Lifestyle / Male
Selasa, 09 September 2025 | 10:03 WIB
Ferry Irwandi [Instagram]

Dalam stoikisme, fokus pada apa yang bisa dikontrol adalah pondasi dari kebijaksanaan dan ketenangan batin.

Secara praktis apa yang terjadi dan di luar kendali tidak dapat diubah. Namun kendali penuh atas respon yang kita berikan dapat menjadi ‘senjata’ untuk menghadapi kondisi tidak menyenangkan dengan lebih bijak.

4 Manfaat Stoikisme

Stoikisme yang diterapkan dengan disiplin dapat membawa sedikitnya empat manfaat mendasar dalam kehidupan seseorang.

  • Pertama, stoikisme menekankan pentingnya mengelola reaksi emosional pada apa yang terjadi dan di luar kendali. Hal ini memberikan kendali atas perasaan yang dimiliki.
  • Kedua, paham ini mendorong seseorang untuk secara teratur merenungkan tindakan serta perilaku setiap hari, untuk dapat membuat keputusan lebih bijaksana di kemudian hari.
  • Ketiga, ajaran ini mengajak seseorang untuk membedakan antara hal yang berada di dalam kendali dan di luar kendali, sehingga dapat memisahkan pikiran dengan lebih bijak.
  • Keempat, stoikisme mengajarkan pentingnya empati pada orang lain dan melihat kemanusaian dengan lebih ideal.

Ferry Irwandi dan Stoikisme

Sebenarnya Ferry Irwandi sendiri sudah membahas tentang stoikisme sejak lama melalui berbagai platform media sosial. Penjelasannya disampaikan dengan bahasa sederhana, sehingga terasa dekat dan mudah dipahami oleh berbagai kalangan.

Ferry Irwandi menjelaskan stoikisme menurut pandangannya adalah fokus pada pemahaman dan penerimaan terhadap hal di luar kendali, dan pentingnya mengelola respon emosional pada situasi yang tidak bisa diubah.

Stoikisme tidak berarti menjadi apatis, namun menerima kenyataan dan mengembangkan ketenangan batin dengan pemahaman atas apa yang tidak bisa diubah.

Kontributor : I Made Rendika Ardian

Baca Juga: UU Pernah Cepat Disahkan, Ferry Irwandi: 17+8 Tuntutan Rakyat Harusnya Juga Bisa

Load More