Tanda red flag lain yang sering tidak disadari adalah kecemburuan dan ketidakpercayaan yang berlangsung terus-menerus. Meski pada awalnya terlihat seperti sangat perhatian, tetapi sebenarnya ada masalah kontrol di balik semua perhatian itu.
Nantinya, setelah hubungan berjalan lebih lama, baru terlihat bahwa perhatian berlebihan dan kebaikan yang tampak tulus itu sebenarnya berasal dari rasa tidak aman yang mendalam.
4. Memiliki Riwayat Perselingkuhan/ Perceraian
Meskipun pasanganmu tampak sudah berubah, kamu tetap perlu bertanya pada diri sendiri apakah Kamu benar-benar nyaman melanjutkan hubungan dengan seseorang yang punya riwayat selingkuh/ bercerai.
Sebagian orang mungkin bisa menerima hal ini, tapi jika kamu tidak bisa, sadari bahwa hal tersebut akan memengaruhi kemampuanmu untuk mempercayai pasangan sepenuhnya.
5. Sifat Mengontrol
Pasangan yang bersikap mengontrol dalam bentuk apa pun kemungkinan besar memiliki masalah pribadi yang belum terselesaikan.
Pertimbangkan kembali hubunganmu jika pasangan mencoba mengatur siapa yang boleh kamu temui, dengan siapa kamu bicara, ke mana kamu pergi, bagaimana kamu membelanjakan uang, apa yang kamu lakukan di dunia maya, bagaimana penampilanmu, apa yang kamu makan, atau bahkan pakaian yang kamu kenakan.
6. Tidak Punya Teman
Baca Juga: Manfaat Jus Bit Buatan Dearly Joshua Buat Ari Lasso, Padahal Ampuh Cegah Tekanan Darah Tinggi
Jika pasanganmu kesulitan menjalin dan mempertahankan pertemanan, itu bisa menjadi tanda bahwa kamu juga akan kesulitan terhubung secara emosional dengan mereka.
Coba pahami alasannya. Jika kamu menemukan bahwa mereka cenderung menyalahkan orang lain, tidak mau introspeksi, atau tidak punya motivasi untuk memperbaiki diri, kemungkinan besar kamu akan diperlakukan sama.
7. Kurangnya Keintiman Emosional
Salah satu bagian terbaik dari hubungan romantis adalah bisa terhubung secara mendalam dan tulus dengan seseorang.
Bagi sebagian orang, keintiman emosional memang sulit, tetapi itu tetap harus menjadi tujuan. Jika pasanganmu sama sekali tidak tertarik untuk membuka diri atau membangun kedekatan emosional, itu adalah tanda hubungan kalian tidak akan bertahan lama.
8. Gaslighting
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
Terkini
-
3 Jenis Kanker yang Paling Banyak Menyerang Anak Muda di Singapura
-
Lirik Lagu Erika oleh OSD HMT ITB yang Berisi Pelecehan Seksual
-
7 Rekomendasi Parfum Heaven Scent Best Seller, Wangi Mewah Tak Harus Mahal!
-
Penemuan Fosil Kupu-Kupu Berusia 34 Juta Tahun di Prancis, Kondisi Masih Utuh
-
5 Sepeda Lipat Ukuran 20 yang Nyaman dan Praktis, Mulai Rp800 Ribuan
-
Kontroversi Dikidoy, Akun yang Live TikTok Sidang Pelecehan Seksual Mahasiswa FH UI
-
Apa itu Objektifikasi Perempuan? Berkaca pada Kasus Pelecehan Seksual 16 Mahasiswa FH UI
-
Apa Beda Whistleblower dan Justice Collaborator di Kasus Pelecehan FH UI?
-
Kreatif Saja Tak Cukup, UMK Kuliner Perlu Bimtek untuk Tembus Pasar Lebih Luas
-
16 Nama Mahasiswa FH UI Pelaku Pelecehan Seksual ke 27 Orang