Pemanasan: Mulailah dengan berjalan santai selama beberapa menit untuk mempersiapkan otot-otot tubuh.
Interval Cepat: Lanjutkan dengan berjalan cepat (intensitas tinggi) selama 3 menit. Usahakan kecepatanmu sekitar 70% dari kapasitas maksimal, di mana kamu masih bisa bicara namun dengan napas yang sedikit terengah-engah.
Interval Lambat: Setelah itu, turunkan kecepatanmu dan berjalan santai (intensitas rendah) selama 3 menit. Ini adalah fase pemulihan.
Ulangi Siklus: Ulangi siklus jalan cepat dan jalan lambat ini sebanyak 5 kali hingga total durasi latihan mencapai 30 menit.
Pendinginan: Akhiri sesi dengan berjalan santai selama beberapa menit agar denyut jantung kembali normal secara perlahan.
Untuk hasil yang maksimal, disarankan untuk melakukan latihan ini setidaknya 4-5 kali dalam seminggu.
Manfaat Japanese Walking
Meskipun terlihat sederhana, manfaat dari Japanese Walking tidak bisa dianggap remeh. Berbagai penelitian telah membuktikan keefektifannya.
Menurunkan Berat Badan dan Tekanan Darah: Sebuah studi pada tahun 2007 menunjukkan bahwa peserta yang melakukan Japanese Walking mengalami penurunan berat badan dan tekanan darah yang lebih signifikan dibandingkan mereka yang berjalan santai secara terus-menerus.
Baca Juga: 5 Rekomendasi Sepatu Olahraga Lokal yang Fleksibel Untuk Olahraga di Lapangan
Meningkatkan Kebugaran dan Kekuatan Otot: Latihan interval ini terbukti dapat meningkatkan kapasitas aerobik (kebugaran jantung dan paru-paru) serta kekuatan otot, terutama di bagian paha.
Penelitian jangka panjang bahkan menunjukkan metode ini dapat melindungi tubuh dari penurunan kekuatan akibat penuaan.
Mengontrol Gula Darah: Japanese Walking efektif dalam membantu mengontrol kadar gula darah, menjadikannya olahraga yang aman dan bermanfaat bagi penderita diabetes.
Menjaga Kesehatan Jantung: Dengan menantang sistem kardiovaskular secara berkala, metode ini membantu meningkatkan kesehatan jantung dan kapasitas paru-paru.
Berita Terkait
-
Banyak Rekan di Liverpool, Kapten Timnas Jepang Tak Sabar Ladeni Belanda
-
Ambisi Samurai Biru di Piala Dunia 2026: Ingin Akhiri Kutukan 16 Besar
-
Sepotong Luka di Dalam Manisnya Pasta Kacang Merah Durian Sukegawa
-
Banyak Rekan Setim, Wataru Endo Antusias Hadapi Belanda pada Piala Dunia 2026
-
Takefusa Kubo Jadi Tumpuan Utama Timnas Jepang Usai Badai Cedera Samurai Blue
Terpopuler
- Lirik Lagu 'MBG Mas Bahlil Ganteng' yang Viral, Lengkap Asal Usulnya
- 7 HP Midrange Serasa Flagship 2026: Spesifikasi Premium dan Performa Juara
- 5 HP Realme RAM 12 GB dan Kamera Jernih Paling Murah Mulai Rp2 Jutaan
- 4 Sepatu Nike Tanpa Tali Serbaguna: Nyaman untuk Olahraga, Praktis buat Jalan Santai
- 5 Rekomendasi Lipstik Anti Luntur Saat Dipakai Makan Gorengan
Pilihan
-
Bos Nvidia Serobot Antrean Jagung Bakar dengan Traktir Semua Pembeli, Egois atau Dermawan?
-
BREAKING NEWS! Persija Resmi Tidak Perpanjang Kontrak Mauricio Souza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
Terkini
-
5 Rekomendasi Parfum Lokal Aroma Mawar, Wangi Segar Tahan Lama Seharian
-
4 Bedak Padat yang Tahan sampai 24 Jam: High Coverage, Makeup Tetap Flawless Seharian
-
Daging Kurban yang Sudah Direbus Tahan Berapa Lama? Ini Tips Menyimpannya agar Awet
-
5 Moisturizer untuk Ibu Hamil Saat Berjerawat, Harga Mulai Rp40 Ribuan
-
Raline Shah Bicara Soal Manfaat Kolagen: Bukan Cuma untuk Kulit, tapi Juga Penting buat Tubuh
-
Daging Sapi Supaya Cepat Empuk Dikasih Apa? Ini Cara Mudahnya Tanpa Harus Direbus
-
Di Balik Ledakan Data Era AI, Sosok Perempuan Ini Bicara soal Masa Depan Bisnis Indonesia
-
Gak Perlu Presto! Ini 5 Trik Rahasia Merebus Daging Sapi Jadi Super Empuk dalam Sekejap
-
Bolehkah Menjual Daging Kurban? Ini Penjelasan Hukum Sesuai Syariat Islam
-
4 Rahasia Chef Olah Daging Kambing Anti Prengus, Bebas Alot dan Super Juicy