- Pasar influencer marketing Asia Tenggara diprediksi tumbuh pesat hingga USD 1,4 miliar pada 2030.
- Publicis Groupe mengakuisisi HEPMIL, agensi kreator di balik SGAG, MGAG, dan PGAG.
- Kolaborasi keduanya menghadirkan strategi influencer marketing berbasis data dan budaya lokal.
Suara.com - Di dunia digital hari ini, influencer bukan sekadar “bintang media sosial”. Mereka adalah jembatan antara budaya, gaya hidup, dan bisnis, sosok yang memengaruhi cara kita berpakaian, berbicara, hingga memilih produk yang kita percaya.
Tak heran jika pasar influencer marketing di Asia Tenggara kini tengah bersinar terang. Berdasarkan proyeksi industri, nilai belanja di sektor ini diperkirakan akan menembus USD 1,4 miliar pada 2030, dengan pertumbuhan sekitar 12–15% dalam lima tahun ke depan.
Sebuah angka yang menunjukkan betapa besar pergeseran perilaku audiens, dari sekadar menonton, menjadi ikut terlibat dan percaya.
HEPMIL dan Kekuatan Komunitas Digital
Salah satu nama yang menonjol dalam lanskap ini adalah HEPMIL Media Group, agensi kreator asal Asia Tenggara yang dikenal lewat jaringan kontennya seperti SGAG, MGAG, dan PGAG.
Dari meme lucu yang viral di Singapura hingga video parodi khas Malaysia dan Filipina, HEPMIL tumbuh dari akar budaya lokal menjadi ekosistem digital dengan lebih dari 70 juta pengikut dan jangkauan lebih dari 1 miliar audiens di enam pasar utama kawasan ini.
Didirikan pada 2015, HEPMIL lahir dari semangat creator-first, menempatkan kreator sebagai pusat ide dan cerita. Melalui HEPMIL Creator Network (HCN), mereka membangun ruang kolaboratif bagi lebih dari 3.000 kreator berpengaruh yang tak hanya membuat konten menarik, tapi juga membangun percakapan yang bermakna.
“HEPMIL telah membuktikan bahwa konten yang autentik dan relevan secara budaya mampu memperkuat hubungan antara merek dan konsumen,” ujar Amrita Randhawa, CEO Publicis Groupe Singapura dan Asia Tenggara.
Langkah Besar: HEPMIL Bergabung dengan Publicis Groupe
Baca Juga: Ngakak Bareng Aa' Juju, Petualangan Kocak di India Bikin Netizen Ketagihan!
Kini, babak baru dimulai. Raksasa komunikasi global Publicis Groupe resmi mengakuisisi HEPMIL, langkah strategis yang mempertemukan dua dunia: kreativitas berbasis komunitas dan kekuatan teknologi data.
Melalui kombinasi ini, Publicis akan menghadirkan pendekatan baru yang disebut ID-driven influencer marketing — kampanye yang berbasis data konsumen nyata, bukan sekadar tren sesaat.
Dukungan teknologi seperti Lotame dan Epsilon ID Graph, yang mencakup lebih dari 800 juta profil konsumen di Asia Tenggara, akan membuat setiap langkah kolaborasi menjadi lebih tepat sasaran dan relevan secara budaya.
“Setelah akuisisi Influential dan Captiv8, kami terus memperkuat posisi sebagai pemimpin dalam platform influencer marketing global,” jelas Arthur Sadoun, Chairman & CEO Publicis Groupe.
“Kehadiran HEPMIL di Asia Tenggara menandai langkah penting berikutnya, menghadirkan solusi end-to-end pertama di kawasan ini yang mengintegrasikan strategi sosial, manajemen influencer, dan konten lintas platform, semuanya didukung oleh data dan berfokus pada hasil bisnis nyata.”
Dari Kampus ke Kawasan: Kisah yang Menginspirasi
Berita Terkait
Terpopuler
- Link Download Logo dan Tema HUT Bhayangkara ke-80 2026 untuk Ulang Tahun Polri
- 5 Sepeda Gunung MTB Polygon Termurah, Tangguh dan Awet Untuk Harian
- 5 HP Samsung 5G Termurah 2026, Fitur Lengkap dan Performa Stabil untuk Jangka Panjang
- Ogah Pasang AC? Ini 4 Rekomendasi Air Cooler yang Murah, Hemat Listrik, dan Cepat Dingin
- Golkar Sulsel Memanas, Ini Alasan Pendukung Appi Alihkan Dukungan ke IAS
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
10 Manfaat Lidah Buaya untuk Wajah Kamu, Atasi Jerawat hingga Eksim
-
Apa Saja Parfum yang Ada di Alfamart? Ini 6 Pilihan dengan Wangi Elegan dan Segar
-
Tak Cuma Ganggu Mental, Stres Kerja Bisa Picu Hipertensi hingga Diabetes
-
6 Moisturizer di Indomaret untuk Kulit Kering, Mulai Rp39 Ribuan
-
4 Parfum Wanita yang Wanginya Tahan Lama di Alfamart, Harum sejak Pagi hingga Malam
-
Bukan Cuma Belanja, Jakarta Fair 2026 Juga Hadirkan Meet & Greet Bareng Pesepak Bola
-
Shio Terkuat Shio Apa? Ternyata Ini Jawabannya
-
Muncul Kerutan di Usia 20-an, dr Zie Rekomendasikan Natur-E Hyaluglow Serum untuk Jaga Elastisitas
-
Tak Punya Banyak Waktu di Dapur? Peralatan Pintar Kini Bisa Bantu Masak Lebih Praktis
-
Cari Moisturizer yang Bagus untuk Mencerahkan? Ini 4 Pilihan dengan Review Pembeli