Suara.com - Riwayat pendidikan Wakil Presiden RI, Gibran Rakabuming Raka tak henti menjadi perbincangan netizen. Salah satunya UTS Insearch Sydney yang masuk ke riwayat pendidikan putra mantan Presiden Joko Widodo tersebut.
Di laman infopemilu.kpu.go.id, tertulis bahwa Gibran mengenyam pendidikan di sana selama 3 tahun, yakni dari 2004 sampai 2007.
Politikus muda Emil Dardak pernah menyoroti pendidikan sang wakil presiden melalui cuitan di Twitter atau X pada 2023 silam. Ia menyebut UTS Insearch adalah program pathway, alias program persiapan untuk pendidikan lebih lanjut.
Emil mengaku pernah mengikuti program serupa, tapi dari Deakin University.
"Saya pernah melalui program serupa tapi dari Deakin University, yaitu Melbourne Institute of Business & Technology di tahun 2001. Ini bukan seperti les bimbel, ini adalah program kuliah yang jika lulus mata kuliahnya maka persis sama dengan mengambil mata kuliah di universitas terafiliasi," kata dia.
Emil menambahkan program ini sering kali disebut advanced standing. Berbekal diploma dari MIBT, dia bisa langsung masuk ke tahun kedua program Bachelor of Arts di University of Wales, Inggris.
Profil UTS Insearch, Apakah Semacam Bimbel?
Sementara itu, mengutip dari website resminya, UTS Insearch merupakan program persiapan pendidikan jenjang lanjut setara diploma, dengan jaminan masuk ke program sarjana UTS yang sesuai.
Bahkan, sebagian besar program diploma memungkinkan Anda langsung melanjutkan ke tahun kedua studi sarjana di UTS. Kampus menyediakan berbagai program studi di Insearch, yakni Bisnis, Komunikasi, Desain dan Arsitektur, Teknik, Teknologi Informasi, atau Sains.
Baca Juga: Riwayat Pendidikan Gibran di KPU Jadi Sorotan, Masa SMA Ditempuh 5 Tahun
Insearch tidak hanya meyediakan kelas-kelas reguler, khususnya bagi mahasiswa internasional. Untuk menjembatani kultur yang berbeda bagi mahasiswa internasional, kampus merancang layanan dukungan komprehensif yang sesuai dengan kebutuhan setiap individu.
Mahasiswa UTS Insearch dapat mengakses layanan ini secara gratis, termasuk program dukungan belajar, tutorial personal, lokakarya keterampilan belajar, konsultasi penuh waktu, dan peer-mentoring. Selain itu, mahasiswa di tiap kelas maksimal hanya berjumlah 20 agar setiap individu mendapatkan pengalaman belajar yang lebih personal.
Program Insearch tidak berdiri sendiri. Seluruh pembelajaran jenjang diploma dirancang bersama UTS. Dengan begitu, hasil pembelajaran mahasiswa diploma setara dengan mahasiswa tahun pertama program sarjana UTS.
Dengan begitu, peserta program Insearch sudah mendapatkan standar pendidikan kelas dunia. Semua mahasiswa akademik juga bisa mengakses fasilitas kelas dunia di UTS, termasuk perpustakaan, laboratorium komputer 24 jam, serta lebih dari seratus klub dan asosiasi.
Di UTS Insearch, dosen-dosen tidak hanya mengajarkan mata kuliah, tetapi juga menekankan keterampilan belajar sepanjang hayat dengan model pembelajaran kelas kecil, penilaian formatif, lebih banyak jam tatap muka, serta penekanan pada kolaborasi di dalam maupun di luar kelas. Dengan begitu, setiap mahasiswa siap menghadapi tantangan dan peluang, baik sekarang maupun di masa depan.
Tidak hanya tenaga pengajar yang mumpuni, setiap mahasiswa akan mendapatkan akses ke ruang kuliah dan kelas berteknologi tinggi, Pusat Bahasa Inggris, serta laboratorium komputer yang dirancang khusus.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan