- Heboh pengakuan wanita diduga menjadi korban pelecehan seksual polisi saat di tempat umum
- Aksi catcalling itu terjadi saat korban pulang latihan pilates
- Dalam videonya, korban juga memberanikan diri merekam seorang anggota polisi terduga pelaku catcalling.
Suara.com - Perempuan ternyata masih saja menjadi korban pelecehan seksual secara verbal alias catcalling di tempat umum. Mirisnya, pelakunya kali ini diduga berasal dari aparat kepolisian.
Fakta itu terungkap dari pengakuan seorang wanita yang videonya baru-baru ini beredar di media sosial. Video pengakuan wanita korban catcalling itu turut dibagikan oleh akun Instagram, @lbj_jakarta pada Selasa (28/10/2025).
Berdasar video yang beredar, aksi catcalling itu terjadi saat korban sedang berjalan kaki seusai latihan pilates. Menurutnya, aksi pelecehan itu terjadi saat dirinya melintas di depan rombongan anggota polisi.
"Ini kronologinya ya, aku setiap pulang pilates selalu jalan kaki. Cuma gak tau kenapa kali ini di jalur yang aku lewat, banyak polisi. Aku gak ngerti gimana, terus aku lewat," ujarnya dilihat pada Rabu (29/10).
Namun, ada salah satu anggota polisi yang kepergok melakukan catcalling saat korban sedang berjalan kaki di sebuah trotoar.
"Terus ada aja dong polisi yang nge-catcall," curhatnya.
Lantaran merasa dilecehkan, korban pun memberanikan diri untuk merekam seorang polisi yang diduga pelaku catcalling. Wanita itu pun mengaku tidak menyangka dirinya bisa mendapat perlakuan buruk dari petugas kepolisian yang sedang bertugas di lapangan.
"Tapi ini yang bikin aku kesel banget itu polisi, dia pake seragam. Mereka rame-rame ya, tapi yang aku lihat satu orang nih (terduga pelaku catcalling). Di situ aku mengamuklah. Jadi aku video-in aja, maksudnya lo tuh polisi, lo lagi pake seragam. Gimana kita bisa merasa aman, kalo polisi aja begini kelakuannya," ujarnya kesal.
Dalam rekaman videonya, korban pun memperlihatkan pakaian yang dikenakan masih terbilang sopan dan tidak terbuka. Korban pun mengaku tidak habis pikir karena tetap mendapatkan pelecehan meski merasa penampilannnya tidak mengundang syahwat laki-laki.
Baca Juga: Heboh Undi Doorprize di Acara Mancing Gratis, Tupoksi Gibran Disorot: Wapres Rasa Lurah
"Dan liat ya pakean aku. Ini sangat-sangat tertutup, tidak ada lekukan, tidak ada godaan apa-apa, saya gak dandan hari ini. Saya bener-bener gak habis pikir," ujarnya.
Lewat video yang beredar, korban pun sempat merekam tampang anggota polisi yang diduga menjadi pelaku catcalling. Terlihat jika polisi terduga pelaku dalam video itu mengenakan peci berwarna putih dan mengenakan kacamata hitam.
"Lihat-lihat sini loh," ujar korban ketika merekam anggota polisi terduga pelaku catcalling.
"Maapin, maapin," ujar polisi sembari menutup wajahnya saat dilabrak korban.
Dalam video itu, korban pun tampak meluapkan emosinya karena tak menyangka mendapatkan pelecehan seksual dari petugas kepolisian.
"Polisi lho kalian godain cewek, gila lo ye," ujar korban murka.
Berita Terkait
-
Heboh Undi Doorprize di Acara Mancing Gratis, Tupoksi Gibran Disorot: Wapres Rasa Lurah
-
Sebut Kereta Whoosh buat Investasi Sosial, Profesor Ini Sindir Jokowi: Makanya Kuliah yang Benar
-
Geram Mobil Patwal Parkir di Jalur Disabilitas, Seruan Joko Anwar: Ayo Normalisasi Tegur Seperti Ini
-
Viral Diusir Gegara Parkir di Jalur Disabilitas, Polisi Patwal Kena Semprot: Bapak Bisa Jalan Kan?
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- 5 Mobil Bekas Irit Bensin Pajak Murah dengan Mesin 1000cc: Masa Pakai Lama, Harga Mulai 50 Jutaan
- 26 Kode Redeem FF 13 Maret 2026: Bocoran Rilis SG2 Lumut, Garena Bagi Magic Cube Gratis
- 45 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 Maret 2026: Kesempatan Raih ShopeePay dan Bundel Joker
- Siapa Syekh Ahmad Al Misry? Dikaitkan Kasus Dugaan Pelecehan Seksual Sesama Jenis 'SAM'
Pilihan
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
-
Detik-Detik Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
-
Kronologi Lengkap Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast Militerisme
Terkini
-
Dasco Ungkap Pembicaraannya dengan Prabowo soal Strategi 'Take Over' Gaza
-
KPK Tetapkan 2 Tersangka dalam OTT Cilacap
-
Tetap Buka! Ini Jam Operasional BRI Jakarta Pusat saat Libur Lebaran 2026
-
DPR RI soal Pembelian Rudal BrahMos: Jaga Kedaulatan Tanpa Terjebak Rivalitas Geopolitik
-
Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras, Pemerintah Minta Polisi Usut Tuntas
-
Buntut Ketegangan Timur Tengah, Pemerintah Siapkan Pemulangan 34 WNI dari Iran
-
AS Tawarkan Hadiah Rp169 Miliar untuk Informasi Pemimpin Tertinggi Iran Mojtaba Khamenei
-
Antisipasi Krisis Timur Tengah, Prabowo Pertimbangkan Kebijakan WFH untuk Tekan Konsumsi BBM
-
Polisi Gunakan Scientific Investigation untuk Buru Penyiram Air Keras Aktivis KontraS
-
Komisi III DPR Kecam Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS Andrie Yunus, Minta Polisi Tangkap Pelaku