Dalam percakapan dengan Deddy Mulyadi, Yai Mim bercerita bahwa ia mengajar sejak lama, mulai di tingkat S1 hingga pascasarjana, dengan status sebagai dosen ASN.
Menariknya, Yai Mim mengaku sudah lama mengagumi sosok Dedi Mulyadi. Ia bahkan menyebut bukan hanya dirinya, melainkan juga keluarganya yang mengikuti kiprah Dedi melalui konten-konten di sosial medianya. Kekaguman itu membuat pertemuan mereka terkesan hangat, penuh gurauan, dan banyak membahas hal-hal ringan.
Meski demikian, hubungan keduanya bukan dalam konteks politik praktis, melainkan lebih pada saling menghormati antara ulama dan tokoh masyarakat. Yai Mim memandang Dedi sebagai figur yang merakyat, sementara Deddy sendiri menaruh respek pada Yai Mim sebagai seorang pendidik dan kiai.
Fenomena ini menunjukkan betapa cepatnya isu sederhana bisa berubah menjadi viral, apalagi jika melibatkan figur publik seperti kiai atau tokoh politik. Dalam kasus ini, Yai Mim merasa dirugikan karena citranya diputarbalikkan. Sahara, di sisi lain, juga merasa sebagai pihak yang disudutkan.
Adapun hubungan antara Yai Mim dan Dedi Mulyadi sebenarnya sederhana. Keduanya saling menghormati sebagai sesama tokoh publik, tanpa ada kaitan politik yang rumit. Perseteruan Yai Mim dengan Sahara di Malang hanyalah masalah lingkungan yang kebetulan viral, sehingga ikut menyeret nama-nama besar lain.
Turunnya Gubernur Jawa Barat dalam memberikan klarifikasi ini menjadi bagian untuk menegaskan bahwa isu ini bukan masalah politik, melainkan murni persoalan pribadi yang sebaiknya tidak dibesar-besarkan.
Kontributor : Mutaya Saroh
Berita Terkait
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Proyek PSEL Makassar: Investor Akan Gugat Pemkot Makassar Rp2,4 Triliun
- 5 Rekomendasi Tablet Murah dengan Keyboard Bawaan, Jadi Lebih Praktis
- Sepeda Lipat Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Rekomendasi Terbaik untuk Gowes
Pilihan
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
-
Iran Tuduh AS-Israel Langgar Kesepakatan, Gencatan Senjata Terancam Batal
-
Jambret Bersenjata di Halmahera Semarang: Residivis Kambuhan yang Tak Pernah Belajar
Terkini
-
Industri Mobil Listrik VKTR Punya Siapa? Bikin Pabrik Baru di Magelang
-
7 Sepatu Running Lokal Model Stylish Bisa Buat Nongkrong, Harga Mulai Rp100 Ribuan
-
Dicelup Saus Lumer, Alasan Ayam Goreng Krispi Ini Jadi Street Food Favorit
-
Selat Malaka Ada di Mana? 'Jantung' Ekonomi Dunia Tak Kalah Penting Dibanding Selat Hormuz
-
3 Zodiak yang Hidupnya Akan Lebih Mudah Setelah 9 April 2026
-
3 Rekomendasi Sandal Recovery Ortuseight, Nyaman Dipakai usai Olahraga dan Aktivitas Seharian
-
5 Zodiak Paling Hoki pada 10 April 2026, Keuangan dan Karier Lancar Jaya
-
Terpopuler: Gaji Kepala Samsat yang Dicopot Dedi Mulyadi hingga Shio Paling Hoki
-
5 Parfum Wanita Paling Enak Wanginya, Aroma Antimainstream
-
5 Shio Paling Hoki pada 10 April 2026, Bakal Mandi Cuan dan Kebahagiaan