- Wahyudin Moridu dipecat PDIP usai viral video mau "rampok uang negara".
- Harta Wahyudin Moridu di LHKPN tertulis minus Rp2 juta.
- Video viral tersebut diambil saat Wahyudin mabuk minuman keras.
Suara.com - PDIP telah memecat Wahyudin Moridu yang sebelumnya merupakan anggota DPRD Provinsi Gorontalo usai viral ucapan mau "merampok uang negara".
Pemecatan Wahyudin Moridu itu disampaikan politisi PDIP, Mohamad Guntur Romli.
"Pertama, kami memohon maaf atas kelakuan kader kami itu. Dan secara cepat kami sudah melakukan evaluasi, khususnya di DPD PDIP di Gorontalo bahwa tindakan Wahyudin Moridu tidak bisa dibela, tidak bisa dimaafkan, tidak bisa dimaklumi yang merupakan pelanggaran sangat berat. Secara de jure, PDI Perjuangan sudah memecat Wahyudin Moridu," ujar Gun Romli dikutip pada Minggu (21/9/2025).
Sebelumnya, publik dihebohkan dengan video anggota DPRD Provinsi Gorontalo Wahyudin Moridu yang mengatakan ingin merampok uang negara.
Video itu direkam saat Wahyudin dan seorang wanita di dalam mobil.
“Kita hari ini menuju Makassar menggunakan uang negara. Kita rampok aja uang negara ini, kita habiskan aja biar negara ini makin miskin," ujar Wahyudin sambil menyetir mobil.
Setelah sesumbar ingin merampok uang negara agar makin miskin, Wahyudin juga memperkenalkan dirinya sebagai anggota dewan.
“Siapa ji Wahyudin Moridu, Anggota DPRD Provinsi Gorontalo,” ujarnya.
Buntut video tersebut, Wahyudin Moridu menuai kecaman. Harta kekayaannya yang minus pun ikut dikuliti.
Baca Juga: Wahyudin Moridu Ternyata Mabuk saat Ucap 'Mau Rampok Uang Negara', BK DPRD Gorontalo: Langgar Etik!
Berdasarkan laman LHKPN KPK, Wahyudin Moridu tercatat memiliki harta minus Rp2.000.000.
Dalam LHKPN miliknya, Wahyudin melaporkan harta berupa satu bidang tanah dan bangunan Seluas 2000 m2/72 m2 di Kab/Kota Boalemo yang merupakan hasil warisan senilai Rp180.000.000 (Rp180 juta).
Selain itu, Wahyudin juga tercatat hanya memiliki harta berupa kas dan setara kas senilai Rp180.000.000. Dengan demikian, total kekayaannya senilai Rp198.000.000 (Rp198 juta).
Namun, Wahyudin memiliki hutang sebesar Rp200.000.000 (Rp200 juta) sehingga kekayaannya minus Rp2.000.000.
Setelah videonya yang ingin merampok uang negara viral, Wahyudin Moridu mengakui bahwa dirinya dalam kondisi mabuk.
Hal itu disampaikan Ketua Badan Kehormatan DPRD Provinsi Gorontalo, Fikram Salilama.
Fikram mendapatkan kabar bahwa Wahyudin dalam kondisi mabuk minuman keras saat mengucapkan mau 'rampok uang negara' dalam video yang beredar luas di media sosial.
Setelah banjir kecaman, Wahyudin muncul dengan video permintaan maaf. Ia mengakui kesalahannya yang tidak mencerminkan etika seorang pejabat publik.
“Apapun yang saya lakukan di video itu saya akui salah dan tidak menunjukkan etika sebagai pejabat publik. Saya mohon maaf sebesar-besarnya kepada seluruh rakyat Gorontalo,” ujar Wahyudin.
Berita Terkait
-
Pendidikan dan Pekerjaan Mega Nusi, Istri Anggota DPRD Gorontalo yang Viral
-
Pendidikan dan Jejak Karier Wahyudin Moridu: Viral Gegara 'Mau Rampok Uang Negara'
-
Permintaan Maaf Wahyudin Moridu Disorot: Ngerampok sama Selingkuhan, Giliran Salah Gandeng Istri
-
PDIP Resmi Pecat Wahyudin Moridu usai Viral Mau 'Rampok Uang Negara': Tak Bisa Dimaafkan!
-
Aset Tanah dan Bangunan Wahyudin Moridu, Anggota DPRD Gorontalo Viral Sebut Mau Rampok Uang Negara
Terpopuler
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 5 Agustus 2026: Segalanya Berjalan Lancar
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
- Link Resmi Pandang.istanapresiden.go.id buat Daftar Upacara Bendera HUT RI di Istana Negara
Pilihan
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
Terkini
-
Api Kepung TPA Rasau Jaya, Pemadaman Diperkuat dari Udara
-
Bank Sumsel Babel Raih Apresiasi Hari Anak Nasional, Tegaskan Komitmen Bangun Generasi Emas
-
Bank Sumsel Babel Perkuat Peran Dukung 100.000 Sultan Muda, Perluas Inklusi Keuangan Sumsel
-
El Nino 2026 Lampaui Level Kuat, Abdul Azis Desak Pemerintah Serius Atasi Kekeringan
-
Bank Sumsel Babel Perkuat Kemitraan Strategis dengan Pemkab Lahat, Dukung Akselerasi Ekonomi Daerah
-
6 Fakta Pemecatan dan Sanksi Pungli 4 ASN di Pemprov Banten
-
Usut Mutilasi Depok, Polisi Temukan HP Pelaku Tergabung dalam Grup Komunitas Gay
-
Macet Jalur Bojonegara Bikin Sopir Angkot Merugi, Pemprov Banten Janjikan Keputusan Baru 4 Hari Lagi
-
Tumbangkan Persib Bandung, Persebaya Surabaya Juara Piala Presiden 2026
-
KPK Bedah Dugaan Permainan Jalur Hijau dan Jalur Merah di Kasus Suap Bea Cukai