Material utamanya berupa panel beton pracetak dan baja untuk pengikat. Model rumah ini tidak makan waktu lama dalam pembangunan dan dapat digunakan untuk bangunan vertikal.
3. Rumah Instan Kayu (RIKA)
Ide desain rumah tahan gempa berikutnya adalah yang disebut Rumah Instan Kayu (RIKA). Material utamanya kayu keras, kering, tidak retak, dan elastis.
Kayu yang digunakan biasanya dipilih dari jenis kayu cepat tumbuh yang telah diolah agar kuat dan tahan lama. Karena terbuat dari kayu maka bobot rumah ringan, membuatnya aman saat gempa, biaya pembangunan juga lebih rendah.
4. Rumah Tanpa Kayu
Sesuai namanya, inspirasi desain rumah tahan gempa tanpa kayu tidak menggunakan kayu sama sekali sebagai bahan konstruksi, melainkan memanfaatkan campuran semen dan serat sebagai struktur utama.
Karenanya material utamanya adalah semen dan serat sintetis atau alami. Hasilnya, rumah tahan terhadap guncangan gempa hingga 6,4 skala Richter. Selain itu juga tahan rayap dan api.
5. Bangunan Rumah Rakyat Tahan Gempa (Barrataga)
Dikembangkan oleh Prof. Sarwidi, desain rumah tahan gempa bernama Barrataga menggunakan beton sebagai elemen utama dengan pondasi dangkal yang dirancang khusus untuk meredam getaran.
Baca Juga: 5 Inspirasi Outfit dengan Sepatu New Balance 550 agar Tampil Stylish dan Kekinian
Beton yang dipilih adalah beton dengan komposisi campuran yang sesuai standar. Biaya pembuatannya ekonomis, cepat dibangun, dan tahan terhadap gempa bumi.
Selain desain dan material, penting juga untuk diperhatikan teknik konstruksi yang mendukung untuk membangun rumah tahan gempa. Tanpa teknik konstruksi berikut ini, pembangunan rumah yang dimaksudkan bisa gagal.
Berikut beberapa metode penting dalam membangun rumah tahan gempa:
- Pondasi Fleksibel (Base Isolation): Bangunan didirikan di atas bantalan dari baja, karet, dan timah yang mampu menyerap getaran.
- Peredam Getaran: Menggunakan sistem piston berisi minyak silikon atau pendulum besar di atap untuk mengurangi gaya gempa.
- Lapisan Anti Getar: Mengubur cincin beton dan plastik di bawah pondasi untuk mengalihkan gelombang gempa menjauh dari bangunan.
- Struktur Terintegrasi: Semua elemen bangunan (sloof, kolom, balok, atap) dirancang saling terikat dengan spesifikasi teknik yang tepat agar distribusi beban merata.
Ciri-ciri Rumah Tahan Gempa
Berdasarkan Permen PUPR No. 05/PRT/M/2016, rumah tahan gempa memiliki beberapa ciri utama yang membedakannya dari bangunan biasa.
- Kualitas bahan bangunan harus tinggi, mulai dari beton, baja, kayu, hingga batu bata.
- Struktur bangunan simetris dan proporsional, tidak terlalu tinggi dan tidak memiliki bentuk yang ekstrim.
- Seluruh elemen struktur saling terhubung dengan baik dan membentuk satu kesatuan yang kokoh.
- Mutu pengerjaan rapi dan sesuai standar teknis, tanpa ada bagian yang dikerjakan asal-asalan.
- Pondasi, sloof, kolom, dan balok dibangun dengan ukuran dan ketebalan yang sesuai, lengkap dengan tulangan baja yang ditempatkan dan diikat sesuai jarak dan ketebalan standar.
- Dinding tidak menopang beban berat, dan luas maksimal tiap bidang dinding dibatasi untuk mencegah keruntuhan.
Demikian itu inspirasi desain rumah tahan gempa. Lebih dari sekadar tempat tinggal, rumah tahan gempa adalah investasi jangka panjang dalam keselamatan keluarga. Semoga dapat membantu menjadi lebih bijak saat akan membangun rumah.
Berita Terkait
-
5 Inspirasi Outfit dengan Sepatu New Balance 550 agar Tampil Stylish dan Kekinian
-
10 Desain Rumah Mewah Minimalis Modern, Hunian Masa Kini yang Bikin Kagum
-
7 Desain Rumah Minimalis Modern Jadi Primadona di 2025
-
5 Desain Ruang Tamu 2x2, Kecil Tapi Nyaman dan Anti Pengap!
-
6 Desain Ruang Kerja Keren di Rumah, Cocok untuk Pasutri WFH
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- Harga Beda Tipis: Mending Yamaha Gear Ultima, FreeGo atau X-Ride untuk Rumah Tangga?
Pilihan
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
-
Kapal Perang AS Dihantam 2 Rudal karena Coba Masuk Selat Hormuz, Klaim Iran
Terkini
-
4 Rekomendasi Bedak Padat Translucent yang Ringan dan Bikin Makeup Flawless
-
4 Zodiak Paling Beruntung 6 Mei 2026: Siap-siap Uang Bertambah dan Cinta Bersemi
-
Cushion Barenbliss Harga Berapa? Ini Update Terbaru dan 3 Rekomendasinya
-
Apa Beda Undertone dan Skintone? Kunci agar Tak Salah Pilih Makeup hingga Pakaian
-
5 Sifat Orang yang Lahir di Bulan Mei, Tenang tapi Penuh Keteguhan
-
Achmad Zaky Dorong Pertukaran Pelajar IndonesiaMalaysia: Pendidikan adalah Investasi Terbesar
-
7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
-
Fungsional dan Eco-Friendly, VIVAIA Hadirkan Koleksi Kolaborasi dengan Seniman Prancis
-
5 Rekomendasi Sepatu Running Lokal Wanita, Ringan dan Terjangkau untuk Lari
-
5 Sunscreen di Indomaret Under Rp30 Ribu untuk Wajah Cerah dan Glowing