Suara.com - Sosok Ferry Irwandi kini tengah menjadi sorotan setelah opininya di banyak platform mengenai perjuangan masyarakat dengan demonstrasi.
Meski belakangan juga tengah diisukan dengan kabar miring, namun hal yang tidak bisa lepas dari citranya adalah stoikisme yang dianutnya.
"Gue sudah 5 tahun menjalani aliran filsafat Stoikisme dan gue senang banyak teman-teman yang udah menjalani itu tanpa harus menjelaskan secara literal," ujar Ferry Irwandi dalam tayangan YouTube 2018.
Lantas apa itu Stoikisme?
Pada dasarnya, stoikisme adalah sebuah ajaran atau paham yang dianut oleh cukup banyak orang dengan menekankan prinsip keseimbangan hidup.
Aliran filsafat ini banyak mengajarkan penganutnya akan cara mengendalikan diri, sehingga dapat melihat dunia dari dari sudut pandang yang lebih teguh dan tenang.
Ajaran in sudah ada sejak lama, namun ‘dipopulerkan’ oleh Ferry Irwandi sejak beberapa tahun yang lalu.
Pada beberapa podcast, Ferry sendiri sudah tidak terlalu tampak menyebarkan paham ini sebab ia merasa fasenya untuk menyebarkan informasi tersebut sudah lewat.
Mengenal Lebih Jauh Apa Itu Stoikisme
Baca Juga: UU Pernah Cepat Disahkan, Ferry Irwandi: 17+8 Tuntutan Rakyat Harusnya Juga Bisa
Jika dilihat lebih jauh, stoikisme berasal dari bahasa Yunani, yakni stoikos atau stoa. Istilah ini merujuk pada Stoa Poikile yakni sebuah sekolah filsafat yang ada di Athena, tempat Zeno, seorang filsuf terkemuka dari Citium memberikan pengaruh besar bagi dunia sekitar tahun 301 SM.
Pada proses penyebaran ilmunya, Zeno hanya duduk berbicara di area teras pendopo yang letaknya jauh dari keramaian pasar. Pendekatan ini adalah cara yang digunakan untuk membangun kelasnya sendiri, yang kemudian memberikan nama ajaran yang dibawanya dengan sebutan stoikisme.
Stoikisme merujuk pada bundaran tiang yang menopang teras tempat Zeno mengadakan diskusi dan ceramah.
Nantinya, apa yang disampaikan Zeno ini menjadi salah satu dasar pengembangan ajaran stoikisme yang dilanjutkan pula oleh Chrysippus, Cleathes, Panaetius, Posidonius, dan berkembang ke dalam bentuk stoikiome romawi yang dipengaruhi oleh pemikiran Lucius Annaeus Seneca, Epictetus, dan Marcus Aurelius yang terkenal.
Menurut buku yang ditulis oleh A. Setyo Wibowo berjudul Ataraxia: Bahagia Menurut Stoikisme, masyarakat cenderung lebih fokus pada aspek yang ada di luar jangkauan dan kendali mereka.
Pada kenyataannya, untuk mencapai kebahagiaan, kekuatan diri, serta kebijakan, terletak pada kemampuan kita untuk memusatkan perhatian pada hal yang ada di dalam kendali diri sendiri.
Berita Terkait
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
5 Sepatu Lari Nike Termurah di Sports Station, Harga Mulai Rp400 Ribuan
-
Bukan Soal Jumlah, Frekuensi Pakaian Dapat Tentukan Dampak Lingkungan
-
Tak Perlu Hapus Makeup! Ini Cara Praktis Reapply Sunscreen Tanpa Merusak Riasan
-
Apakah Viva Covering Cream Oksidasi? Simak Manfaat, Harga, dan Review Pengguna
-
5 Rekomendasi Setrika Anti Lengket dan Hemat Listrik, Cocok untuk Rumah Daya 450 VA
-
Perbedaan Body Mist dan Body Cologne Sariayu Tanjung, Begini Karakter dan Review Penggunanya
-
2 Cushion Wardah untuk Kulit Kering, Hasil Makeup Natural Menurut Review Pengguna
-
Bedak Sariayu Tabur Harga Berapa? Ini 2 Varian yang Kurangi Kilap, Lengkap Ulasan Pembeli
-
3 Kategori Usaha yang Tidak Didata di Sensus Ekonomi 2026, Apa Saja?
-
7 Sepatu New Balance yang Mengandung Kulit Babi, Cek Rinciannya Sebelum Membeli