- Telur putih dan coklat punya asal-usul berbeda tergantung ras ayam penghasilnya.
- Harga telur coklat yang lebih mahal sering membuat orang mengira gizinya lebih tinggi.
- Benarkah ada perbedaan nutrisi antara keduanya? Simak penjelasan lengkapnya di artikel berikut.
Suara.com - Telur tersedia dalam berbagai warna, tetapi telur putih dan telur coklat adalah yang paling umum ditemukan di toko.
Lantas, apakah ada perbedaan dari segi nutrisi antara telur cangkang putih dan cangkang coklat?
Melansir Health, warna cangkang telur ditentukan oleh ras ayam penghasilnya. Di mana telur putih biasanya dihasilkan oleh ayam dengan bulu dan daun telinga putih.
Sementara ayam berbulu coklat dan cuping telinga merah cenderung menghasilkan telur berwarna coklat. Faktor genetik inilah yang menjadi penyebab utama perbedaan warna cangkang.
Namun, karena telur coklat sering dijual dengan harga lebih mahal, banyak orang mengira kandungan nutrisinya lebih unggul. Apakah benar seperti itu?
Jadi, sebelum memutuskan mana yang lebih sehat, penting untuk memahami apa saja faktor yang benar-benar memengaruhi kualitas dan gizi telur. Mari simak penjelasan ilmiahnya agar tidak salah kaprah lagi.
Telur Cangkang Putih vs Coklat, Mana yang Lebih Sehat dan Bergizi?
Faktanya, warna kulit ayam atau telur tak mengubah kandungan nutrisinya, menurut lembaga American Egg Board dilansir dari Health. Keduanya diketahui memiliki kandungan nutrisi yang sangat mirip.
Apa pun warna cangkangnya, telur berukuran besar biasanya mengandung sekitar 70 kalori, 6 gram protein, dan nutrisi seperti vitamin B12, kolin, dan selenium.
Perbedaan rasa juga minimal. Beberapa orang menganggap telur cokelat terasa "lebih kaya", tapi itu sebenarnya tidak benar.
Baca Juga: 7 Cara Jitu Memilih Telur yang Bagus dan Segar, Tak Cukup Hanya Dilihat dari Luar
Rasa telur biasanya lebih berkaitan dengan cara ayam tersebut dibesarkan serta makanan yang diberikan, bukan warna cangkangnya.
Ayam yang digembalakan di padang rumput sering kali menghasilkan telur dengan kuning telur yang lebih cerah dan rasa yang sedikit berbeda karena pola makannya yang lebih bervariasi.
Soal harga, telur cokelat seringkali lebih mahal karena ras ayam yang bertelur cokelat biasanya lebih membutuhkan lebih banyak pakan, sehingga biaya produksinya meningkat.
Cara Memilih Telur yang Lebih Sehat
Meskipun warna cangkang tidak memengaruhi kandungan nutrisi telur, faktor lain dapat memengaruhinya.
Berikut beberapa hal yang perlu dipertimbangkan untuk memilih telur yang lebih lezat dan bergizi:
1. Pola Makan Ayam
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 HP Terbaik di Bawah Rp1,5 Juta, Performa Awet untuk Jangka Panjang
- Langkah Progresif NTT: Program Baru Berhasil Hentikan Perdagangan Daging Anjing di Kupang
- Promo THR Alfamart Maret 2026: Sirup Marjan dan Biskuit Lebaran Diskon Gila-gilaan, Mulai 6 Ribuan
- 5 Mobil Bekas untuk Jangka Panjang: Awet, Irit, Pajak Ringan, dan Ramah Kantong
- Promo Kue Kaleng Lebaran Indomaret Alfamart Terbaru, Harga Serba Rp15 Ribuan
Pilihan
-
Dua Kali Blunder Kiper Tottenham Antonin Kinsky Bikin Igo Tudor Kehabisan Kata-kata
-
Teror di Rumah Wali Kota New York Zohran Mamdani: Dua Remaja Lempar Bom Rakitan
-
Trump Bilang Perang Segera Selesai, Iran: Ngaku Saja, Amunisi Kalian Sudah Mau Habis
-
Selain Bupati, KPK Juga Gelandang Wabup Rejang Lebong ke Jakarta Usai OTT
-
Patuhi Perintah Trump, Australia Kasih Suaka ke 5 Pemain Timnas Putri Iran
Terkini
-
Gaya Baru Mengelola Uang: Investasi Jangka Panjang Kian Diminati
-
5 Cara Menulis Ucapan Terima Kasih di Kartu Lebaran agar Terlihat Tulus
-
Rekayasa One Way dan Jalur Alternatif Mudik Jogja, Ini Jadwal Operasional Tol Purwomartani-Prambanan
-
Doa Naik Kendaraan untuk Mudik: Lengkap untuk Perjalanan Darat, Laut, dan Udara
-
8 Ide Prompt Kartu Ucapan Idul Fitri 2026, Estetik dan Mudah Dibuat dengan AI
-
7 Ide Hampers Lebaran Estetik di Bawah 200 Ribu, Simpel Tapi Mewah
-
Niat Zakat Fitrah untuk Adik Perempuan, Lengkap Arab, Latin, dan Artinya
-
7 Cara Mengatasi Bibir Pecah-Pecah dan Kulit Kusam saat Puasa Tanpa Membatalkan Puasa
-
7 Buah Terbaik untuk Sahur, Praktis dan Tetap Bertenaga di Penghujung Ramadan
-
6 Cara agar Tidak Cepat Haus Saat Puasa bagi Pekerja Lapangan