- PT Sepatu Bata (Tbk) memutuskan untuk berhenti memproduksi alas kaki
- Kerugian yang terus menerus membuat perusahaan sepatu ini membuat keputusan berat
- Selama ini Bata disangka merupakan produk lokal asli, tapi ternyata bukan.
Kerugian pada Tahun 2024: Kerugian bersih pada tahun penuh 2024 mencapai sekitar Rp 148,0 Miliar.
Bengkak 293% di Semester I 2024: Kerugian bersih pada Semester I 2024 sempat membengkak hingga Rp 127,3 Miliar, melonjak hampir 300% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Penjualan Anjlok: Selain kerugian dari sisi bottom line, perusahaan juga menghadapi penurunan signifikan dalam penjualan neto.
Kerugian ini disebabkan oleh kombinasi faktor. Pabrik di Purwakarta dianggap memiliki kapasitas produksi yang jauh melebihi kebutuhan yang bisa diserap secara berkelanjutan. Juga karena perubahan perilaku konsumen yang beralih ke e-commerce dan persaingan ketat dengan produk impor menjadi tantangan besar.
Dengan ditutupnya operasional produksi, Sepatu Bata tidak lagi membuat sepatu sendiri. Perusahaan kini akan beralih fokus menjadi perusahaan ritel murni, yang berarti mereka akan mendapatkan pasokan alas kaki dari pihak ketiga (pemasok lokal maupun internasional) untuk dijual di seluruh gerai mereka.
Langkah ini dianggap sebagai upaya efisiensi terakhir agar merek Bata bisa bertahan di tengah badai industri alas kaki nasional.
Berita Terkait
-
Rival Timnas Indonesia di Kualifikasi Piala Dunia 2026 Sukses Tahan Imbang Republik Ceko
-
7 Bahan Bangunan Tahan Api untuk Rumah di Jakarta yang Rawan Bencana Kebakaran
-
Material Tembok Pagar Rumah agar Kokoh Sulit Dijarah: Mending Batako, Hebel, atau Bata Merah?
-
Marco Bezzecchi Akui Kehebatan Marc Marquez: Dia Cepat di Lintasan Manapun
-
Double Podium di GP Ceko 2025, Pedro Acosta dan KTM Dapat Angin Segar
Terpopuler
- 7 HP Midrange Serasa Flagship 2026: Spesifikasi Premium dan Performa Juara
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 4 Sepatu Nike Tanpa Tali Serbaguna: Nyaman untuk Olahraga, Praktis buat Jalan Santai
- Danantara Sumberdaya Indonesia Batal Beroperasi Penuh, Pemerintah Mundurkan Skema Ekspor SDA di 2027
- Gugurkan Klaim Santriwati 'Hamil Tanpa Hubungan Badan', Polisi Tangkap Kiai di Pekalongan
Pilihan
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
-
Live 'Pocong Jadi-Jadian' Hebohkan Warga Sragen, 3 Pelajar Diamankan Polisi
-
Bos Nvidia Serobot Antrean Jagung Bakar dengan Traktir Semua Pembeli, Egois atau Dermawan?
Terkini
-
Dari Ladang ke Kulit: Menyusuri Kekuatan Sunflower Oil Organik dalam Body Care Magic of Nature
-
Gilang Widya Pramana dan Shandy Purnamasari Tebar Kurban 17 Sapi, Satu Berbobot 1.280 Kg
-
Debu di Sudut Rumah hingga Kasur Bisa Picu Alergi, Kebiasaan Bersih Harian Makin Penting
-
4 Shio yang Beruntung Mulai 29 Mei 2026, Hidup Terasa Lebih Mudah
-
Pakai Apa untuk Memperbaiki Skin Barrier? Ini 5 Kandungan Skincare yang Cocok
-
Tukar Poin Jadi Hewan Kurban, Begini Cara Mudah Berbagi di Iduladha
-
12 Urutan Zodiak yang Paling Pelit dan Tak Suka Berbagi
-
Bisakah Isu Krisis Iklim Dibuat Lebih Dekat dengan Anak Muda? Komunitas Ini Ungkap Strateginya
-
5 Moisturizer Mengandung SPF untuk Pagi Hari, Melembapkan dan Mencerahkan Kulit
-
Long Weekend Bingung Menginap di Mana? Ini 3 Tipe Hotel yang Bisa Disesuaikan dengan Mood Liburanmu