Suara.com - Tahun 2025, Pink Beach yang berada di Taman Nasional Komodo dinobatkan sebagai salah satu pantai terindah di dunia dalam daftar The World’s Most Beautiful Beaches.
Menurut Forbes, penilaian Pink Beach sebagai pantai terindah tersebut didasarkan pada survei yang digelar Explore Worldwide, perusahaan perjalanan petualangan yang berbasis di Inggris.
Pasir berwarna merah muda yang unik dipadukan dengan laut biru jernih menjadikan pantai ini sebagai salah satu ikon wisata Indonesia yang dikenal hingga mancanegara.
Namun, tak hanya Pink Beach, berbagai pantai eksotis lain di Indonesia juga siap memanjakan mata dengan keindahannya.
Bagi kamu yang mencari panorama laut memukau, berikut adalah 5 pantai tercantik di Indonesia selain Pink Beach Taman Nasional Komodo yang tak boleh dilewatkan.
1. Pantai Ora (Maluku Tengah)
Disebut-sebut sebagai Hawaii-nya Indonesia, Pantai Ora di Maluku Tengah menjadi incaran wisatawan yang menginginkan ketenangan sekaligus keindahan alami.
Dengan kejernihan airnya, keindahan karang dan ikan tropis bisa dinikmati langsung hanya dengan melihat dari atas permukaan laut.
Dunia bawah laut Pantai Ora menjadikannya destinasi impian bagi para pencinta diving.
Terumbu karang yang masih terjaga di pantai ini menjadi habitat bagi beragam biota laut, mulai dari ikan-ikan kecil berwarna cerah hingga bintang laut yang menghiasi permukaannya.
Baca Juga: Bukan Sekadar Lari: Trail Run di Pantai Bisa Jadi Cara Seru Buat Lepas Penat!
Tak hanya di siang hari, pantai ini juga menghadirkan pesona romantis saat malam, ketika langit bertabur bintang tanpa polusi cahaya.
Dikelilingi deretan pohon kelapa dan perbukitan hijau, Pantai Ora menghadirkan suasana tropis yang sangat menenangkan.
2. Pantai Ngurtavur (Maluku Tenggara)
Keistimewaan Pantai Ngurtavur terletak pada hamparan pasir timbul sepanjang hampir dua kilometer yang hanya terlihat saat air laut surut.
Terletak di Pulau Woha, Maluku Tenggara, pantai ini masih jarang dijamah wisatawan sehingga keasriannya sangat terjaga.
Dari kejauhan, jalur pasir putih itu terlihat seperti jalan yang membelah samudera menjadi dua sisi. Sensasi berjalan di tengah laut inilah yang membuat pantai ini begitu ikonik.
Perairan di sekitar Ngurtavur begitu hening, menampilkan gradasi biru hingga hijau toska yang menyejukkan pandangan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Terpopuler: Lipstik Tahan Lama untuk Bibir Hitam, Sepatu New Balance Tanpa Tali untuk Jalan Jauh
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- 6 Sepatu Puma Wanita yang Lagi Diskon 55 Persen di Toko Resmi, Ada Model Lari hingga Sneaker
Pilihan
-
Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend
-
Kabar Duka, Eks Menhan Jenderal Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia di RSPAD
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
-
Insiden Noni Madueke Tanpa Penalti, Eks Wasit Liga Inggris Buka Suara
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
Terkini
-
Oreo x BTS Resmi Hadir, Bawa Rasa Hotteok Korea dan Biskuit Ungu Pertama dalam Sejarah
-
Summer Runway 2026 Tampilkan Tren Fashion Anak Penuh Warna, dari Nuansa Pantai hingga Back to School
-
Dompet Tebal Awal Bulan! 4 Shio Paling Beruntung Finansial dan Karier pada 1 Juni 2026
-
Biaya Admin Marketplace Naik, Pengusaha Fashion Online 'Tercekik' Andalkan Bazar Offline
-
Profil Ahmad Syah Farhan, Bos Hanania Travel yang Lakukan Penipuan Umrah
-
4 Zodiak yang Bakal Hidup Bahagia dan Enak di Masa Tua, Anda Termasuk?
-
Apa Bedak Tabur yang Bagus tapi Murah? Ini 9 Pilihan Terbaik yang Sudah BPOM
-
Prabowo Bisa Berapa Bahasa? Kini Wajibkan Belajar Bahasa Prancis di Semua Sekolah
-
5 Zodiak Paling Beruntung dan Kaya Sepanjang Juni 2026, Rezeki Mengalir Deras!
-
3 Zodiak yang Bakal Lewat Masa Sulitnya Usai 31 Mei 2026, Tak Lagi Stres dan Tanpa Beban