Ilustrasi Bumi, Alam, sedekah bumi. (Pexels/John Renzo Aledia)
Baca 10 detik
- Sedekah Bumi wujud tradisi syukur pada alam yang menghidupkan ekonomi lokal dan pariwisata berkelanjutan.
- Kegiatan ini adalah bentuk nyata harmoni antara modernitas dan kearifan lokal.
“Ini menjadi momentum penting untuk memperlihatkan potensi pertanian lokal yang bisa berjalan beriringan dengan sektor pariwisata,” tambah Deni Hidayat, perwakilan petani setempat.
5. Sedekah Bumi, Cermin Kehidupan yang Seimbang
Lebih dari sekadar tradisi tahunan, Sedekah Bumi di Tanjung Lesung adalah pengingat akan filosofi hidup sederhana: ketika manusia menjaga alam, alam pun akan menjaga manusia. Tradisi ini bukan hanya tentang panen hasil bumi, melainkan panen kebersamaan dan harapan.
Di tengah pesatnya pembangunan, langkah kecil seperti ini menjadi contoh nyata bahwa kemajuan dan kearifan lokal dapat berjalan beriringan tanpa saling meniadakan.
Komentar
Berita Terkait
-
Melestarikan Tradisi Lewat Pastry: Cara Baru Bumi Aki Signature Rayakan Indonesia
-
Apa Itu Boyfriend Day? Asal Usul Hari Besar yang Dirayakan 3 Oktober
-
Festival Literasi Aceh Targetkan 15.000 Siswa Jadi Storyteller Kearifan Lokal
-
Erau Kutai: Saat Naga Jadi Rebutan di Sungai Mahakam, Ini Maknanya!
-
Barak Karinding: Dari Balaraja, Musik Bambu Menggema ke Panggung Internasional
Terpopuler
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
Pilihan
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
Terkini
-
Perang di Selat Hormuz Makin Menggila, Ledakan Beruntun Guncang Kota Besar Iran
-
Polemik Berkas Korupsi PLTU Batubara, Langkah Polri Dinilai Lawful dan Rasional
-
Nobar Piala Dunia TNI AD di 25 Ribu Titik Sedot 1,1 Juta Penonton, Roda Ekonomi Tembus Rp5 Triliun
-
Dimulai dari Reservasi, Hotel di Gading Serpong Ini Andalkan Pengalaman Serba Digital
-
Kronologi Dugaan Guru SD Hukum Murid Pakai Mistar di Lubuklinggau, Polisi Periksa TKP
-
Daftar Brand yang Paling Sering Masuk Keranjang Belanja Warga Indonesia
-
Kenapa Harga Pemain EA FC 26 Naik-Turun Setiap Pekan? Ini Polanya
-
Flu Singapura Merebak di Sumsel, Mengapa Palembang Jadi Daerah dengan Kasus Terbanyak?
-
Statistik Apik Youri Tielemans, Pengganti Casemiro yang Lebih Efisien untuk MU
-
Purbaya Jamin Kopdes Merah Putih Pasti Untung, Asal Tak Dikorupsi