Bantalan Lightstrike membuatnya ringan namun tetap nyaman saat melompat dan mendarat.
3. Adidas Ultraboost 1.0 Neon
Dikenal dengan teknologi BOOST, sepatu ini memberi dorongan energi yang konsisten saat berlari.
Bagian atas Primeknit menyatu dengan kaki seperti kaus kaki, meningkatkan kenyamanan dan fleksibilitas.
Sol luar Stretchweb dengan Continental Rubber menawarkan daya cengkeram tinggi di berbagai kondisi cuaca.
4. Adidas Adizero
Adizero dikenal sebagai sepatu ringan untuk pelari kompetitif, ideal untuk kecepatan dan jarak menengah hingga jauh.
Sepatu yang satu ini dilengkapi teknologi Lightstrike Pro yang menjaga responsivitas tanpa membebani langkah.
Struktur desainnya mendukung efisiensi langkah dan mengurangi kelelahan otot saat latihan intens.
Baca Juga: 9 Rekomendasi Sepatu Sekolah yang Murah, Awet, dan Nyaman
5. Adidas Basketball Rivalry Low Shoes
Dengan desain retro yang stabil, sepatu ini cocok untuk permainan basket kasual dan latihan teknik.
Midsole EVA menyerap benturan dengan baik dan mendukung kenyamanan saat bergerak dinamis.
Outsole karet penuh memberikan traksi kuat di lapangan indoor maupun outdoor.
6. Adidas Running Sepatu Running Questar 3
Questar 3 menawarkan kenyamanan optimal dengan bantalan Cloudfoam dan struktur pendukung tumit.
Bagian atas berbahan tekstil yang breathable menjaga kaki tetap sejuk selama lari.
Desain midsole yang lebar meningkatkan stabilitas setiap langkah. Adidas Running Sepatu Running Questar 3 akan menjadi sahabat olagraga terbaik yang bisa Anda andalkan.
7. FortaRun Sport Running
Dirancang untuk anak-anak atau remaja aktif, sepatu ini ringan dan mudah digunakan.
Bantalan EVA yang lembut mendukung aktivitas lari dan olahraga ringan sehari-hari.
Tali elastis dan strap Velcro memudahkan pemakaian serta memberikan fit yang aman.
Alasan Mengapa Anda Harus Mempertimbangkan Sepatu Olahraga Adidas
1. Dibuat dengan Teliti sehingga Produknya Nyaman
Adidas berfokus pada inovasi dan kepuasan pelanggan, serta meluangkan waktu untuk mengembangkan teknologi baru untuk alas kaki.
Dalam beberapa tahun terakhir, merek ini telah memperkenalkan teknologi Boost untuk sepatu seri Y3, yang mengubah pasar alas kaki.
Teknologi Boost adalah teknologi bantalan inovatif yang menggunakan material poliuretan termoplastik pada solnya untuk meningkatkan penyerapan guncangan.
Saat dikompresi, sol akan kembali ke bentuk semula. Teknologi ini membantu lari yang lebih konsisten karena pengembalian energi yang tinggi.
2. Berdikusi dengan Atlet sebelum Membuat Produk
Sepatu olahraga Adidas diproduksi setelah berdiskusi dengan para atlet dan mempertimbangkan preferensi serta kebutuhan mereka dalam cabang olahraga tertentu.
Itulah salah satu alasan mengapa para atlet selalu mendukung sepatu Adidas.
Misalnya, mantan pemain sepak bola David Beckham mendukung sepatu Adidas putih , sementara pemain basket James Harden mempromosikan lini sepatu basket Harden miliknya, dan pemain tenis Novak Djokovic juga sering mengenakan sepatu Adidas.
Itulah beberapa rekomendasi sepatu adidas untuk olahraga yang bisa Anda pertimbangkan untuk dibeli.
Kontributor : Damai Lestari
Berita Terkait
-
9 Rekomendasi Sepatu Sekolah yang Murah, Awet, dan Nyaman
-
5 Rekomendasi Sepatu Jalan Terbaik dari dr Tirta: Super Nyaman, Harga Under Rp 600 Ribu
-
5 Rekomendasi Sepatu Lari Brodo di Bawah Rp500 Ribu: Empuk, Nyaman, Cocok buat Pemula
-
7 Rekomendasi Sepatu Bola di Sports Station: Harga Mulai Rp200 Ribu, di Bawah Rp600 Ribu!
-
5 Rekomendasi Sepatu Skechers di Bawah Rp1 Juta: Keren, Nyaman, dan Pilihan Terbaik Juli 2025
Terpopuler
- Jakarta Siap Pungut Pajak Mobil Listrik Tahun Ini, Kendaraan Mewah Kena hingga 75% PKB
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
- 6 Shio Paling Beruntung pada 23 Juli 2026, Keberuntungan Memihak
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
- 5 Warna Lipstik Wardah untuk Bibir Hitam dan Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
Terkini
-
Houthi Hujani Arab Saudi dengan Rudal, Kilang Minyak Aramco Terbakar Hebat
-
Jangan Anggap Sepele Nyeri Pinggang Mendadak, Bisa Jadi Tanda Batu Saluran Kemih
-
Motul Perluas Jangkauan di Jawa Barat, Dorong Pertumbuhan Ekosistem Otomotif Nasional
-
Igor Tolic Beberkan Faktor X yang Bikin Persib Hajar Arema di Piala Presiden 2026
-
Naik Kereta untuk Liburan? Jangan Lupa Siapkan Antisipasi Jika Jadwal Berubah
-
Febrie Adriansyah Ditahan di Rutan KPK, Koalisi Sipil Desak Pengusutan Tuntas Tanpa Intervensi
-
MAXI Yamaha Day Jabar 2026 Pikat Komunitas dengan Budaya dan Alam Kuningan
-
Gap antara Kampus dan Industri Masih Lebar, Mahasiswa Bisa Rugi Kalau Tak Bersiap
-
Hanya Gara-gara Colokan Kabel, Bisnis MUA di Tuban Kebakaran Rugi Rp400 Juta
-
Tangis Ayah untuk NH, Dugaan Perundungan yang Berulang, Bocah Kelas 3 SD Meninggal