- Nadiem Makarim ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan korupsi pengadaan Chromebook.
- Berbagai tanggapan diberikan netizen atas status tersangka Nadiem Makarim.
- Salah satu netizen bahkan sampai membahas silsilah keluarga Nadiem Makarim karena kasus ini.
Suara.com - Mantan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek), Nadiem Makarim ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi pengadaan laptop Chromebook.
Penetapan ini memicu perdebatan publik terutama di media sosial, mengenai latar belakang Nadiem.
Banyak yang merasa skeptis Nadiem Makarim tersangka korupsi, mengingat dia dikenal sebagai pendiri Gojek yang sukses dan berasal dari keluarga terpandang.
"Gue nggak percaya. Seorang CEO terus jadi menteri buat korupsi? Buat apa? Jadi CEO BAYARAN DIA LEBIH TINGGI. Terus keturunan orang kaya. Entah nggak percaya aja kalau nadiem korupsi atau 'ditumbalin' seperti Tom Lembong?" kata akun X @akazabulanang.
Lantas bagaimana silsilah keluarga Nadiem Makarim? Simak penjelasan berikut ini.
Silsilah Keluarga Nadiem Makarim
Nadiem Anwar Makarim atau dikenal Nadiem Makarim lahir di Singapura, 4 Juli 1984 sehingga kini berusia 41 tahun. Dia dikenal sebagai pengusaha sukses sebelum terjun ke dunia pemerintahan.
Nadiem adalah putra dari pasangan Nono Anwar Makarim dan Atika Algadri. Ayahnya, Nono Anwar Makarim, adalah seorang pengacara senior yang juga pendiri firma hukum terkemuka Makarim & Taira. Nono sendiri memiliki keturunan Minang-Arab.
Sementara sang ibu, Atika Algadri, adalah seorang penulis lepas dan putri dari Hamid Algadri, seorang tokoh perintis kemerdekaan Indonesia. Ini menjadikan Nadiem sebagai cucu dari seorang pejuang kemerdekaan.
Nadiem memiliki dua kakak, Rayya Makarim yang berprofesi sebagai penulis dan produser film, serta Hana Makariem, seorang pengusaha kuliner pemilik restoran Dough Lab.
Baca Juga: Nadiem Makarim Tersangka Ganda? KPK Siap Susul Kejagung dalam Kasus Google Cloud?
Nadiem menikah dengan Franka Franklin pada 2014 dan kini telah dikaruniai tiga anak.
Dari silsilah ini, terlihat bahwa Nadiem memang lahir dari keluarga terdidik dan berkecukupan.
Namun, dia memilih jalan yang berbeda dengan ayahnya yang berprofesi sebagai pengacara. Nadiem lebih tertarik dengan dunia bisnis, sebuah naluri yang membawanya ke puncak kesuksesan.
Pendidikan dan Perjalanan Karier
Rekam jejak pendidikan Nadiem Makarim dimulai di Jakarta untuk jenjang SD hingga SMP, sebelum dia melanjutkan ke United World College of Southeast Asia di Singapura.
Nadiem kemudian terbang ke Amerika Serikat untuk meraih gelar BA di bidang Hubungan Internasional dari Brown University pada 2006.
Tidak berhenti di situ, Nadiem melanjutkan studi masternya di Harvard Business School. Dia kemudian lulus dengan gelar Master of Business Administration (MBA) pada 2011.
Nadiem memulai kariernya sebagai konsultan manajemen di firma McKinsey & Company. Namun, jiwa wirausahanya memanggil.
Nadiem sempat menjabat sebagai Managing Editor di Zalora Indonesia dan Chief Innovation Officer (CIO) di Kartuku.
Puncak karier bisnisnya adalah ketika Nadiem fokus mengembangkan Gojek, sebuah perusahaan yang dia rintis pada tahun 2011.
Gojek tumbuh pesat menjadi perusahaan sekelas decacorn dan sukses berekspansi ke beberapa negara di Asia Tenggara.
Pengakuan atas prestasinya datang dari berbagai pihak. Di tahun 2018, nama Nadiem tercantum dalam daftar Bloomberg 50.
Tak hanya itu, dia juga menerima penghargaan Nikkei Asia Prize ke-24 pada 2019 yang menjadikannya tokoh termuda se-Asia yang meraih penghargaan bergengsi tersebut.
Di bawah kepemimpinannya, Gojek juga masuk dalam daftar Fortune’s "Top 50 Companies That Changed The World."
