Suara.com - Sepatu Adidas adalah salah satu merek ternama yang banyak penggemarnya. Tak heran jika banyak produk tiruannya beredar luas di pasaran.
Sepatu Adidas palsu kerap dibuat sangat mirip dengan versi aslinya. Hal ini membuat konsumen menjadi lebih sulit membedakan mana yang ori dan mana yang KW.
Jika tidak hati-hati, kamu bisa saja tertipu saat membeli sepatu Adidas. Apalagi jika membelinya lewat toko online atau penjual yang tidak resmi.
Harga yang jauh lebih murah kadang menjadi daya tarik utama produk KW. Namun, jangan terkecoh karena sepatu palsu tentu memiliki tanda yang bisa dilihat.
Berikut adalah beberapa cara membedakan sepatu Adidas original dan KW.
1. Cek Harga yang Masuk Akal
Salah satu cara membedakan sepatu Adidas ori dan KW bisa dilihat dari banderol harganya. Sepatu Adidas asli biasanya dijual mulai dari Rp900 ribuan.
Jika kamu menemukan sepatu Adidas dijual jauh di bawah harga pasar, kemungkinan besar produk tersebut palsu. Harga yang terlalu murah patut dicurigai.
2. Perhatikan Logo dengan Seksama
Baca Juga: Berapa Harga Sepatu Adidas Samba Ori? Ini 5 Model Termurah Selain Samba di Bawah Rp1 Juta
Langkah berikutnya dalam cara membedakan sepatu Adidas ori dan KW adalah dengan mengecek logo. Produk asli memiliki logo yang dijahit langsung ke lidah sepatu.
Sedangkan sepatu Adidas palsu kerap hanya menempelkan logo berbentuk stiker. Selain itu, logo pada sepatu asli terlihat simetris dan rapi dalam garis desainnya.
3. Kualitas Bahan dan Jahitan
Bahan yang digunakan juga bisa menjadi petunjuk. Sepatu Adidas ori menggunakan material premium seperti suede berkualitas yang terasa lembut saat disentuh.
Sebaliknya, sepatu KW biasanya terasa kasar saat diraba dan terlihat memiliki jahitan yang berantakan. Ini salah satu ciri fisik yang bisa dilihat langsung.
4. Lihat Standar Ukurannya
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- KPAI Desak Audit Total MBG: Tata Kelola Gagal, Anak-anak Jadi Korban Ambisi Program
- Ramalan Shio 9 Agustus 2026: 5 Shio Bakal Buang Kesialan dan Buka Jalan Keberuntungan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Kebakaran Empat Lawang, 20 Rumah Terdampak dan Kerugian Tembus Rp5,2 Miliar
-
3 Pelaku Begal Polisi di Palembang Ternyata Ayah, Anak dan Seorang Perempuan
-
Jadi Ojek Pangkalan, Polisi di Palembang Ditusuk 4 Kali dan Motornya Dibawa Kabur Begal
-
Kemiskinan Sumsel Turun, Garis Kemiskinan Naik 3,15 Persen Jadi Rp628 Ribu Per Bulan
-
Kasus Iklan BJB, Ada Dugaan Aliran Dana ke Lisa Mariana Lewat Pihak Nominee
-
KPK Tahan Bos-Bos Iklan Bank BJB, Dirut Yuddy Renaldi Mendadak Sakit Saat Akan Dibui
-
BRI Beri Diskon Spesial Seminar Johnny Andrean Lewat Aplikasi BRImo
-
Menuju IFRC 2026, ERT NHM Perdalam Teknik dan Strategi Penyelamatan
-
Gelar Dicopot! Profil Menantu Sultan Brunei yang Bikin Penasaran Publik, Ternyata Ini Kasusnya
-
PSSI Murka! Justin Hubner dan Keluarga Jadi Sasaran Ancaman, Publik Diminta Hentikan Serangan