- Dennis Guido terpilih sebagai TikTok Change Maker 2025 karena mengedukasi publik tentang pangan sehat.
- Ia mendampingi komunitas pedesaan untuk mengembangkan potensi pangan lokal.
- TikTok mendukung kreator lewat fitur donasi, pelatihan, dan sumber daya baru.
Suara.com - Di tengah tantangan pangan Indonesia, mulai dari gizi masyarakat hingga keberlanjutan sumber pangan lokal, edukasi publik menjadi kunci. Informasi tentang pangan sehat sering simpang siur, sementara tantangan ketahanan pangan bukan hanya soal konsumsi, melainkan juga pemberdayaan komunitas agar lebih berdaya dan berkelanjutan.
Salah satu sosok yang bergerak di jalur ini adalah Dennis Guido, kreator dengan akun TikTok @naktekpang. Lulusan teknologi pangan ini dikenal lewat konten sains yang dikemas sederhana dan menghibur. Dennis berbagi pengetahuan seputar teknologi pangan agar masyarakat lebih bijak memilih makanan. Ia kini memiliki lebih dari 2,6 juta pengikut di TikTok.
Tak hanya lewat layar ponsel, Dennis juga terjun langsung ke lapangan. Ia bekerja sama dengan komunitas pedesaan di Indonesia untuk mengembangkan sumber pangan lokal. Upaya ini bukan hanya menjaga ketahanan pangan, tetapi juga membuka peluang ekonomi bagi masyarakat sekitar. “Misi saya sederhana, membuat sains lebih mudah diakses, menciptakan sistem pangan yang lebih adil, dan mempopulerkan inovasi pangan lokal,” ujar Dennis.
Atas kiprah ini, Dennis terpilih sebagai salah satu TikTok Change Makers 2025, program global yang merayakan kreator dengan misi sosial berdampak positif. Tahun lalu, inisiatif ini berhasil menginspirasi ribuan unggahan dengan tagar #TikTokforGood. Tahun ini, dukungan diperluas melalui berbagai pelatihan, sumber daya, serta fitur baru seperti amplifikasi penggalangan dana.
Fitur ini memungkinkan kreator meluncurkan kampanye donasi di TikTok. Pengguna bisa ikut menyebarkan kampanye tersebut dengan menambahkan stiker donasi ke konten atau mencantumkan tautan donasi di profil. Cara ini memperluas jangkauan pesan sekaligus memperkuat rasa kebersamaan komunitas dalam mencapai target donasi.
“Kami sangat bangga dengan para Change Makers 2025 yang terus mendorong percakapan bermakna, baik di TikTok maupun di luar platform. Hal ini menunjukkan bahwa konten dan komunitas yang mereka bangun mampu menggerakkan perubahan nyata,” kata Kim Farrell, Global Head of Creators di TikTok. “Memasuki kolaborasi bersama para Change Makers tahun ini, kami terus berkomitmen membekali kreator dengan beragam alat, sumber daya, dan peluang agar mereka dapat terus menginspirasi perubahan dan membawa dampak positif di seluruh dunia.”
Dengan dukungan ini, langkah Dennis membumikan sains pangan dan mengangkat potensi lokal diharapkan bisa menjangkau audiens lebih luas, sekaligus memberi inspirasi bahwa perubahan bisa dimulai dari konten sederhana.
Berita Terkait
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Empuk untuk Jogging hingga Long Run Sesuai Review Pembeli
- Pemain Timnas Terlibat? 3 Kejanggalan Dugaan Pengaturan Skor Piala AFF 2026
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- 4 Shio yang Diprediksi Nasibnya Makin Baik pada 15 Agustus 2026, Siapa Saja?
Pilihan
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
-
Info Terbaru Gempa NTT: 15 Warga Manggarai Tewas, 280 Bangunan Jadi Puing
-
5 Bandara Rusak Diguncang Gempa NTT, Landasan Pacu Sampai Retak
-
Pesona Masjid Pancasila Kediri: Sederhana di Luar, Bikin Pangling di Dalam
Terkini
-
Sindir Orde Baru, Megawati: Soekarno Ditahan Tanpa Pengadilan karena Pak Harto Ingin Jadi Presiden
-
Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
-
LPDB Koperasi Rayakan Dua Dekade dengan Berbagi, Salurkan Ratusan Paket Bantuan Sosial untuk Lansia
-
Pesan Tegas Shin Tae-yong di Hari Kemerdekaan Indonesia
-
Sunscreen Apa yang Bisa Memudarkan Flek Hitam di Wajah? Ini 9 Rekomendasi Terbaiknya
-
Tips Jaga Tahan Tubuh untuk Cegah ISPA di Musim Kemarau
-
Grammy Pertimbangkan Ubah Kategori Asian Pop Usai BTS Tolak Kirim Karya
-
Prabowo Diapit Jokowi dan Gibran, Tawa Pecah di Istana
-
Tak Ada Beban Biaya, Pedagang Gorengan Hingga Nasi Uduk Bebas Pakai QRIS
-
Melacak Jejak Warisan Meneer Belanda di Balik Budaya Panjat Pinang