Suara.com - Musikus legendaris Ari Lasso baru-baru ini viral di media sosial. Publik menilai Ari Lasso red flag setelah kedapatan membentak pacarnya, Dearly Djoshua dalam siaran langsung.
Dalam video yang beredar luas, netizen menganggap alasan Ari membentak Dearly pun sangat sepele. Ari yang selama ini bercitra kebapakan kedapatan berkata dengan nada tinggi kepada Dearly.
Momen tersebut terekam saat keduanya tengah bersantai di pagi hari sambil menikmati minuman buah. Ari terekam beberapa kali melontarkan ucapan dengan nada tinggi kepada Dearly.
Dua momen paling tajam yang menjadi sorotan netizen adalah ketika Dearly dengan lembut memintanya untuk segera menghabiskan minuman, Ari Lasso justru merespons dengan nada ketus dan agak tinggi.
Tak berhenti di situ, momen kedua terjadi saat Dearly mencoba ikut bernyanyi mengikuti musik yang sedang diputar. Alih-alih mengapresiasi, Ari Lasso justru melontarkan kalimat yang dianggap merendahkan.
“Kamu tuh nggak ngerti musik,” ujarnya.
Video yang dibagikan di akun Instagram pribadi Dearly pun viral. Pelantun lagu Mengejar Matahari itu sontak dianggap sebagai cowok red flag.
Buat Anda yang sedang atau akan menjalin hubungan, waspadai ciri-ciri cowok red flag berikut ini seperti dikutip dari media seputar kesehatan mental Amerika Serikat, Verywell Mind.
1. Perilaku yang Menunjukkan Kekerasan
Baca Juga: Manfaat Jus Bit Buatan Dearly Joshua Buat Ari Lasso, Padahal Ampuh Cegah Tekanan Darah Tinggi
Seseorang yang menunjukkan kekerasan terhadap Anda baik itu orang yang dicintai maupun orang asing merupakan tanda bahaya serius.
Kekerasan menunjukkan bahwa mereka belum memiliki cara yang sehat untuk menyalurkan emosi. Dalam beberapa kasus, hal ini juga bisa menandakan kurangnya empati terhadap orang lain.
2. Tujuan Hubungan yang Tidak Sejalan
Tujuan yang tidak sejalan adalah tanda bahwa hubungan harus segera diakhiri. Meskipun hal ini tidak sepenuhnya sebagai tanda bahaya namun berpotensi menimbulkan konflik jangka panjang.
Hal-hal fundamental seperti pilihan tempat tinggal, keinginan memiliki anak, atau cara mengatur keuangan bisa menjadi sumber konflik besar.
3. Kecemburuan dan Ketidakpercayaan yang Terus-Menerus
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
Terkini
-
Apa itu Objektifikasi Perempuan? Berkaca pada Kasus Pelecehan Seksual 16 Mahasiswa FH UI
-
Apa Beda Whistleblower dan Justice Collaborator di Kasus Pelecehan FH UI?
-
Kreatif Saja Tak Cukup, UMK Kuliner Perlu Bimtek untuk Tembus Pasar Lebih Luas
-
16 Nama Mahasiswa FH UI Pelaku Pelecehan Seksual ke 27 Orang
-
5 Urutan Skincare Pagi dengan Day Cream dan Moisturizer yang Benar
-
Tren Baru Gaya Hidup: Kipas Portable dengan Kamera, Hadapi Cuaca Panas Sambil Abadikan Momen
-
Kronologi Lengkap 16 Mahasiswa FH UI Lakukan Pelecehan Seksual ke 27 Korban
-
Apa itu Helicopter Parenting? Dikaitkan dengan 16 Mahasiswa FH UI Pelaku Pelecehan Seksual
-
6 Rekomendasi Sabun Mandi Aroma Buah yang Segar Dipakai Pagi-Pagi
-
5 Sepatu Lari Lokal Terbaik untuk Long Run, Tak Kalah Keren dari Nike