- Sri Mulyani menjadi salah satu menteri yang di-reshuffle Presiden Prabowo.
- Keputusan ini membuat perjalanan karier Sri Mulyani ikut disorot, termasuk saat menjadi petinggi Bank Dunia.
- Kira-kira, dulu saat menjadi petinggi Bank Dunia, berapa gaji Sri Mulyani?
Suara.com - Presiden Prabowo Subianto me-reshuffle 5 menteri Kabinet Merah putih pada 8 September 2025. Salah satu yang di-reshuffle adalah Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati.
Turunnya Sri Mulyani dari kursi Menteri Keuangan membuat perhatian publik tertuju padanya. Serba-serbi tentang perjalanan karier Sri Mulyani pun banyak dicari tahu.
Terlepas dari kontroversinya belakangan ini, Sri Mulyani memang memiliki sepak terjang yang tak main-main. Tidak heran kalau publik ramai membahas perjalanan karier Sri Mulyani di tengah kabar reshuffle ini.
Salah satu yang paling mencuri atensi adalah karier Sri Mulyani di Bank Dunia alias World Bank. Ini merupakan lembaga keuangan internasional yang berkantor pusat di Washington, D.C., Amerika Serikat.
Lantas, apa jabatan Sri Mulyani di Bank Dunia dan berapa gajinya saat itu?
Berapa Gaji Sri Mulyani di Bank Dunia?
Sri Mulyani diketahui pertama kali dilantik sebagai Menteri Keuangan pada Desember 2005, di masa pemerintahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).
Lulusan University of Illinois Urbana Champaign Amerika Serikat itu menahkodai Kementerian Keuangan dengan sangat baik hingga mendapat berbagai penghargaan.
Salah satu penghargaan yang didapat Sri Mulyani saat menjadi Menteri Keuangan era Presiden SBY adalah penghargaan Menteri Keuangan Terbaik Asia untuk tahun 2006 oleh Emerging Markets Forum.
Jabatan Sri Mulyani kemudian berakhir pada Mei 2010 usai mengundurkan diri. Ia tidak lagi duduk di kursi pemerintahan selama hampir 6 tahun hingga dipanggil lagi oleh Presiden Joko Widodo pada 2016 untuk kembali menjadi Menteri Keuangan.
Baca Juga: Viral Budi Arie Unfollow Medsos Prabowo Usai Dicopot, Warganet Ungkap Fakta Baru
Nah, dalam periode inilah Sri Mulyani berkarier di Bank Dunia. Melansir web resmi Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian RI, ekon.go.id, Sri Mulyani menjabat sebagai Managing Director atau Direktur Pelaksana Bank Dunia.
Tugas Direktur Pelaksana Bank Dunia di antaranya mengawasi dan memimpin operasi Bank Dunia, memimpin divisi data hingga riset, serta memantau program kerja.
Seluruh tugas itu diarahkan untuk menunjang misi pokok Bank Dunia, yakni memberantas kemiskinan ekstrem serta mendorong peningkatan kesejahteraan bersama di tingkat global.
Sri Mulyani mengemban jabatan ini sejak Juni 2010 hingga Juli 2017, menggantikan Juan Jose Daboub. Ia menjadi wanita Indonesia pertama yang menduduki jabatan ini.
Sebagai Direktur Pelaksana Bank Dunia, Sri Mulyani mendapatkan gaji yang terbilang fantastis. Pada Juni 2015, kabarnya gaji Sri Mulyani menyentuh angka USD630.175 per tahun atau sekitar Rp8,25 miliar (kurs saat itu Rp13.102).
Sri Mulyani Di-reshuffle Presiden Prabowo Subianto
Disebutkan sebelumnya, Sri Mulyani pertama kali dipercaya menjabat sebagai Menteri Keuangan pada era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono tahun 2005.
Saat itu, ia dikenal karena langkah reformasi birokrasi di bidang pajak dan bea cukai yang berhasil meningkatkan penerimaan negara.
Namanya semakin melambung berkat kebijakan fiskal yang tegas, termasuk menjaga defisit anggaran tetap terkendali.
Namun, pada 2010 ia mundur dari kabinet untuk menempati posisi bergengsi sebagai Managing Director di Bank Dunia.
Setelah enam tahun berkiprah di panggung internasional, Sri Mulyani dipanggil kembali oleh Presiden Joko Widodo pada 2016.
Ia kembali dipercaya mengelola Kementerian Keuangan di tengah kondisi perekonomian global yang penuh tantangan.
Selama hampir satu dekade di era Jokowi, ia berhasil mempertahankan stabilitas makroekonomi dan memimpin Indonesia melewati masa sulit pandemi COVID-19.
Reputasinya sebagai teknokrat andal membuatnya dihormati di dalam negeri maupun luar negeri.
Namun, pada 8 September 2025, Presiden Prabowo Subianto melakukan reshuffle kabinet yang mencopot Sri Mulyani dari jabatannya.
Keputusan itu mengakhiri total 15 tahun pengabdiannya sebagai Menteri Keuangan di tiga era pemerintahan berbeda.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Aksi Ngamen di Jalan Viral, Pinkan Mambo Ngaku Bertarif Fantastis Setara BLACKPINK
- 5 Motor Listrik Terbaik Buat Ojol: Jarak Tempuh Jauh, Harga Terjangkau, Mesin Bandel
- 6 Bedak Padat untuk Makeup Natural dan Anti Kusam, Harga Terjangkau
- Kata Anak Pinkan Mambo Usai Tahu Sang Ibu Ngamen di Jalan: Downgrade Semenjak Nikah Sama Suaminya
- 5 Motor Listrik Fast Charging, Bebas Risau dari Kehabisan Baterai di Jalan
Pilihan
-
'Ayah, Ayah!' Tangis Histeris Keluarga Pecah saat Jenazah 3 Prajurit TNI Gugur Tiba di Tanah Air
-
Tragedi Gas Maut di TB Simatupang: 4 Nyawa Melayang dalam Toren, Proyek 8 Lantai Kini Senyap
-
Akses Jalan Diblokir, Warga Kepung Pesantren Darul Istiqamah Maros
-
Brady Ebert Bekas Gitaris Turnstile Ditangkap Terkait Kasus Percobaan Pembunuhan
-
Tak Ganggu Umat Muslim, Pihak Yayasan Pastikan Rumah Doa Jemaat POUK Tesalonika Jauh dari Masjid
Terkini
-
Telur Paskah yang Dihias Apakah Boleh Dimakan? Cek 4 Aturan Keamanannya
-
Bolehkah Muslim Mengucapkan Selamat Paskah? Ini Penjelasan Hukumnya dalam Islam
-
Bolehkah Muslim Menerima Telur Paskah? Simak Penjelasan Para Ulama
-
Hukum Muslim Hadiri Open House Paskah Menurut Pandangan Ulama dan Hadis
-
5 Serum Lokal untuk Menyamarkan Flek Hitam, Bikin Wajah Awet Muda Mulai Rp20 Ribuan
-
Urutan Skincare Wardah Lightening Series Pagi dan Malam untuk Kulit Berminyak
-
Rahasia PIK Bisa Tarik 18 Juta Pengunjung: Destinasi yang Tak Lagi Bergantung Musim Liburan
-
6 Rekomendasi Lip Balm Korea untuk Bibir Kering, Ringan dan Glossy Tahan Lama
-
5 Moisturizer Lokal Paling Murah di Shopee, Mulai Rp20 Ribuan
-
5 Bedak Viva Cosmetics yang Murah dan Tahan Lama untuk Make Up Seharian