Dengan humor absurd dan atmosfer suram, novel ini menjadi refleksi spiritual tentang kehancuran, kebohongan sosial, dan harapan manusia.
5. Herscht 07769 (2021)
Harga: sekitar Rp400.000
Tersedia di: Amazon dan Blackwell’s UK
Karya terbaru Krasznahorkai ini baru diterjemahkan ke bahasa Inggris pada 2024 dan disebut sebagai “novel Jerman kontemporer yang agung.” Ceritanya berpusat pada Florian Herscht, pria dari wilayah Thuringia, Jerman Timur, yang menulis serangkaian surat panjang kepada mantan kanselir Angela Merkel. Ia mengisahkan keresahan sosial, kemiskinan, dan kemarahan di masyarakat pasca-reunifikasi.
Novel ini memiliki satu titik penuh sepanjang 400 halaman, menegaskan gaya khas Krasznahorkai yang menolak konvensi naratif. Dengan latar tempat kelahiran Johann Sebastian Bach, buku ini menjalin tema musik, sejarah, dan kehancuran sosial dengan keindahan prosa yang memukau.
Tentang Sang Penulis
Laszlo Krasznahorkai lahir di Gyula, Hungaria, pada 1954. Ia menempuh studi sastra di Universitas Budapest dan mulai dikenal luas setelah menerbitkan Satantango pada usia 31 tahun.
Ia kemudian menetap di Berlin, sempat tinggal di rumah penyair legendaris Allen Ginsberg di New York, dan banyak terinspirasi oleh perjalanan ke Asia Timur, terutama Tiongkok dan Mongolia.
Penulis ini dikenal dengan filosofi menulisnya yang unik. “Hidup saya adalah koreksi yang abadi,” ujarnya dalam wawancara dengan Radio Swedia. Baginya, setiap buku adalah bentuk refleksi atas kepahitan hidup, dan sastra merupakan tempat terakhir untuk mencari makna.
Sebagai penerus tradisi sastra Eropa Tengah yang diwarisi dari Kafka dan Thomas Bernhard, Krasznahorkai telah membangun warisan sastra yang tak tergantikan. Novel-novelnya memang tidak mudah dicerna, tetapi di situlah letak keindahannya. Ada kalimat panjang yang mengalir tanpa titik membawa pembaca pada perenungan spiritual yang dalam.
Baca Juga: Les Temptes de la Vie: Ketika Musik, Paris, dan Badai Hidup Menyatu
Dengan kemenangan Nobel Sastra 2025, karya-karyanya kini semakin mudah diakses oleh pembaca di seluruh dunia.
Demikian itu rekomendasi novel karya Laszlo Krasnahorkai, peraih nobel sastra 2025. Bagi Anda yang ingin menyelami absurditas, keputusasaan, dan keindahan dalam kehancuran, novel-novel Laszlo Krasznahorkai adalah tempat yang sempurna untuk memulai.
Kontributor : Mutaya Saroh
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- 6 Shio yang Menarik Keberuntungan 14 Juli 2026, Banyak Teka-teki Akhirnya Terjawab
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Potensi Menang Praperadilan: Siasat Redam Konflik Polri-Kejagung
Pilihan
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
Terkini
-
Comeback Gila Argentina! Lautaro Martinez Hancurkan Mimpi Inggris
-
Kylian Mbappe Blak-blakan: Taktik Deschamps Bikin Prancis Gagal ke Final Piala Dunia
-
Panas! Teror Suara Suporter Argentina Tenggelamkan Lagu Kebangsaan Inggris
-
Tekel Brutal Enzo Fernandez Lolos Kartu Merah, Wasit Ismail Elfath Dikecam
-
Kapan Zinedine Zidane Diumumkan sebagai Pelatih Baru Prancis?
-
Bawa Spanyol ke Final Piala Dunia 2026, Rumah Lamine Yamal Nyaris Dibobol Rampok
-
Prancis Tersingkir di Semifinal Piala Dunia 2026, Michael Olise Dihujani Kritik Pedas
-
Messi Anak Emas FIFA! Petisi Coret Argentina dari Piala Dunia Tembus 10 Juta Tanda Tangan
-
Susunan Pemain Argentina vs Inggris: Tuchel dan Scaloni Bikin Kejutan di Starting XI
-
The Beatles Warnai Rivalitas Argentina vs Inggris: Dominasi Tangga Lagu hingga Skandal Band Palsu