Suara.com - Belakangan ini, kuliner Thailand makin digemari di Indonesia. Dari Tom Yum yang pedas segar, Pad Thai yang gurih manis, sampai Mango Sticky Rice yang manis legit—semuanya punya daya tarik tersendiri. Rasanya yang kaya bumbu, seimbang antara asam, pedas, gurih, dan manis membuat hidangan khas Negeri Gajah Putih ini mudah diterima di lidah masyarakat Indonesia. Tak heran kalau restoran Thailand kini semakin bermunculan di berbagai kota besar.
Tren inilah yang kemudian ditangkap oleh CRI Group dengan menghadirkan inovasi terbaru lewat Rachaphon by Raa Cha. Resmi dibuka pada Rabu (27/8/2025), Rachaphon berlokasi di Jl. Raya Bogor – Sukabumi No. 67, dan membawa konsep casual dining modern yang berbeda dari Raa Cha sebelumnya.
Konsep Baru, Pengalaman Baru
Jika Raa Cha sebelumnya identik dengan self-service, maka lewat Rachaphon pengunjung bisa duduk santai dan menikmati sajian khas Thailand yang dimasak langsung di dapur.
“Lewat Rachaphon, kami ingin menghadirkan konsep baru dan fresh sejalan dengan semangat CRI Group: menghadirkan pengalaman bersantap berkualitas dan relevan dengan kebutuhan konsumen,” kata Hade Mboi, Direktur CRI Group.
Nama Rachaphon sendiri terinspirasi dari kehangatan dapur Thailand yang penuh tradisi. CRI Group melihat peluang besar dari tren kuliner Thailand yang semakin disukai di Indonesia, sehingga lahirlah Rachaphon sebagai jawaban untuk menghadirkan cita rasa autentik namun tetap bersahabat dengan lidah lokal.
Menu Andalan yang Wajib Dicoba
Proses kurasi menu di Rachaphon tidak main-main. Executive Chef Anwar menjelaskan, setiap menu melewati proses panjang uji rasa hingga sesuai dengan selera masyarakat Indonesia tanpa meninggalkan autentisitas Thailand.
“Biasanya makanan Thai lebih over pedas atau asam, di sini kita sesuaikan agar balance, tapi tetap ada karakter aslinya,” jelasnya.
Baca Juga: Bukan Cuma Akting, Mahendra Adhar Juga Berjuang Promosikan Budaya Aceh Lewat Kuliner
Beberapa menu yang wajib dicoba di antaranya Thai Basil, sajian khas Thailand yang otentik; Arroi Platter untuk porsi sharing; serta main course andalan Tom Yum, yang bisa dinikmati dalam versi fried rice atau soup.
Untuk pencuci mulut, jangan lewatkan Mango Sticky Rice dengan ketan putih atau merah berpadu mangga manis. Dan tentu saja, lengkap dengan minuman khas Thailand seperti Thai Tea dan Thai Green Tea.
Menariknya, Anwar menyebut Omelette jadi menu yang paling banyak dipesan pengunjung Bogor. “Kalau saya pribadi suka Thai Beef Basil, ditambah nasi dan omelette. Untuk sup, favorit saya red curry atau green curry,” tambahnya.
Tren Kuliner Thailand yang Kian Digemari
Hade Mboi menambahkan bahwa belakangan ini kuliner Thailand semakin tren di Indonesia. Melihat peluang tersebut, CRI Group menghadirkan Rachaphon sebagai restoran yang menawarkan makanan autentik dengan harga terjangkau.
“Rachaphon adalah manifestasi dari expertise CRI Group di bidang kuliner untuk menyajikan hidangan Thailand yang menggoda selera dan bikin nagih,” jelasnya.
Dengan hadirnya Rachaphon di Bogor, CRI Group menegaskan komitmennya untuk terus berinovasi, sekaligus membawa pengalaman kuliner internasional yang sesuai dengan keinginan masyarakat lokal.
Jadi, kalau lagi kangen makanan khas Thailand tanpa harus jauh-jauh terbang ke Bangkok, Rachaphon bisa jadi destinasi baru buat kamu.
Berita Terkait
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
Pilihan
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
-
Menteri PU Dody Hanggodo Bakal Dicopot Agustus? 'Prabowo Tak Suka Menteri yang Bikin Gaduh'
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
Terkini
-
FIFA Buka Voting Tim Terbaik Piala Dunia 2026: Argentina Sumbang 5 Pemain, Spanyol?
-
Dari Pameran Kudatuli, Megawati Titip Pesan untuk Generasi Muda Indonesia
-
Kasus Dugaan Penculikan Atlet Golf Jesslyn Wijaya, Polisi Telusuri Perjalanan hingga Kuala Lumpur
-
Bukan Sekedar Catatan Masa Lalu, Peristiwa Kudatuli Merupakan Simbol Perjuangan Lawan Ketidakadilan
-
Usut Aliran Rp 91 Miliar Suap Bea Cukai, KPK Tetapkan Tersangka Baru
-
Korupsi Disebut Kejahatan HAM, Mengapa Hak Korban Belum Jadi Perhatian?
-
Aksesori Estetik Makin Digemari, Ini Tempat Belanja Lengkap Incaran Reseller hingga Jastiper
-
Salah Setting Aplikasi Navigasi, Pemotor RX-King Nekat Masuk Tol Jagorawi
-
Anggaran Jasa Belanja Tenaga Ahli Banten Tembus Rp55,47 Miliar, Kepala BPKAD Mengaku Kaget
-
Jembatan di Serang Mulai Dibangun Andra Soni Usai 25 Tahun Tak Tersentuh Perbaikan