- Rektor Universitas Negeri Makassar (UNM) resmi dicopot dari jabatannya.
- Karya Jayadi dicopot buntut dugaan kasus pelecehan seksual terhadap tenaga dosen.
- Berikut profil dan rekam jejak Karya Jayadi.
Suara.com - Rektor Universitas Negeri Makassar (UNM), Karta Jayadi, resmi dicopot dari jabatannya. Keputusan ini diambil langsung oleh Mendiktisaintek, Brian Yuliarto.
Pencopotan tersebut dilakukan menyusul dugaan kasus pelecehan seksual yang melibatkan Karta Jayadi terhadap tenaga dosen di lingkungan kampus.
Sebagai tindak lanjut, Farida Patittingi yang merupakan Wakil Rektor III Universitas Hasanuddin (Unhas) ditunjuk sebagai Pelaksana Harian (Plh) Rektor UNM.
Kabar ini pun telah dikonfirmasi oleh Kepala Bidang Humas Unhas, Ishaq Rahman, pada Selasa, 4 Oktober 2025.
"Wakil Rektor Bidang SDM, Alumni, dan Sistem Informasi Unhas. Prof. Dr. Farida Patittingi baru saja ditunjuk sebagai Pelaksana Harian (Plh.) Rektor Universitas Negeri Makassar (UNM)," ujar Ishaq, dikutip dari Suarasulsel.
Namun, saat dihubungi terpisah, Farida Patittingi mengaku terkejut mendengar kabar tersebut. Ia menegaskan belum menerima surat resmi dari Mendiktisaintek.
"Iya, saya juga kaget mendengar itu. Sampai saat ini saya belum mendapat pemberitahuan resmi dari Pak Menteri. Jadi tunggu saja kepastiannya," ujar Farida saat dikonfirmasi.
Atas kasus ini, publik pun banyak yang penasaran dengan profil serta rekam jejak Karta Jayadi, sosok rektor yang kini tersandung dugaan kasus pelecehan seksual. Berikut ulasannya.
Profil dan Rekam Jejak Karta Jayadi
Karta Jayadi merupakan Rektor Universitas Negeri Makassar periode 2024–2028. Ia memiliki nama dan gelar lengkap Prof. Dr. Karta Jayadi, M.Sn.
Baca Juga: Usai Dibui Gegara Kasus Pelecehan Seksual, Dani Alves Mendadak Jadi Alim
Sosok yang juga dikenal sebagai guru besar bidang kesenian UNM ini lahir di Camba, Maros, pada 8 Juni 1965. Artinya, kini usianya telah genap 60 tahun.
Melansir dari laman resmi UNM, sebelum menjabat sebagai rektor, Karta Jayadi pernah menduduki posisi Wakil Rektor Bidang Umum dan Keuangan selama dua periode.
Ia juga pernah menjabat sebagai Dekan Fakultas Seni dan Desain selama dua periode, serta pernah dipercaya sebagai Ketua Jurusan Pendidikan Rupa.
Karta Jayadi menempuh pendidikan S1 di bidang Pendidikan Seni Rupa di IKIP Ujung Pandang pada 1983, kemudian melanjutkan S2 Seni Murni di Institut Teknologi Bandung (ITB) pada 1996.
Setelah itu, ia melanjutkan studi S3 di bidang Antropologi Seni di Universitas Indonesia dan berhasil meraih gelar doktor pada tahun 2007.
Selain aktif di dunia akademik, Karta Jayadi juga terlibat dalam berbagai organisasi. Ia tercatat pernah menjabat sebagai Ketua Forum Wakil Rektor II se-Indonesia sejak tahun 2022.
Berita Terkait
-
Kapolda Metro Jaya Perintahkan Propam Tindak Polisi Pelaku Catcalling di Kebayoran Baru
-
Heboh Polisi Berpeci Catcalling Cewek Sepulang Pilates, Begini Pengakuan Korban!
-
Usai Dibui Gegara Kasus Pelecehan Seksual, Dani Alves Mendadak Jadi Alim
-
Dibunuh di Toilet Masjid, Modus Keji Pelaku Sodomi Anak di Majalengka: Dibujuk Ini saat Main Sepeda!
-
Anya Geraldine Buka Kisah Lama, Nyaris Jadi Korban Pelecehan Seksual saat SMP
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan