- Flek hitam sering kali tak kunjung hilang karena kesalahan dalam rutinitas skincare.
- Ketidaksabaran dan kurangnya konsistensi dalam penggunaan produk juga menjadi penghambat.
- Penting juga untuk memahami jenis flek hitam dan tidak melakukan eksfoliasi berlebihan.
Suara.com - Flek hitam, atau hiperpigmentasi, adalah masalah kulit yang umum dan sering kali membuat frustrasi karena sulit dihilangkan.
Banyak orang telah mencoba berbagai produk perawatan kulit, dari yang murah sampai mahal namun flek hitam tak kunjung memudar.
Sering kali, penyebabnya bukan karena produk yang tidak efektif, melainkan karena kesalahan dalam rutinitas perawatan kulit itu sendiri.
Berikut adalah beberapa kesalahan umum atau kebiasaan dalam penggunaan skincare yang bisa membuat flek hitam tetap membandel di wajah Anda.
1. Mengabaikan Penggunaan Tabir Surya (Sunscreen)
Ini adalah kesalahan paling fundamental namun paling sering diabaikan.
Paparan sinar ultraviolet (UV) dari matahari adalah pemicu utama produksi melanin berlebihan, yang menyebabkan flek hitam muncul dan menjadi lebih gelap.
Tanpa perlindungan tabir surya, bahkan produk pencerah kulit termahal pun tidak akan efektif.
Sinar UV dapat menembus jendela, jadi penting untuk menggunakan tabir surya setiap hari, bahkan saat di dalam ruangan atau cuaca mendung.
Baca Juga: 4 Tone Up Sunscreen Korea yang Bikin Wajah Glowing Natural Tanpa Makeup
Pilihlah tabir surya dengan SPF minimal 30 dan PA+++, serta aplikasikan ulang setiap beberapa jam jika Anda banyak beraktivitas di luar ruangan.
2. Terlalu Agresif dalam Perawatan Kulit
Demi mendapatkan hasil instan, banyak yang melakukan eksfoliasi berlebihan atau menggunakan terlalu banyak bahan aktif secara bersamaan.
Menggosok wajah terlalu keras saat mencuci muka atau menggunakan scrub fisik yang kasar dapat menyebabkan iritasi dan peradangan kulit.
Peradangan ini justru merangsang produksi melanin, memperburuk flek hitam dan bahkan membuatnya menyebar.
Selain itu, menggabungkan banyak bahan aktif pencerah seperti Vitamin C, Retinol, dan AHA/BHA dalam satu rutinitas atau lapisan yang berdekatan dapat memicu iritasi.
Berita Terkait
Terpopuler
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Gugurkan Klaim Santriwati 'Hamil Tanpa Hubungan Badan', Polisi Tangkap Kiai di Pekalongan
- Persija Sudah Temukan Pengganti Mauricio Souza, Target Juara Super League Musim Depan
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
Pilihan
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
-
Live 'Pocong Jadi-Jadian' Hebohkan Warga Sragen, 3 Pelajar Diamankan Polisi
Terkini
-
Ulang Tahun ke-85, Mien R. Uno Luncurkan Buku Cermin Diri: Berisi Pesan untuk Generasi Muda
-
Belajar Bahasa Inggris Bukan Sekadar Hafal Kosa Kata, Ini Tantangan yang Harus Disadari Orang Tua
-
Jangan Asal Pakai Skincare, Kulit Berjerawat Butuh Formula yang Tetap Jaga Lapisan Pelindung Kulit
-
4 Sunscreen Paling Murah untuk Mencerahkan Wajah dan Hempaskan Flek Hitam
-
31 Mei dan 1 Juni 2026 Libur Apa? Ini Bedanya agar Tak Salah Momen
-
Terpopuler: Sepatu Tanpa Tali dari New Balance hingga Adidas Buat Jalan Kaki Anti Pegal
-
Apa Makna Hari Raya Waisak bagi Umat Buddha?
-
5 Matras Yoga Anti Slip yang Nyaman Dipakai Olahraga, Banyak Dipuji Tidak Gampang Geser
-
Jadwal dan Susunan Upacara Hari Lahir Pancasila 1 Juni 2026 di Jakarta, Ini Dresscode-nya
-
Kenapa Pancasila Lahir pada Tanggal 1 Juni 1945? Ini Sejarah Perjuangannya