- Komisi XI DPR RI menuai kritik tajam karena melakukan kunjungan kerja saat demo besar-besaran di Tanah Air.
- Dari informasi yang bocor di sosial media, kunjungan kerja mereka diselipi agenda wisata mewah.
- Komisi XI DPR RI memiliki peran sentral dalam sektor keuangan dan pembangunan.
Suara.com - Komisi XI Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI menjadi sorotan publik di media sosial setelah beberapa anggotanya kedapatan berada di Australia. Hal ini terjadi di tengah unjuk rasa besar-besaran masyarakat yang memprotes tunjangan dewan.
Kunjungan kerja (kunker) yang seharusnya bersifat formal ini pun menuai kritik keras, karena dianggap tidak menunjukkan empati terhadap situasi di dalam negeri.
Lalu, apa sebenarnya tugas Komisi XI DPR RI dan mengapa kunker mereka yang dituding diselipi agenda wisata menjadi sorotan? Simak penjelasan lengkapnya.
Tugas Komisi XI DPR
Komisi XI DPR RI adalah salah satu komisi yang memiliki peran sentral dalam mengawasi dan membentuk kebijakan di sektor keuangan dan pembangunan.
Komisi ini bekerja sama dengan sejumlah lembaga penting, antara lain Kementerian Keuangan, Bank Indonesia (BI), Otoritas Jasa Keuangan (OJK), dan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).
Secara garis besar, Komisi XI memiliki tanggung jawab utama pada tiga fungsi:
1. Fungsi Legislasi: Mereka bertugas membahas dan menyusun rancangan undang-undang terkait keuangan, perbankan, dan perencanaan pembangunan nasional.
2. Fungsi Anggaran (Budgeting): Komisi ini ikut serta dalam merumuskan dan mengawasi anggaran negara bersama dengan pemerintah dan lembaga mitra.
3. Fungsi Pengawasan: Ini adalah salah satu tugas terpenting. Melalui rapat kerja (raker) dan rapat dengar pendapat (RDP), mereka mengawasi kinerja lembaga mitra, mengevaluasi laporan keuangan, serta memastikan kebijakan yang diterapkan berjalan efektif dan akuntabel.
Baca Juga: DPR Kunker ke Australia Saat Demo, Misbakhun Malah Daftar Sydney Marathon 2025? Ini Klarifikasinya
Ruang lingkup kerja mereka begitu luas, meliputi kebijakan moneter, sektor jasa keuangan, serta pengawasan terhadap pengelolaan keuangan negara oleh BPK dan BPKP.
Daftar Ketua dan Wakil Ketua Komisi XI DPR RI Periode 2024-2029
- Muhammad Misbakhun: Ketua (Partai Golongan Karya)
- Dolfie Othniel Frederic Palit: Wakil Ketua (Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan)
- Hanif Dhakiri: Wakil Ketua (Partai Kebangkitan Bangsa)
- Mohamad Hekal: Wakil Ketua (Partai Gerakan Indonesia Raya)
- Fauzi H. Amro: Wakil Ketua (Partai NasDem)
Salah satu anggota Komisi XI adalah Diah Pikatan Orissa Putri Hapsari yang merupakan putri sulung ketua DPR RI Puan Maharani.
Kontroversi Kunjungan Kerja ke Australia
Di tengah perannya yang begitu strategis, kabar kunker Komisi XI ke Australia di saat demo besar-besaran memicu kemarahan publik. Informasi yang beredar di media sosial menyebutkan bahwa kunjungan ini diselipi dengan agenda wisata mewah.
Rencana perjalanan mereka bocor, termasuk jadwal kunjungan ke tempat wisata terkenal seperti Scenic World & Echo Point di Blue Mountain, menginap di hotel bintang lima, dan menggunakan mobil limosin.
Rencana berwisata ini akhirnya dibatalkan setelah publik ramai mengkritik, namun tudingan adanya unsur "pelesir" sudah telanjur merebak.
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
WNA China Diduga Dilecehkan Saat Bikin Video di Lovina Bali
-
Bibit Durian Diturunkan di Pelabuhan Makassar Padahal Punya Izin, Ini Respons Badan Karantina
-
Karhutla Sumsel Mencapai 1.926 Hektare, Ancaman Besarnya Justru Setelah Api Padam
-
Karhutla Sumsel Tembus 664,97 Hektare, 1.077 Kejadian Tercatat hingga Agustus
-
Bank Sumsel Babel dan Kodam II/Sriwijaya Perkuat Akses Layanan Keuangan Prajurit
-
Menteri Kebudayaan Fadli Zon Beberkan Alasan Geser Konser GBN dari Kota Tua ke Kabupaten Bogor
-
Polrestabes Bandung: Sopir Truk Jadi Tersangka Tabrak Lari yang Tewaskan Polisi
-
Cara Dapat Diskon Tiket Gaia Music Festival 2026 Pakai BRImo
-
Resah, Puluhan Pimpinan Media Lokal dari 4 Provinsi Kumpul di Pekanbaru Bahas Ekosistem Media
-
Beli Produk Nespresso Pakai BRI Bisa Hemat Rp750 Ribu