Kapasitas personel: dapat membawa hingga 15 anggota Brimob.
Kaki-kaki tangguh: dibangun di atas sasis Unimog seri 5000 buatan Jerman, yang teruji di medan ekstrem.
Jantung pacu powerful: memakai mesin diesel Mercedes-Benz OM 924 LA berkapasitas 3.730 cc dengan tenaga 218 hp.
Kecepatan maksimal mencapai 100 km/jam berkat sistem penggerak 4x4.
Fleksibilitas senjata: dapat dipasangi berbagai jenis senapan mesin berat di atap, menjadikannya efektif untuk operasi berskala besar.
Perbandingan Fungsi
Membandingkan keduanya seperti membandingkan dua petarung dengan gaya berbeda.
Rimueng adalah simbol kemandirian dan kebanggaan nasional. Ia serbaguna, tangguh, dan fleksibel menghadapi berbagai kondisi di Indonesia.
Barracuda adalah spesialis pertahanan. Dengan sasis Jerman, mesin Mercedes-Benz, serta lapisan baja lebih tebal, kendaraan ini dipersiapkan menghadapi ancaman dengan eskalasi tinggi di perkotaan.
Baca Juga: Ojol Tewas Dilindas Rantis Brimob, Rupiah Anjlok
Mana yang Lebih Cocok untuk Pengamanan Demo?
Jika berbicara soal pengendalian unjuk rasa di perkotaan, Barracuda lebih tepat digunakan. Kendaraan ini memang dirancang untuk crowd control, dengan proteksi optimal tanpa eskalasi berlebihan.
Sementara Rimueng sebenarnya bisa dipakai, tetapi lebih sesuai untuk operasi berisiko tinggi atau wilayah konflik. Penggunaan Rimueng dalam demo berisiko menimbulkan korban sipil karena bobot besar dan kemampuan tempurnya yang cenderung ofensif.
Hingga berita ini diturunkan, Brimob maupun Polri belum mengkonfirmasi apakah rantis yang digunakan oleh tujuh anggotanya adalah Rimueng atau Barracuda. Namun, jika dilihat dari ciri-ciri fisik yang terekam dalam video kamera pendemo, kendaraan tersebut lebih mendekati kriteria Rimueng.
Berita Terkait
-
Berduka Ojol Tewas Dilindas Rantis Brimob, Prabowo: Petugas yang Terlibat Harus Bertanggung Jawab!
-
Skandal Rantis Brimob Renggut Nyawa Driver Ojol, Publik Murka Atas Rekaman 'Tabrak Aja
-
Dibeli Pakai Pajak Rakyat, Berapa Harga Rantis Brimob yang Digunakan Polisi Buat Lindas Ojol?
-
Ojol Tewas Dilindas Rantis Brimob, Rupiah Anjlok
-
Dibeli Pakai Pajak Rakyat, Berapa Harga Rantis Brimob yang Digunakan Polisi Buat Lindas Ojol?
Terpopuler
Pilihan
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
Terkini
-
5 Mesin Cuci Front Loading Langsung Kering Tanpa Jemur, Baju Bisa Langsung Dipakai
-
5 Zodiak Paling Hoki Soal Keuangan dan Karier pada 13 April 2026
-
5 AC Portable Mini Watt Kecil untuk di Kamar: Angin Semriwing, Anti Ribet Pemasangan
-
7 Mesin Cuci 2 Tabung yang Awet dan Hemat Listrik, Cucian Cepat Kering dan Bersih Maksimal
-
Pilah Sampah dari Sumber, Jalan Nyata Jakarta Tekan Timbulan hingga Tuntas
-
Transformasi Pengelolaan Sampah Daerah Harus Dimulai dari Hulu, Bukan Solusi Instan Hilir
-
Kemenekraf Dukung IDD Pavilion Tembus Dunia, Target Ubah Citra Indonesia Jadi Pusat Desain Global
-
Bagaimana Cara agar Cushion Tidak Luntur Saat Berkeringat? 7 Tips Makeup Tahan Lama di Cuaca Panas
-
5 Serum Anti Aging Ampuh untuk Hilangkan Kerutan Wajah
-
5 Bedak Glad2Glow untuk Kulit Sawo Matang yang Tahan Lama