerak, berkembang, dan nyebarin hal positif.
Berita Terkait
Terpopuler
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- 5 HP Memori 256 GB Harga di Bawah Rp2 Juta, Bisa Simpan Ribuan File dan Gaming
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
Pilihan
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
Terkini
-
Lingkungan Kerja Nyaman Jadi Prioritas Baru Gen Z dan Milenial dalam Memilih Karier
-
7 Shio Paling Beruntung di Juli 2026, Cuan Melimpah!
-
Review Azzura Luminous Cushion: Harga Terjangkau, Wajah Glowing Instan
-
Rekomendasi Ombre Wardah Staylock Lip Matte yang Tahan 20 Jam, Makan Ayam Geprek Tetap On!
-
Rekomendasi Ombre Lip Cream OMG yang Tahan Lama dan Tidak Kering, Lengkap dengan Review Pengguna
-
5 Serum Lokal di Bawah Rp50 Ribu untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun, Lengkap dengan Review
-
Berawal dari Sekolah di Perbatasan, Inovasi Kulit Pisang Ini Kini Bawa Indonesia ke Kancah Global
-
5 Warna Lipstik yang Cocok untuk Wanita Usia 55 Tahun, Tampilan Lebih Fresh dan Anggun
-
5 Rangkaian Skincare Harian untuk Kulit Berjerawat Rekomendasi Dokter Estetika
-
Apa Merk Cushion yang Bagus? Ini 8 Rekomendasi yang Sudah BPOM