- Riwayat pendidikan Wapres Gibran jadi sorotan, orang-orang mengira UTS Insearch Sydney semacam bimbel, apa benar demikian?
- UTS Insearch yang kini sudah berganti nama menjadi UTS College adalah program pathway.
- Berapa biaya kuliah di UTS Insearch Sydney?
Suara.com - Riwayat pendidikan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka kembali menjadi sorotan publik. Salah satu institusi yang paling banyak dicari informasinya adalah UTS Insearch di Sydney, Australia.
Banyak yang penasaran, apakah ini sejenis bimbingan belajar (bimbel) atau universitas? Dan yang paling penting, berapa biaya yang harus dikeluarkan untuk bisa belajar di sana?
Pembicaraan ini ramai tidak hanya di kalangan pengamat politik, tetapi juga di kalangan orang tua dan calon mahasiswa yang bercita-cita kuliah di luar negeri.
Daripada ikut bingung dengan simpang siur informasi, mari kita bedah tuntas apa itu UTS Insearch (yang kini sudah berganti nama menjadi UTS College).
Sekaligus, berapa investasi biaya pendidikan yang perlu disiapkan untuk menempuh kuliah di sana?
Bukan Bimbel, Mengenal Apa Itu Program Pathway
Pertama, penting untuk meluruskan persepsi. UTS College bukanlah 'bimbel' seperti yang dibayangkan banyak orang.
Institusi ini adalah penyedia program pathway atau jalur penghubung premium untuk masuk ke University of Technology Sydney (UTS), salah satu universitas teknologi terkemuka di Australia.
Apa Artinya program pathway?
- Jembatan Akademis
Program ini dirancang khusus untuk mempersiapkan siswa internasional, termasuk dari Indonesia, agar bisa beradaptasi dengan sistem pendidikan Australia sebelum masuk ke program sarjana (S1).
Baca Juga: Profil UTS Insearch Sydney yang Masuk Riwayat Pendidikan Gibran, Apakah Semacam Bimbel?
- Jaminan Masuk S1
Lulusan program diploma dari UTS College dijamin bisa melanjutkan ke tahun kedua program sarjana UTS yang relevan. Jadi, tidak ada waktu yang terbuang.
- Lingkungan Belajar Pendukung
Kelas dibuat kecil, maksimal 20 mahasiswa, agar proses belajar lebih personal dan intensif. Ini sangat berbeda dengan suasana kelas besar di tahun pertama universitas.
Seperti yang pernah dijelaskan oleh Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Dardak, program semacam ini memberikan "advanced standing", di mana kelulusan dari program diploma diakui setara dengan mata kuliah di universitas terafiliasi.
Emil menjelaskan bahwa UTS Insearch adalah program pathway, alias program persiapan untuk pendidikan lebih lanjut. Ia pun pernah mengikuti program kuliah serupa ini tapi dari Deakin University.
"Saya pernah melalui program serupa tapi dari Deakin University, yaitu Melbourne Institute of Business & Technology di tahun 2001. Ini bukan seperti les bimbel, ini adalah program kuliah yang jika lulus mata kuliahnya maka persis sama dengan mengambil mata kuliah di universitas terafiliasi," ungkap Emil.
Rincian Biaya Kuliah di UTS College 2025
Ini adalah pertanyaan utamanya: UTS Insearch Sydney bayar berapa? Khususnya di tahun ajaran yang baru ini dan biaya lain apa yang perlu disiapkan selain untuk kuliah.
Berita Terkait
-
Profil UTS Insearch Sydney yang Masuk Riwayat Pendidikan Gibran, Apakah Semacam Bimbel?
-
Polemik Ijazah Gibran Tak Substansial tapi Jadi Gaduh Politik
-
Klarifikasi Ijazah Gibran Penting agar Tidak Ulangi Kasus Jokowi
-
Penggugat Ijazah Gibran Bantah Bagian dari Musuh Keluarga Jokowi: Saya Tidak Sedang Mencari Musuh!
-
Siapa Sosok di Balik Subhan Palal Penggugat Ijazah Gibran yang Minta Ganti Rugi Rp125 Triliun?
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan