- Anak Purbaya Yudhi Sadewa menyebut Sri Mulyani adalah agen CIA
- Aldrich Ames jadi pengkhianat CIA
- Uri Geller, seorang pesulap pernah direkrut menjadi agen intelejen
Suara.com - Publik Indonesia baru-baru ini dihebohkan oleh pernyataan Yudo Achilles Sadewa, putra dari Purbaya Yudhi Sadewa, yang menyebut Sri Mulyani sebagai agen CIA. Purbaya adalah pengganti Sri Mulyani sebagai menteri keuangan.
Tudingan serius ini dengan cepat menjadi perbincangan hangat di berbagai platform media sosial dan memicu beragam reaksi dari masyarakat.
Tudingan semacam ini memang kerap muncul di tengah dinamika politik, menyasar pejabat publik untuk tujuan tertentu.
Namun, terlepas dari kontroversi yang belum terbukti tersebut, sejarah dunia sesungguhnya mencatat sejumlah nama besar yang identitasnya sebagai agen intelijen atau mata-mata benar-benar terungkap ke publik.
Kisah mereka jauh lebih kompleks dan dramatis, melibatkan pengkhianatan, operasi rahasia, bahkan nyawa yang melayang. Dilansir dari beberapa sumber, berikut adalah beberapa tokoh dunia yang dikonfirmasi atau dituduh kuat sebagai agen rahasia.
1. Aldrich Ames, Pengkhianat dari Internal CIA
Aldrich Ames adalah contoh nyata bagaimana seorang agen intelijen bisa menjadi musuh dalam selimut.
Selama 31 tahun, ia bekerja untuk CIA dan bahkan memegang posisi di bidang kontra-spionase, yang ironisnya bertugas melawan upaya agen rahasia asing. Namun, di balik dedikasinya, Ames ternyata menjadi agen ganda yang bekerja untuk KGB, dinas rahasia Uni Soviet.
Pengkhianatannya tidak didorong oleh ideologi, melainkan oleh kebutuhan finansial setelah perceraian yang mahal dan gaya hidup mewah.
Baca Juga: Adik Ipar Purbaya Yudhi Sadewa Cerita Soal Dua Iparnya: Satu Mundur, Satu Jadi Menkeu
Akibat ulahnya, Ames membocorkan identitas lebih dari 30 mata-mata Barat dan lebih dari 100 operasi rahasia. Akibatnya, setidaknya 10 agen CIA yang beroperasi di Uni Soviet dieksekusi.
Ames akhirnya ditangkap oleh FBI pada tahun 1994 dan dijatuhi hukuman penjara seumur hidup tanpa pembebasan bersyarat.
2. Edward Lee Howard, Agen CIA Pertama yang Membelot ke Soviet
Kasus Edward Lee Howard menjadi salah satu noda dalam sejarah CIA. Ia tercatat sebagai agen CIA pertama yang diketahui membelot ke Uni Soviet pada tahun 1985.
Setelah dipecat dari agensi karena berbagai masalah, termasuk hasil tes poligraf yang gagal, Howard melarikan diri dari kejaran agen federal dan secara misterius muncul kembali di Moskow.
Di sana, ia mendapatkan suaka dan perlindungan dari pemerintah Soviet. Namun, pengkhianatannya membawa konsekuensi fatal.
Berita Terkait
-
Pamer Ekonomi Tumbuh 5,61 Persen, Purbaya Bandingkan Kinerja dengan Sri Mulyani
-
Purbaya Hapus Kebijakan Tax Amnesty Sri Mulyani, Bahaya untuk Pegawai Pajak
-
7 Bulan Menjabat, Harta Kekayaan Menkeu Purbaya Naik Rp18,2 M dan Tak Memiliki Utang
-
Siapa Joe Kent? Veteran Ranger dan Agen CIA yang Berani Lawan Kebijakan Trump di Perang Iran
-
Belum Kering Lisan Sri Mulyani, Kini S&P Sudah Pasang Alarm Bahaya buat Fiskal RI
Terpopuler
- Menteri PU Panggil Pulang ASN Tugas Belajar di London Diduga Hina Program MBG
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- 5 Lipstik Wardah Tahan Lama dan Tidak Luntur Saat Makan, Cocok untuk Daily hingga Kondangan
- 5 HP Xiaomi Paling Murah 2026, Mulai Rp1 Juta Spesifikasi Mantap untuk Harian
Pilihan
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
Terkini
-
Jambret WNA Coreng Jakarta Kota Teraman ke-2 ASEAN, Gubernur Pramono: Hukum Seberat-beratnya!
-
Resmikan Kelenteng Tian Fu Gong di PIK, Pramono Anung Singgung Dewa Jodoh hingga Edukasi Budaya
-
Kecelakaan Jet Tempur AS, Dua E/A-18G Growler Tabrakan di Gunfighters Air Show
-
Kompak! Pemerintah, NU, dan Muhammadiyah Rayakan Iduladha Serentak 27 Mei 2026
-
Keamanan Moskow Rusia Jebol, Serbuan Ratusan Drone Ukraina Lumpuhkan Fasilitas Logistik
-
Pramono Sebut Kelenteng Tian Fu Gong Bisa Jadi Ikon Wisata Religi Jakarta
-
Bidik Kursi Ketum BM PAN, Riyan Hidayat Tegaskan Tegak Lurus ke Zulhas dan Dukung Program Prabowo
-
Tensi Perang Dagang AS-Tiongkok Mereda, Stabilitas Dolar dan Pasar Saham Mulai Kalem
-
Skandal LCC 4 Pilar MPR RI 2026: Anatomi Ketidakadilan di Atas Panggung Konstitusi
-
Gubernur John Tabo Polisikan Penyebar Voice Note Tuduhan Provokasi Konflik di Wamena