Pada tahun 2019, Nadiem Makarim ditunjuk oleh Presiden Jokowi untuk menjabat sebagai Menteri Pendidikan dan Kebudayaan.
Pengangkatan ini secara otomatis mengharuskan Nadiem untuk melepaskan jabatannya sebagai CEO Gojek.
Kasus Laptop Chromebook yang Jerat Nadiem Makarim
Terkait kasus hukum yang menjeratnya, Nadiem Makarim diduga terlibat dalam korupsi pengadaan laptop Chromebook untuk Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek).
Direktur Penyidikan Jampidsus Kejaksaan Agung (Kejagung), Nurcahyo Jungkung Madyo, menjelaskan bahwa kasus ini bermula dari pertemuan Nadiem dengan pihak Google Indonesia pada Februari 2020.
Pertemuan tersebut berujung pada kesepakatan untuk menjadikan ChromeOS dan Chrome Device Management sebagai proyek pengadaan teknologi informasi dan komunikasi (TIK).
Kejagung menyebutkan bahwa Nadiem kemudian mengadakan rapat tertutup untuk memuluskan proyek ini.
Hal yang menjadi sorotan adalah penerbitan Permendikbudristek Nomor 5 Tahun 2021 yang disebut-sebut telah mengunci spesifikasi laptop hanya pada ChromeOS.
Padahal, proyek pengadaan serupa di era menteri sebelumnya sempat gagal karena perangkatnya tidak bisa berfungsi optimal di wilayah 3T (tertinggal, terdepan, dan terluar).
Akibat dugaan pelanggaran regulasi dalam proses pengadaan ini, negara diperkirakan mengalami kerugian sebesar Rp1,98 triliun.
Atas perbuatannya, Nadiem dijerat dengan Pasal 2 ayat (1) atau Pasal 3 juncto Pasal 18 UU Tindak Pidana Korupsi. Untuk kepentingan penyidikan, Nadiem ditahan di Rutan Salemba Cabang Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan selama 20 hari ke depan sejak Kamis (4/9/2025) kemarin.
Kontributor : Trias Rohmadoni
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Mobil Bekas Honda yang Awet, Jarang Rewel, Cocok untuk Jangka Panjang
- Dua Tahun Sepi Pengunjung, Pedagang Kuliner Pilih Hengkang dari Pasar Sentul
- 5 Mobil Diesel Bekas 7-Seater yang Nyaman dan Aman buat Jangka Panjang
- Senyaman Nmax Senilai BeAT dan Mio? Segini Harga Suzuki Burgman 125 Bekas
- 4 Mobil Bekas 50 Jutaan dari Suzuki, Ideal untuk Harian karena Fungsional
Pilihan
-
Prabowo Cabut Izin Toba Pulp Lestari, INRU Pasrah dan di Ambang Ketidakpastian
-
Guncangan di Grup Astra: Izin Tambang Martabe Dicabut Prabowo, Saham UNTR Terjun Bebas 14%!
-
Emas dan Perak Meroket Ekstrem, Analis Prediksi Tren Bullish Paling Agresif Abad Ini
-
Rumus Keliling Lingkaran Lengkap dengan 3 Contoh Soal Praktis
-
Mulai Tahun Ini Warga RI Mulai Frustasi Hadapi Kondisi Ekonomi, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
Terkini
-
BB Cream Bisa Jadi Pengganti Foundation? Ini 5 Pilihan Murah yang Mengandung SPF
-
5 Salep Retinol untuk Atasi Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas
-
Mudik Gratis Lebaran 2026 Kapan Dibuka? Ini Syarat dan Bocorannya
-
Aturan Ukuran Unggah Foto SNPMB 2026 yang Benar dan Daftar Situs Kompres Gratis
-
Kulit Sawo Matang Cocok Pakai Lipstik Warna Apa? Cek 5 Rekomendasinya
-
Kronologi Kecelakaan Suami Wamen Stella Christie saat Ski, Kini Dirawat Intensif di Amerika
-
Mengenal Gates Foundation, Yayasan Milik Bill Gates yang Gandeng Sri Mulyani
-
Berapa Harga Terapi Laser Wajah untuk Hilangkan Flek Hitam? Ini Rinciannya
-
Berapa Biaya Suntik Vitamin C? Cara Cepat Buat Cerahkan Kulit
-
4 Zodiak Paling Beruntung Hari Ini 21 Januari 2026, Ada yang Kariernya Lancar!