Suara.com - Dalam beberapa waktu terakhir, nama Ahmad Sahroni ramai diperbincangkan publik. Politisi yang dikenal sebagai "Crazy Rich Tanjung Priok" ini terseret dalam kontroversi setelah pernyataannya dianggap mengejek masyarakat.
Tak lama berselang, kabar rumahnya dijarah orang tak dikenal menambah sorotan publik terhadap kehidupannya. Belum berhenti di situ, koleksi barang pribadi miliknya yang mewah pun ikut terkuak ke hadapan publik, mulai dari deretan mobil sport, motor gede, hingga jam tangan berharga fantastis.
Situasi ini membuat sosok Sahroni semakin sering dikaitkan dengan gaya hidup glamor.
Seiring dengan kabar tersebut, tersebar foto-foto lawas Ahmad Sahroni sabelum terjun ke politik. Dalam foto yang beredar, terlihat pria berusia 48 tahun itu sempat jadi caddy golf. Ia tampil dengan gaya nyetrik memadukan celana pink dan atasan polo putih.
Fakta ini mungkin mengejutkan sebagian orang, mengingat kini ia hidup bergelimang harta. Lalu, sebenarnya apa tugas seorang caddy golf? Simak inilah selengkapnya.
Tugas Caddy Golf
Bagi sebagian orang awam, caddy golf mungkin hanya dipandang sebagai "pembawa tas golf". Padahal, tugas seorang caddy jauh lebih kompleks daripada sekadar mengangkat perlengkapan.
Beberapa tugas utama caddy golf antara lain:
- Membawa dan menyiapkan perlengkapan golf. Caddy bertugas memastikan tongkat golf, bola, serta perlengkapan lain siap digunakan. Ia harus tahu kapan memberikan tongkat yang tepat sesuai kebutuhan pegolf.
- Membaca lapangan (course reading). Tak semua pegolf paham kondisi lapangan secara detail. Di sinilah caddy berperan memberikan informasi tentang jarak, arah angin, hingga kemiringan rumput.
- Memberikan arahan strategi sederhana. Meski bukan pelatih, caddy sering memberi saran ringan tentang bagaimana pemain sebaiknya memukul bola agar lebih efisien.
- Menjaga kebersihan dan kondisi peralatan. Setelah digunakan, caddy harus membersihkan tongkat golf agar tetap prima. Ini mencerminkan profesionalisme mereka.
- Mendampingi pegolf secara psikologis. Golf adalah permainan yang membutuhkan fokus tinggi. Kehadiran caddy membantu pegolf tetap tenang, termotivasi, dan merasa nyaman.
Dari tugas-tugas ini, terlihat bahwa profesi caddy golf menuntut tanggung jawab besar, kesabaran, serta kemampuan komunikasi yang baik.
Baca Juga: Jejak Digital Ahmad Sahroni: Ngaku Mafia BBM hingga Tak Tahu Gaji DPR
Jika dibandingkan dengan kehidupannya sekarang, perjalanan Sahroni terasa seperti dua dunia yang berbeda. Dari seorang anak Tanjung Priok yang pernah jadi sopir, tukang semir sepatu, hingga caddy golf, ia kini menjelma menjadi pengusaha sukses dan politisi.
Kariernya di dunia politik sendiri baru dimulai pada tahun 2013 dengan bergabung ke Partai Nasdem. Pada tahun berikutnya, Roni mengikuti Pemilu 2014 dan terpilih sebagai anggota DPR RI dari dapil DKI Jakarta III.
Pemilu 2019, Roni kembali terpilih dan didapuk sebagai Wakil Ketua Komisi III periode 2019-2024.
Periode berikutnya, Roni terpilih lagi dan menjabat sebagai Wakil Ketua Komisi III. Sedangkan posisinya di Partai Nasdem, Ahmad Sahroni menjabat sebagai Bendahara Umum DPP Partai Nasdem dari tahun 2019.
Namun akibat ucapannya, kini karier yang dibangun Ahmad Sahroni dengan susah payah runtuh seketika. Ia menuturkan bahwa desakan untuk membubarkan DPR adalah sikap yang keliru, bahkan menyebut pandangan ini sebagai mental orang tolol.
Pernyataan kontroversial itu pun semakin memicu kemarahan publik, di tengah akumulasi kekecewaan masyarakat terhadap kinerja DPR RI.
Berita Terkait
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
- KPK Buka Peluang Periksa Nusron Wahid Terkait Kasus Bupati Kuansing
- Shin Tae-yong Resmi Dihukum 10 Tahun, Bagaimana Nasibnya di Persija Jakarta?
- 4 Zodiak yang Diprediksi Hidup Lebih Tenang dan Damai di Akhir Juli 2026, Siapa Saja?
Pilihan
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
Terkini
-
Hari Mangrove Sedunia, Kilang Plaju Perkuat Komitmen Lestarikan Ekosistem Pesisir
-
Dari Gurih hingga Pedas, Menu Flavor Shake-Up Ajak Pecinta Kuliner Eksplorasi Beragam Rasa
-
Kejagung Jangan Berhenti di Febrie Adriansyah, Aktor Intelektual Harus Diburu
-
Port FC Petik Tiga Poin, Sarawut Treephan Sebut Kemenangan atas PSMS Jadi Modal Penting
-
Review Dikichi Kediri: Sensasi Crispy Hot Chicken yang Renyahnya Bikin Nagih!
-
Napi Lapas Pekanbaru Belum Ditemukan, Kabur saat Ambil Obat di Apotek
-
Dihukum 10 Tahun oleh KFA, Shin Tae-yong Tetap Tangani Persija
-
Perkuat Sektor Wing Back, Kendal Tornado FC Datangkan Eks Pemain Timnas U-19
-
Karhutla Mengamuk di Kubu Raya, Nyaris Lahap Permukiman Warga
-
Pembagian Seragam Gratis Pemprov Kaltim Terlambat, Orangtua Terpaksa Beli Dulu