- Tugas Brimob secara garis besar diatur dalam Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2002 tentang Polri.
- Brimob juga dilatih menggunakan peralatan non-lethel seperti gas air mata, peluru karet, dan kendaraan taktis untuk meminimalisir korban sipil.
- Fungsi mereka bukan hanya represif, tapi juga preventif, seperti patroli di daerah rawan konflik untuk mencegah eskalasi.
Suara.com - Kasus kematian Affan Kurniawan tengah menjadi isu nasional. Affan, seorang pengemudi ojol berusia 21 tahun, tewas dilindas rantis Brimob pada Kamis, 28 Agustus 2025.
Peristiwa tragis ini tidak hanya menyisakan duka mendalam bagi keluarga dan komunitas ojol, tetapi juga memicu pertanyaan besar tentang peran dan tugas Brimob dalam menjaga ketertiban masyarakat.
Apa sebenarnya tugas Brimob? Mengapa unit ini sering terlibat dalam situasi berisiko tinggi?
Artikel ini akan membahas pertanyaan tugas Brimob itu apa.
Tugas dan Fungsi Utama Brimob
Tugas Brimob secara garis besar diatur dalam Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2002 tentang Kepolisian Negara Republik Indonesia, di mana mereka berperan sebagai pelaksana utama dalam menanggulangi ancaman keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang berintensitas tinggi.
Berikut adalah beberapa tugas pokok Brimob yang dapat dirangkum dalam tabel untuk kemudahan pemahaman:
1. Penanganan terorisme domestik
Melibatkan operasi kontra-teror, seperti pemburuan jaringan teroris dan pencegahan serangan.
Baca Juga: 7 Anggota Brimob Kasus Lindas Ojol Diperiksa Propam: Berbaju Tahanan hingga Muka Diperban!
2. Pengendalian kerusuhan massa
Menangani demonstrasi besar, konflik sosial, dan potensi chaos untuk menjaga stabilitas.
3. Penegakan hukum berisiko tinggi
Termasuk penggerebekan narkoba, penangkapan pelaku kejahatan bersenjata, dan operasi anti-kriminalitas berat.
4. Pencarian dan penyelamatan (SAR)
Bantuan dalam bencana alam, seperti gempa bumi atau banjir, serta evakuasi korban.
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- KPAI Desak Audit Total MBG: Tata Kelola Gagal, Anak-anak Jadi Korban Ambisi Program
- Ramalan Shio 9 Agustus 2026: 5 Shio Bakal Buang Kesialan dan Buka Jalan Keberuntungan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Portofolio Makin Aman, BRI MI Hadirkan Reksa Dana ETF Emas dengan Jaminan LBMA
-
Kemarau, tapi Air Muara Musi Diprediksi Naik 3,7 Meter Sore Ini
-
Review Serial Our Sticky Love: Kisah Asmara Unik Mantan Petinju dan Jaksa
-
Skin Tint Skintific Kandungan Aktifnya Apa? Ini Klaim dan Review Pembeli
-
Hadiri Kirab Merah Putih FMP ke-11, Adityawarman Adil: Perkuat Cinta Tanah Air
-
Hari Pramuka ke-65, Gubernur Sulsel dan Mentan RI Lepas Ribuan Peserta Jalan Sehat di Bone
-
Syahrini Kembali ke Dunia Musik, Rilis Lagu 'Kau yang Utama'
-
Topan Dolphin Mengamuk Dua Kali di China, Lebih 1 Juta Warga Dievakuasi
-
Papua Bukan Tanah Kosong! Masyarakat Adat Nabire Tolak Tambang dan Pembanguna Pos Militer
-
Karhutla Hanguskan 18 Hektare Hutan di Sukabumi, Sejumlah Titik Masih Berasap