Ia disebut berusaha menciptakan ketergantungan emosional dengan menyampaikan pesan-pesan tertentu kepada korbannya yang memperlihatkan indikasi upaya grooming.
Tak hanya itu, bukti lain juga menunjukkan bahwa Sulthon pernah menyampaikan ketertarikan pada praktik tidak pantas, termasuk istilah age play.
Salah satu korban bahkan menyebut ia pernah diminta datang ke apartemen Sulthon untuk berhubungan seksual. Padahal, korban masih berusia 17 tahun.
Label Memutus Kontrak, Dicoret Synchronize Fest
Dugaan kasus ini memicu kecaman luas dari publik. Banyak yang menilai tindakannya tidak hanya merugikan korban, tetapi juga merusak reputasi band yang ia dirikan, Harum Manis.
Langkah tegas pun datang dari Lamunai Records, label rekaman yang menaungi Harum Manis. Melalui akun Instagram resmi, mereka mengumumkan pemutusan kerja sama dengan band tersebut.
Dalam pernyataannya, Lamunai menyampaikan dukungan penuh kepada korban dan menegaskan bahwa Harum Manis tidak lagi berada di bawah naungan label tersebut.
Tak hanya label, pihak penyelenggara Synchronize Festival 2025 juga mengambil keputusan serupa. Direktur Synchronize, David Karto, menyatakan bahwa band atau musisi yang terlibat kasus kekerasan seksual tidak bisa tampil di festival.
Nama Harum Manis pun resmi dihapus dari lineup meski sebelumnya dijadwalkan tampil di hari pertama, 3 Oktober 2025.
Baca Juga: Vokalis Harum Manis Diduga Lakukan Pelecehan ke Anak di Bawah Umur, Lamunai Records Putus Kerja Sama
Mantan bassist Harum Manis, Adib Arkan, turut angkat bicara. Melalui akun X pribadinya, ia mengungkapkan kekecewaan mendalam atas tindakan Sulthon Kamil.
"Gue kecewa banget, Mil. Korbannya banyak dan di bawah 20 semua," tulisnya.
Menurutnya, korban yang terlibat tidak hanya satu atau dua orang, melainkan banyak, dan mayoritas masih berusia di bawah 20 tahun.
Demikianlah informasi terkait siapa Sulthon Kamil. Kasus yang menjerat Sulthon Kamil menjadi pengingat bahwa tidak boleh ada toleransi kekerasan seksual, khususnya di industri musik.
Kontributor : Dini Sukmaningtyas
Berita Terkait
-
Vokalis Harum Manis Diduga Lakukan Pelecehan ke Anak di Bawah Umur, Lamunai Records Putus Kerja Sama
-
Alasan SO7 Tetap Manggung di Pestapora di Kala Puluhan Band Pilih Menarik Diri
-
Charly Setia Band Tetap Manggung di Pestapora, Sumbang Honor untuk Korban Freeport
-
Profil Band Harum Manis yang Viral di TikTok
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Netanyahu Siap Gunakan Bom Nuklir? Eks Kolonel AS Lawrence Wilkerson Bongkar Skenario Kiamat Iran
- 10 Singkatan THR Lucu yang Bikin Ngakak, Bukan Tunjangan Hari Raya!
- 35 Kode Redeem FF Max Terbaru Aktif 11 Maret 2026: Klaim MP40, Diamond, dan Sayap Ungu
Pilihan
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
-
Detik-Detik Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
-
Kronologi Lengkap Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast Militerisme
-
Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
Terkini
-
5 Link CCTV Arus Mudik 2026, Bisa Diakses Secara Gratis dan Real Time
-
Sholat Idulfitri 2026 Jam Berapa? Ini Bacaan Niat, Tata Cara hingga Ketentuannya
-
Jangan Sampai Terjebak Macet! Cek 5 CCTV Online Tol Trans Jawa Sebelum Mudik Lebaran
-
Konflik Iran vs AS-Israel Makin Panas, Apakah Stok BBM Indonesia Aman Jelang Mudik 2026?
-
Cara Menjawab 'THR-nya Mana?' Begini Respons Tetap Sopan dan Mudah Dipahami
-
Kapan Bank Mulai Libur Lebaran 2026? Cek Jadwal Layanan Terbatas di Sini
-
15 Pantun Minta THR Cair, Lucu dan Menghibur untuk Hari Raya Idulfitri
-
Kekayaan Fantastis Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman yang Ditangkap KPK
-
Cara Menyimpan Sisa Ketupat di Freezer Agar Tetap Kenyal saat Dipanaskan
-
Biodata dan Agama Syamsul Auliya Rachman, Bupati Cilacap Kena OTT KPK