Tak kalah menarik, Blokees' Transformer Defender Version Series Devastator juga mencuri perhatian. Sebagai mainan karakter tipe combiner pertama dalam sejarah lisensi Transformers, Devastator memungkinkan pemain mengoleksi enam produk kendaraan Digger Team.
Nantinya bisa digabungkan menjadi sosok Devastator. Didukung lebih dari 500 hak paten, inovasi ini menegaskan keunggulan riset dan teknologi Blokees.
Lebih dari Sekadar Mainan
Melalui program BFC (Block Figure Creator), Blokees juga mendorong komunitas kreator global, termasuk di Indonesia. Di ajang ini, Blokees memamerkan karya kreator lokal yang berhasil memadukan kreativitas dan teknologi.
Dengan strategi “Daya Tarik Universal, Harga Produk Berjenjang, dan Promosi Global”, Blokees terus memperluas jangkauan internasionalnya. Dari Asia Tenggara hingga Amerika Latin, Blokees membawa mainan karakter rakit asal Tiongkok ke panggung dunia.
Bermain mainan rakit seperti koleksi Blokees bukan hanya sekadar kesenangan masa kecil. Aktivitas ini adalah investasi pada keterampilan kognitif dan kreativitas, yang relevan untuk segala usia.
Melalui inovasi desain, lisensi global, dan kolaborasi komunitas, Blokees berhasil memadukan edukasi, hiburan, dan imajinasi dalam satu pengalaman bermain yang unik.
Indonesia International Toys Expo 2025 hanyalah awal dari perjalanan Blokees di pasar tanah air — dan tampaknya, ke depan, para pecinta mainan akan dimanjakan dengan lebih banyak kejutan.
Baca Juga: CREAFEST UI 2025: Ajang Kreativitas Siswa SMA/SMK Siap Hadapi Masa Depan
Berita Terkait
Terpopuler
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
Pilihan
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
Terkini
-
Polemik Berkas Korupsi PLTU Batubara, Langkah Polri Dinilai Lawful dan Rasional
-
Nobar Piala Dunia TNI AD di 25 Ribu Titik Sedot 1,1 Juta Penonton, Roda Ekonomi Tembus Rp5 Triliun
-
Dimulai dari Reservasi, Hotel di Gading Serpong Ini Andalkan Pengalaman Serba Digital
-
Kronologi Dugaan Guru SD Hukum Murid Pakai Mistar di Lubuklinggau, Polisi Periksa TKP
-
Daftar Brand yang Paling Sering Masuk Keranjang Belanja Warga Indonesia
-
Kenapa Harga Pemain EA FC 26 Naik-Turun Setiap Pekan? Ini Polanya
-
Flu Singapura Merebak di Sumsel, Mengapa Palembang Jadi Daerah dengan Kasus Terbanyak?
-
Statistik Apik Youri Tielemans, Pengganti Casemiro yang Lebih Efisien untuk MU
-
Purbaya Jamin Kopdes Merah Putih Pasti Untung, Asal Tak Dikorupsi
-
Jembatan Musi V Segera Dibuka, Perjalanan Palembang-Betung Bakal Cuma 1 Jam