Dengan begitu, daerah yang padat penduduk bisa meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi gempa bumi.
Selain itu, data geodesi dan aktivitas seismik yang menunjukkan indikasi adanya sesar aktif perlu dikonfirmasi lebih lanjut melalui analisis geologi.
Sonny juga pernah menulis artikel ilmiah berjudul Active Back-arc Thrust in North West Java, Indonesia yang terbit di jurnal Tectonics tahun 2022.
Dalam tulisan tersebut, ia menyebutkan bahwa Java Back-arc Thrust telah aktif di segmen Tampomas sejak sekitar 50 ribu tahun lalu hingga kini.
Sonny menambahkan bahwa berdasarkan data Digital Elevation Model (DEM), terdapat jejak morfologi yang menunjukkan indikasi awal keberadaan sesar aktif, di mana jalurnya memanjang ke arah barat melalui Subang hingga mencapai wilayah selatan Jakarta dan Bogor.
Menurutnya, mengetahui secara pasti posisi jalur sesar sangatlah penting. Tidak hanya itu, perubahan bentuk atau deformasi pada batuan juga menjadi petunjuk untuk memahami struktur geometri sesar tersebut.
Informasi ini nantinya diharapkan dapat digunakan pemerintah maupun masyarakat dalam menyiapkan langkah mitigasi bencana.
Mengenal Lebih Jauh Sesar Baribis, Melewati Daerah Mana Saja?
Pulau Jawa memiliki sejumlah sesar aktif, salah satunya adalah Sesar Baribis-Kendeng yang merupakan bagian dari Java Back-arc Thrust.
Jalurnya di Jawa Barat membentang melewati Cirebon, Indramayu, Majalengka, Subang, Purwakarta, Karawang, dan Bekasi. Ada juga indikasi pergerakan ke arah selatan Jakarta dan Bogor.
Baca Juga: Analisis BMKG: Sesar Naik Busur Belakang Jawa Barat Jadi Pemicu Gempa Dangkal di Bekasi
Pada tahun 2024, Sonny bersama Yayasan Skala Indonesia mengadakan Ekspedisi Sesar Baribis. Dari hasil penelitian serta publikasi ilmiah sebelumnya, terungkap bahwa segmen Tampomas sudah aktif sejak 50 ribu tahun lalu dan masih bergerak hingga sekarang.
Bahkan, bukti pergerakan sesar ini menunjukkan aktivitas setidaknya sejak 11 ribu tahun lalu.
Karena jalurnya melewati kawasan padat penduduk, masyarakat di sekitar jalur Sesar Baribis diimbau untuk tetap waspada terhadap kemungkinan terjadinya gempa bumi.
Imbauan Mitigasi Gempa di Zona Sesar Baribis
Pasca gempa di Bekasi, Kepala Badan Geologi memberikan beberapa rekomendasi kepada warga. Ia mengingatkan agar masyarakat tetap tenang dan tidak mudah percaya pada kabar yang belum jelas kebenarannya.
Selain itu, warga juga diminta untuk melakukan pemeriksaan kondisi lingkungan setelah gempa, serta menjauhi area yang rawan, seperti lereng atau tebing yang berpotensi longsor.
Dengan pemahaman mengenai jalur Sesar Baribis, para peneliti berharap masyarakat serta pemerintah dapat meningkatkan kesiapsiagaan, sehingga risiko bencana bisa ditekan seminimal mungkin.
Kontributor : Rishna Maulina Pratama
Berita Terkait
Terpopuler
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
Pilihan
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
Terkini
-
Polemik Berkas Korupsi PLTU Batubara, Langkah Polri Dinilai Lawful dan Rasional
-
Nobar Piala Dunia TNI AD di 25 Ribu Titik Sedot 1,1 Juta Penonton, Roda Ekonomi Tembus Rp5 Triliun
-
Dimulai dari Reservasi, Hotel di Gading Serpong Ini Andalkan Pengalaman Serba Digital
-
Kronologi Dugaan Guru SD Hukum Murid Pakai Mistar di Lubuklinggau, Polisi Periksa TKP
-
Daftar Brand yang Paling Sering Masuk Keranjang Belanja Warga Indonesia
-
Kenapa Harga Pemain EA FC 26 Naik-Turun Setiap Pekan? Ini Polanya
-
Flu Singapura Merebak di Sumsel, Mengapa Palembang Jadi Daerah dengan Kasus Terbanyak?
-
Statistik Apik Youri Tielemans, Pengganti Casemiro yang Lebih Efisien untuk MU
-
Purbaya Jamin Kopdes Merah Putih Pasti Untung, Asal Tak Dikorupsi
-
Jembatan Musi V Segera Dibuka, Perjalanan Palembang-Betung Bakal Cuma 1 Jam