- Presiden Prabowo Subianto ternyata memiliki latar belakang keluarga darah biru.
- Prabowo disebut sebagai keturunan ke-8 dari trah Sultan Agung Mataram.
- Selain Sultan Agung, Prabowo juga memiliki darah keturunan dari Sultan HB I.
Sosok Sumitro juga berjasa sebagai pendiri Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia dan pelopor program industrialisasi nasional.
Sumitro menikah dengan Dora Marie Sigar, yang memiliki akar keturunan Belanda dan Tionghoa, sehingga menambahkan dimensi multikultural pada silsilah keluarga Prabowo.
Pasangan ini memiliki empat anak, yaitu Biantiningsih Miderawati Djiwandono, Marjani Ekowati Le Maistre, Prabowo Subianto, dan Hashim Djojohadikusumo.
Nama "Subianto" sendiri diambil dari nama paman Prabowo, Kapten Soebianto Djojohadikusumo, yang gugur dalam Pertempuran Laut Jawa pada Perang Dunia II, sebagai bentuk penghormatan.
Koneksi Prabowo dengan Sultan HB II muncul melalui trah yang lebih spesifik. Beberapa sumber menyebut Prabowo memiliki garis keturunan dari HB II melalui BPH Martosono, putra kesembilan HB II, yang menjadi kakek buyut Margono Djojohadikusumo.
HB II memerintah Yogyakarta pada 1792-1810 dan 1826-1828, dikenal sebagai sultan yang gigih melawan penjajah Belanda.
Keluarga Keraton Yogyakarta sendiri mengakui fakta ini, dengan Romo Aning (RM Kukuh Hertaning), pengageng kebudayaan Keraton, menyatakan bahwa Prabowo memang bagian dari trah HB II.
Silsilah Prabowo tidak hanya mencerminkan warisan ningrat, tetapi juga kontribusi keluarganya terhadap Indonesia. Dari perjuangan melawan kolonialisme hingga pembangunan ekonomi modern, trah ini terus berlanjut.
Prabowo sendiri sering menziarahi makam leluhur, seperti makam raja-raja Mataram di Imogiri, sebagai bentuk penghormatan.
Baca Juga: Prabowo Akui Keracunan MBG Masalah Besar, Minta Tak Dipolitisasi
Dengan latar belakang keluarga ini, Prabowo Subianto tidak hanya mewarisi darah biru, tetapi juga tanggung jawab untuk melanjutkan semangat perjuangan leluhur.
Berita Terkait
Terpopuler
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- 6 Tanda-Tanda Rumah Memiliki Energi Positif Chi yang Membuat Penghuni Tenang
- 5 Sunscreen untuk Flek Hitam Usia 30 Tahun ke Atas Sesuai Review dan Harga
- Media Italia Sebut Jay Idzes Masuk Radar PSG: Transfer Mewah untuk Sassuolo
Pilihan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
Terkini
-
Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot
-
Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral
-
Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan
-
Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan
-
Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan
-
BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan
-
Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel
-
Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak
-
Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi
-
Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali