- Igede Dharma Susila menjadi kapten tim Indonesia di acara Netflix Physical: Asia.
- Profil pemilik nama panggung Igedz Executioner ini pun ikut disorot.
- Igedz merupakan seorang atlet binaragawan Indonesia yang sudah menorehkan banyak prestasi.
Acara ini merupakan evolusi dari reality show Korea Physical: 100, yang kini berformat kompetisi antarnegara dengan nuansa Olimpiade fisik.
Sebagai kapten, Igede Dharma Susila tidak hanya mewakili kekuatan fisik Indonesia, tetapi juga semangat juang bangsa di panggung global.
Karir Igede Dharma Susila di dunia binaraga dimulai sejak awal 2010-an. Ia pertama kali menarik perhatian pada kompetisi nasional.
Puncaknya, ia memenangkan gelar Juara 1 Mr. Indonesia 2018 di kelas 85 kg ke atas. Kejuaraan ini menjadi tonggak sejarah baginya, menjadikannya salah satu binaragawan terbaik di Indonesia.
Sejak itu, Igedz terus berpartisipasi dalam berbagai kompetisi, termasuk Kejuaraan Body Contest Indonesia, di mana ia dikenal dengan pose-pose ikonik dan kekuatan fisiknya yang luar biasa.
Selain prestasi kompetitif, Igedz juga dikenal sebagai motivator. Dalam sebuah video dokumenter, ia berbagi perjalanan sebagai atlet heavy weight, dari latihan intensif hingga tantangan mental dalam menjaga disiplin.
Sosoknya pernah menjadi bagian dari komunitas binaraga di Palembang dan kini menjadi panutan bagi banyak pemuda Indonesia yang ingin menekuni olahraga ini.
Pencapaiannya tidak hanya terbatas pada medali, tapi juga dalam mempromosikan gaya hidup sehat melalui seminar, workshop, dan konten online.
Igedz sering menekankan pentingnya nutrisi, latihan konsisten, dan mental kuat, yang membuatnya dihormati di kalangan atlet.
Baca Juga: Physical: Asia yang Tayang di Netflix Acara Apa? Performa Tim Indonesia Tuai Sorotan
Peran sebagai Kapten Tim Indonesia di Physical: Asia
Puncak karir Igedz saat ini adalah partisipasinya di Physical: Asia. Acara Netflix ini melibatkan 48 atlet dari delapan negara: Korea Selatan, Jepang, Thailand, Mongolia, Turki, Indonesia, Australia, dan Filipina.
Kompetisi ini berformat tim, dengan masing-masing negara diwakili oleh enam atlet di bawah bendera nasional. Igedz ditunjuk sebagai kapten tim Indonesia, sebuah kehormatan yang membuatnya bangga.
Tim Indonesia terdiri dari atlet berprestasi seperti Jeremiah Lakhwani (atlet kebugaran), Glenn Victor Sutanto (perenang), Marcus Gideon (pemain badminton nasional), Fina Phillipe (figur publik dan atlet), dan Maria Selena (mantan ratu kecantikan dengan latar belakang olahraga).
Dalam konferensi pers virtual, Igedz menyatakan bahwa ia awalnya hanya penggemar Physical: 100 dan bermimpi ikut serta. Ketika kesempatan datang, ia merasa luar biasa bisa membawa nama Indonesia.
Pengalaman syuting di Korea Selatan menjadi tak terlupakan. Bagaimana tidak, arena pertandingannya sangat megah karena menggunakan 1.200 ton pasir dan 40 ton baja, terinspirasi dari arsitektur istana Gyeongbok.
Kompetisi ini menguji tidak hanya kekuatan otot, tapi juga daya tahan, strategi, dan kerja sama tim.
Partisipasi Igedz menuai berbagai respons di media sosial. Beberapa netizen memuji lineup tim Indonesia.
Sementara yang lain mengkritik karena dianggap kurang fokus pada atlet bela diri dibanding negara lain seperti Australia yang dipimpin mantan juara UFC, Robert Whittaker, atau Filipina yang dipimpin petinju Manny Pacquiao.
Namun, Igede Dharma Susila menekankan bahwa ini adalah kesempatan untuk menunjukkan potensi Indonesia. Igedz berharap acara Physical: Asia mampu membuka jalan bagi lebih banyak atlet Tanah Air di panggung internasional.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Kaki Masih Pegal Setelah Lari? Ini 5 Sepatu Recovery Run Lokal dengan Review Terbaik
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Bisakah Ganti Steak Sapi dengan Salmon Bantu Kurangi Emisi?
-
Risiko Kesehatan Terbesar bagi Penggemar Piala Dunia 2026 Menurut Ahli
-
12 Link Twibbon Tahun Baru Islam 2026 Gratis, Mudah Diunduh dan Dibagikan
-
Doa Minum Susu 1 Muharram 1448 H dan Kapan Waktu Terbaik Meminumnya?
-
5 Weton yang Dipercaya Jadi Incaran Sengkolo pada Malam 1 Suro, Waspada Akan Sial
-
5 Bedak Tabur Non Comedogenic BPOM Terbaik sesuai Review dan Harga
-
Robi Syianturi Sabet Juara 1 Jakim 2026 Meski Sempat Berhenti saat Race untuk Sholat Subuh
-
30 Ide Ucapan Tahun Baru Islam 1448 Hijriah Penuh Doa, Cocok untuk WA dan Medsos
-
Apa Itu Sepatu Lari Full Cushion? Ini 3 Rekomendasi Merek Lokal Pilihan Dokter Tirta
-
15 Kata-kata Ucapan Selamat Tahun Baru Islam 448 H, Cocok untuk Caption dan Story WhatsApp