- Jam tangan mewah Ahmad Sahroni Rp11 miliar sempat jadi sasaran penjarahan.
- Tak lama, jam tangan tersebut dikembalikan.
- Ini dia sosok yang memutuskan untuk mengembalikan jam tangan mahal Ahmad Sahroni tersebut.
Suara.com - Di balik peristiwa penjarahan rumah Ahmad Sahroni, terdapat kisah kejujuran dari seorang ibu yang meminta putranya untuk mengembalikan jam tangan mewah milik sang anggota dewan nonaktif.
Dalam penjarahan yang terjadi pada Sabtu 30 Agustus 2025, berseliweran foto-maupun video yang menampilkan barang jarahan warga.
Salah satu yang menyedot atensi ialah jam tangan merek Richard Mille RM40-01 Automatic Tourbillon McLaren Speedtail senilai Rp11 miliar yang diambil seorang remaja.
Publik heboh seketika mengetahui kemewahan dan harga arloji milik Ahmad Sahroni tersebut. Tak sedikit yang mengira jam tersebut bakal menjadi rezeki nomplok bagi yang mendapatkannya.
Namun, tak berselang lama, nyatanya jam tangan tersebut akhirnya dikembalikan kepada sang empunya oleh orang tua remaja tersebut karena merasa bukan hak mereka. Kejujuran itu sontak menyentuh hati banyak pihak.
Lantas siapakah ibu yang meminta putranya mengembalikan jam tangan Rp11 miliar milik Ahmad Sahroni? Berikut sosoknya.
Wanita tersebut bernama Andriyani Juwita. Ia dan suami meminta putra mereka untuk mengembalikan jam tangan mewah Ahmad Sahroni.
Andriyani hadir sebagai narasumber talkshow Rakyat Bersuara bertajuk 'Aksi Massa, Siapa Berada di Baliknya?' yang dipandu Aiman Witjaksono pada Selasa malam, 2 September 2025.
Wanita berhijab tersebut mengaku dirinya dan keluarga memang tinggal tak jauh dari lokasi kediaman Ahmad Sahroni di Tanjung Priok, Jakarta Utara.
Baca Juga: 6 Outfit Ahmad Sahroni di Lapangan Golf, Nyentrik dan Penuh Warna
Kronologi
Menurut penuturan Andriyani, awalnya anaknya sedang bermain sepak bola. Namun, karena massa berdatangan ke rumah Ahmad Sahroni, remaja tersebut ikut penasaran.
Diakui oleh Andriyani, dirinya sebenarnya sudah mewanti-wanti agar sang putra tidak terlibat ketika mendapat informasi mengenai penggeredukan di rumah Sahroni.
Penjarahan rumah Ahmad Sahroni membuat situasi di sekitar ramai. Andriyani pun dibuat kaget ketika foto putranya dengan jam tangan mewah viral. Apalagi, setelah mengetahui harganya jam itu menembus miliaran rupiah.
Ia lantas bertanya dengan maksud meminta penjelasan. Kepada ibunda, si remaja bercerita kalau dirinya mengambil jam tangan dan tasbih.
Kata dia, dua benda tersebut tercecer saat massa berlomba-lomba membawa barang-barang dari rumah Ahmad Sahroni.
Berita Terkait
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- DPR Pertanyakan, Pemerintah Menjawab, Dari Mana Datang Isu Kipas Angin Rp1,8 T untuk Kopdes?
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Rapor Duo Timnas Indonesia Ole Romeny dan Hubner Saat Fortuna Sittard Hadapi Olympiacos
- Kulit Sawo Matang Jangan Salah Pilih Warna Lipstik! Ini 8 Pilihan yang Bikin Wajah Cerah Seketika
Pilihan
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
-
Menteri PU Dody Hanggodo Bakal Dicopot Agustus? 'Prabowo Tak Suka Menteri yang Bikin Gaduh'
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
Terkini
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Menembus Macet demi Langit Bersih: Catatan Acara Lintas Komunitas Kemenhub
-
Berawal dari Dapur Rumahan, Camilan BUNCY Kini Mendunia Bersama BRI
-
Terjaring OTT, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini tiba di KPK
-
Banyak Sekolah Rusak? Prabowo Janji Bereskan Semuanya Sebelum 2029
-
Gaji Bukan Hambatan, Pep Guardiola Berpeluang Tangani Timnas Italia
-
Pakar Jelaskan Soal BPA pada Galon Guna Ulang, Benarkah Berbahaya?
-
Green Label Jadi Tren Baru Bangunan, Material Ramah Lingkungan Semakin Diminati
-
Mendagri Tito Heran Banyak Kepala Daerah Kena OTT, Padahal Sudah Ikut Retret
-
Kriminolog: TPPU Pintu Masuk untuk Kasus Eks Jampidsus