Suara.com - Adidas Samba menjadi sepatu klasik yang tak lekang oleh waktu. Awalnya dirancang untuk sepak bola, kini sepatu ini telah menjadi ikon fashion yang banyak digemari.
Oleh karena popularitasnya yang tinggi, banyak sepatu Adidas Samba palsu beredar di pasaran. Hal ini tentu merugikan konsumen yang menginginkan produk original.
Salah satu pertanyaan yang sering muncul adalah dari mana asal produksi sepatu Adidas Samba original? Jawabannya, sepatu ini diproduksi di berbagai negara.
Beberapa negara yang dikenal sebagai tempat produksi Adidas Samba adalah Jerman dan Italia. Namun, untuk produksi pertamanya diketahui dilakukan di Jerman.
Cara Membedakan Sepatu Adidas Samba Ori dan KW
Berikut adalah beberapa cara yang bisa dilakukan untuk membedakan sepatu Adidas Samba ori dan KW. Dapat dilihat dari banderol harga dan QR kodenya.
1. Cek Harga yang Masuk Akal
Salah satu cara mengetahui sepatu Adidas Samba asli dengan memperhatikan harganya. Sepatu aslinya untuk anak-anak biasanya dijual mulai dari Rp630 ribu.
Sementara itu, untuk seri Adidas Samba wanita dan pria dewasa, harganya umumnya mulai dari Rp1.500.000. Harganya bisa di bawah Rp1.000.000 bila sedang diskon.
Jika kamu menemukan sepatu Adidas Samba dijual jauh di bawah harga pasar, kemungkinan besar produk tersebut palsu. Harga yang terlalu murah patut dicurigai.
Baca Juga: Selamat Tinggal Samba? 5 Alasan Kenapa Semua Mata Tertuju ke Adidas SL72
2. Perhatikan Logo dengan Seksama
Langkah berikutnya adalah dengan mengecek logo. Produk asli memiliki logo yang dijahit langsung ke lidah sepatu.
Sedangkan sepatu Adidas Samba palsu kerap hanya menempelkan logo berbentuk stiker. Selain itu, logo di sepatu asli terlihat simetris dan rapi.
3. Kualitas Bahan dan Jahitan
Bahan yang digunakan juga bisa menjadi petunjuk. Sepatu Adidas Samba asli menggunakan material premium seperti suede berkualitas yang lembut.
Sebaliknya, sepatu KW biasanya terasa kasar saat diraba dan terlihat memiliki jahitan yang berantakan. Ini salah satu ciri fisik yang bisa dilihat langsung.
Berita Terkait
-
Selamat Tinggal Samba? 5 Alasan Kenapa Semua Mata Tertuju ke Adidas SL72
-
Berapa Harga Sepatu Adidas Samba Ori? Ini 5 Model Termurah Selain Samba di Bawah Rp1 Juta
-
5 Rekomendasi Sepatu Adidas Wanita Selain Samba, Trendi Buat Kerja dan Santai
-
5 Rekomendasi Sepatu Adidas Samba yang Lagi Tren di 2025, Segini Harga Terbarunya!
Terpopuler
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- 5 HP Android dengan Kualitas Kamera Setara iPhone 15
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Terinspirasi Padatnya Aktivitas Harian, Menu Baru Ayam Goreng Ini Cocok Jadi Pelepas Penat
-
Profil Karen Hertatum yang Jadi Korban KDRT Dede Sunandar
-
6 Warna Pakaian yang Dipercaya Bawa Keberuntungan untuk Shio di Tahun Kuda Api 2026
-
3 Body Butter Viva Cosmetics yang Wanginya Enak dan Bikin Kulit Lembap
-
5 Sepatu Hiking Lokal Alternatif Salomon, Tahan Banting dan Lebih Terjangkau
-
Apakah Ada Paket Skincare No Parfum No Alkohol untuk Haji dan Umroh? Ini 2 Rekomendasinya
-
35 Link Twibbon Ucapan Kenaikan Yesus Kristus 2026, Cocok Dibagikan ke Media Sosial
-
4 Rekomendasi Parfum Woody Lokal, Wangi Mewah Elegan dan Tahan Lama
-
Bingung Pilih Physical Sunscreen? Ini 5 Produk Minimal SPF 30 yang Nyaman di Kulit
-
Tren Traveling Bergeser, Wisatawan Kini Utamakan Kemudahan Ubah Jadwal Penerbangan