Suara.com - Model, aktris, dan aktivis lingkungan Kelly Tandiono meluncurkan buku anak berjudul Petualangan Kelly: Harta Karun di Negeri Para Naga.
Buku ini menjadi medium baru bagi Kelly untuk menyuarakan kepeduliannya terhadap pelestarian alam, terutama ekosistem laut Indonesia, kepada generasi muda.
Peluncuran buku dilakukan di Jakarta pada Minggu (21/7), dan dihadiri sejumlah pegiat literasi serta pemerhati lingkungan.
Dalam peluncuran itu, Kelly menjelaskan bahwa karyanya bertujuan untuk membangun kedekatan anak-anak dengan alam sejak usia dini.
“Saya ingin sekali anak-anak, bahkan semua pembaca buku ini, bisa merasa terhubung dengan alam. Bahwa kita harus menjaga laut, binatang, dan juga sesama manusia,” ujar Kelly.
Inspirasi menulis buku ini datang dari pengalaman pribadinya saat pertama kali menyelam pada 2011.
Sejak saat itu, ia menyadari betapa luar biasanya keindahan laut Indonesia, dan sekaligus mulai merasakan dampak kerusakan ekosistem yang terjadi secara nyata dari waktu ke waktu.
“Laut bagi saya seperti harta karun. Tapi sekarang harta itu sudah mulai terancam. Ada perubahan nyata yang saya lihat dari waktu ke waktu, dan saya merasa kita harus melakukan sesuatu,” kata Kelly.
Cerita dalam buku ini mengangkat petualangan di Labuan Bajo, yang disebut Kelly sebagai “Jurassic Park-nya Indonesia”.
Baca Juga: Daftar Kata-kata Mutiara Hari Anak Nasional 2025, Bijak dan Inspiratif!
Dengan pendekatan cerita yang ringan dan penuh imajinasi, Kelly membawa anak-anak menjelajahi kehidupan bawah laut, pulau-pulau eksotis, dan keanekaragaman hayati yang menakjubkan.
Selain menjadi bacaan hiburan, buku ini dirancang untuk menyisipkan pesan moral dan kesadaran ekologis. Kelly berharap pembaca cilik dapat mengenal kekayaan alam Nusantara dan mengembangkan rasa empati serta tanggung jawab untuk menjaga lingkungan sejak dini.
“Buku ini bukan hanya tentang petualangan, tapi tentang memahami bahwa alam itu adalah harta karun sejati. Saya ingin keajaiban Labuan Bajo bisa ikut dirasakan oleh anak-anak lewat halaman demi halaman buku ini,” ungkapnya.
Dengan ilustrasi visual yang menarik dan narasi yang menggugah, Kelly yakin bahwa literasi lingkungan bisa dimulai dari cerita sederhana namun penuh makna.
“Buku ini diharapkan mampu membangkitkan rasa cinta anak-anak terhadap lingkungan sekaligus mengenalkan keajaiban alam Nusantara,” pungkas Kelly.
Berita Terkait
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
Pilihan
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
-
Menteri PU Dody Hanggodo Bakal Dicopot Agustus? 'Prabowo Tak Suka Menteri yang Bikin Gaduh'
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
Terkini
-
FIFA Buka Voting Tim Terbaik Piala Dunia 2026: Argentina Sumbang 5 Pemain, Spanyol?
-
Dari Pameran Kudatuli, Megawati Titip Pesan untuk Generasi Muda Indonesia
-
Kasus Dugaan Penculikan Atlet Golf Jesslyn Wijaya, Polisi Telusuri Perjalanan hingga Kuala Lumpur
-
Bukan Sekedar Catatan Masa Lalu, Peristiwa Kudatuli Merupakan Simbol Perjuangan Lawan Ketidakadilan
-
Usut Aliran Rp 91 Miliar Suap Bea Cukai, KPK Tetapkan Tersangka Baru
-
Korupsi Disebut Kejahatan HAM, Mengapa Hak Korban Belum Jadi Perhatian?
-
Aksesori Estetik Makin Digemari, Ini Tempat Belanja Lengkap Incaran Reseller hingga Jastiper
-
Salah Setting Aplikasi Navigasi, Pemotor RX-King Nekat Masuk Tol Jagorawi
-
Anggaran Jasa Belanja Tenaga Ahli Banten Tembus Rp55,47 Miliar, Kepala BPKAD Mengaku Kaget
-
Jembatan di Serang Mulai Dibangun Andra Soni Usai 25 Tahun Tak Tersentuh Perbaikan