Selain itu, DNA salmon juga memiliki efek antioksidan dan antiinflamasi. Artinya, selain memperbaiki tekstur kulit, perawatan ini dapat membantu mengurangi kemerahan, mempercepat penyembuhan bekas jerawat, dan meningkatkan kekenyalan kulit secara keseluruhan.
Secara umum, bisa dikatakan bahwa skin booster lebih fokus pada hidrasi dan kelembapan, sementara DNA salmon lebih menekankan pada regenerasi dan peremajaan kulit.
Skin Booster vs DNA Salmon Bagus Mana?
Menentukan mana yang lebih bagus antara skin booster vs DNA salmon sangat bergantung pada kondisi kulit dan tujuan perawatan Anda. Jika kulit Anda terasa kering, kusam, atau kehilangan kelembapan karena faktor usia atau lingkungan, maka skin booster adalah pilihan yang tepat.
Kandungan asam hialuronatnya mampu memberikan hidrasi instan yang membuat kulit tampak segar hanya dalam beberapa hari setelah perawatan.
Namun, jika Anda memiliki masalah kulit yang lebih kompleks, seperti bekas jerawat, flek, tekstur tidak rata, atau tanda-tanda penuaan dini, maka DNA salmon mungkin memberikan hasil yang lebih signifikan. Kandungan polinukleotida di dalamnya bekerja memperbaiki jaringan kulit dari dalam dan meningkatkan produksi kolagen secara alami.
Hasilnya memang tidak secepat skin booster dalam hal kelembapan, tetapi lebih tahan lama dan berdampak pada kesehatan kulit secara keseluruhan.
Banyak dokter kecantikan bahkan merekomendasikan kombinasi keduanya, terutama bagi Anda yang ingin hasil optimal.
Misalnya, skin booster dilakukan terlebih dahulu untuk melembapkan dan mempersiapkan kulit, lalu dilanjutkan dengan DNA salmon untuk memperbaiki struktur dan memperkuat lapisan dermis. Kombinasi ini dapat memberikan hasil kulit yang lebih kenyal, sehat, dan bercahaya dari waktu ke waktu.
Baca Juga: Toner Apa yang Bagus untuk Mengatasi Flek Hitam? Ini 3 Pilihan Terbaik Mulai Rp8 Ribuan
Selain memilih jenis perawatan, Anda juga perlu memperhatikan faktor lain seperti frekuensi dan pemeliharaan. Umumnya, skin booster dilakukan setiap 3–6 bulan sekali tergantung kebutuhan, sedangkan DNA salmon bisa dilakukan dalam beberapa sesi bertahap untuk hasil yang lebih merata.
Tentu, semua prosedur injeksi harus dilakukan oleh tenaga profesional di klinik kecantikan terpercaya. Konsultasikan kondisi kulit Anda terlebih dahulu agar dokter bisa menentukan dosis, area, dan kombinasi perawatan yang paling sesuai.
Kontributor : Hillary Sekar Pawestri
Berita Terkait
Terpopuler
- Urutan Skincare Wardah Pagi dan Malam untuk Usia 50 Tahun ke Atas
- Ini 4 Smartphone Paling Diburu di Awal Januari 2026
- 5 Sepatu Nike Diskon hingga 40% di Sneakers Dept, Kualitas Bagus Harga Miring
- 5 Tablet dengan SIM Card Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking Anti Ribet
- Beda dengan Inara Rusli, Wardatina Mawa Tolak Lepas Cadar Demi Uang
Pilihan
-
5 HP Infinix RAM 8 GB Paling Murah, Pilihan Terbaik Mulai 1 Jutaan
-
UMP Minim, Biaya Pendidikan Tinggi, Warga Jogja Hanya jadi Penonton Kemeriahan Pariwisata
-
Cek Fakta: Video Rapat DPRD Jabar Bahas Vasektomi Jadi Syarat Bansos, Ini Faktanya
-
Dipecat Manchester United, Begini Statistik Ruben Amorim di Old Trafford
-
Platform Kripto Indodax Jebol, Duit Nasabah Rp600 Juta Hilang Hingga OJK Bertindak
Terkini
-
5 Sepatu Jalan Kaki untuk Usia 40 Tahun dengan Bantalan Empuk yang Nyaman
-
Cara dan Syarat Daftar BPJS Kesehatan untuk Pasien Cuci Darah
-
5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
-
7 Lip Balm untuk Merawat Bibir Pecah-pecah, Ada Kandungan SPF
-
The Westin Surabaya Rilis Perayaan Imlek Termewah: Intip 8 Hidangan Emas Menyambut Tahun Kuda Api
-
3 Waktu Terbaik Menggunakan Air Mawar agar Wajah Tetap Segar, Intip Rekomendasi Produknya
-
5 Sunscreen yang Tidak Perih di Mata saat Terkena Air Wudhu, Aman buat Re-apply
-
5 Kandungan Skincare Wajib untuk Wanita Usia 40 Tahun selain Retinol
-
7 Sepatu Walking Murah untuk Kaki Lebar: Ada Pilihan Dokter Tirta, Harga Terbaik 2026
-
5 Kulkas 2 Pintu yang Awet dan Hemat Listrik, Harga Mulai Rp2 Jutaan