Suara.com - Aktor ternama asal Tiongkok, Wei Daxun, kembali mencuri perhatian publik Asia. Bukan hanya lewat kemampuan aktingnya yang memikat di layar kaca, tetapi juga lewat cara ia menjalani kehidupan sehari-hari.
Sosoknya dikenal penuh energi, disiplin, sekaligus autentik—ciri khas yang membuatnya relatable dengan banyak orang.
Dari film, televisi, hingga musik dan kegiatan sosial, perjalanan karier multifasetnya membuktikan bahwa Wei adalah figur yang tak hanya bertalenta, tetapi juga memiliki semangat hidup yang dinamis.
Sebagai salah satu aktor paling populer di Tiongkok, Wei selalu berpindah dari satu kota ke kota lain, dari lokasi syuting hingga menghadiri berbagai acara penting.
Mobilitas inilah yang membuatnya lekat dengan citra traveler modern: seseorang yang harus selalu siap bergerak, namun tetap ingin menjaga kenyamanan dan kepraktisan.
Tak heran, kesehariannya menjadi inspirasi bagi banyak penggemar yang melihat bagaimana Wei mampu menyeimbangkan profesionalisme dengan gaya hidup yang ringan dan bebas.
Kolaborasi dengan TUMI dan Kampanye "Uncompromisingly Light"
Gaya hidup aktif dan dinamis Wei inilah yang akhirnya selaras dengan visi TUMI, brand perjalanan, gaya hidup, dan aksesori mewah internasional.
Pada Juli 2025, TUMI resmi memperkenalkan Wei Daxun sebagai Duta Merek baru untuk kawasan Asia-Pasifik, menambahkan namanya ke dalam daftar global bersama Lando Norris (pembalap Formula 1 McLaren), Nelly Korda (pegolf profesional LPGA Tour), dan Ludvig Åberg (pegolf profesional PGA Tour).
Baca Juga: Heboh Review Jujur Siswa SD Sebut Rasa Menu Ayam MBG Aneh, Netizen Sedih: Sabar ya Dek!
Wei tampil dalam bab ketiga sekaligus terakhir dari kampanye global 19 Degree Lite bertajuk “Uncompromisingly Light”. Kampanye ini merayakan inovasi dan kebebasan bergerak, menyoroti bagaimana koper 19 Degree Lite yang sangat ringan mampu mendukung ritme perjalanan Wei.
Disutradarai oleh David Pun dan difoto oleh fotografer ternama GK (), kampanye ini menangkap keseharian Wei: berpindah luwes dari set film ke bandara, dari keramaian kota ke momen tenang pribadi.
Lebih dari Sekadar Koper
Bagi Wei, rumah bukanlah sekadar tempat, melainkan sebuah perasaan. Ia menemukan rasa nyaman itu lewat barang-barang yang konsisten menemaninya, salah satunya koleksi TUMI.
Selain 19 Degree Lite, Wei juga mengandalkan Alpha Bravo Navigation Backpack yang serbaguna dan tangguh untuk mendukung aktivitas padatnya.
Victor Sanz, Creative Director TUMI, menyebut bahwa Wei membawa energi dan autentisitas yang mencerminkan nilai-nilai TUMI: presisi, kreativitas, dan semangat untuk terus bergerak maju.
Berita Terkait
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
10 Cara Mengencangkan Kulit Wajah yang Mulai Kendur dan Turun di Usia 40 Tahun
-
HP Lipat Honor Terbaru Dibekali Snapdragon 8 Elite Gen 6 Pro dan Baterai 7.000 mAh
-
Nabung Dulu, Harga Emas Antam Naik Terus Jadi Rp2.695.000/Gram
-
Rekomendasi Saham Hari Ini yang Diramal Cuan usai Long Weekend
-
Selain Pangan, Energi Juga Vital untuk Pemulihan Gempa NTT
-
4 Kulkas Mini Murah untuk Apartemen Studio dan Ruang Kerja Minimalis
-
1.364 Warga Mengungsi, Tenda Darurat Jadi Tempat Bertahan Korban Gempa NTT
-
Danantara Mulai Jual Rumah Milik BUMN yang Tak Laku pada 27 Agustus
-
Ribuan Orang Berdesakan di Gunung Bawakaraeng, Tim SAR Evakuasi Puluhan Korban
-
Menteri HAM Natalius Pigai Sebut Silakan Tuntut Keadilan, Tapi Jangan Minta Papua Merdeka!