- Tren "Bapmericano" tengah viral di Korea.
- Tren ini melibatkan pencampuran nasi ke dalam kopi Americano.
- Meski tampak aneh, banyak yang mencoba justru memberikan ulasan positif.
Nasi bukan hanya sekadar karbohidrat; ia adalah jantung dari setiap hidangan dan memiliki makna budaya yang mendalam.
Sapaan umum di Korea sering kali adalah "Sudah makan?" (mengacu pada nasi), dan perpisahan sering diungkapkan dengan "Mari makan bersama."
Hubungan emosional yang kuat dengan nasi ini mungkin menjelaskan mengapa upaya untuk memadukannya dengan makanan yang tampaknya tidak cocok terus berlanjut.
Ini bukan kali pertama orang Korea bereksperimen dengan nasi. Sebelumnya, ada tren "Cola Bap," di mana nasi direndam dalam minuman bersoda.
Ada juga kebiasaan menghancurkan keripik gurih seperti "B29" atau "Swing Chip Omori Kimchi Stew Flavor" untuk dijadikan taburan di atas nasi.
Eksperimen semacam ini, yang sering kali melibatkan pencampuran, pengadukan, dan kombinasi yang tidak terduga, adalah ciri khas kebiasaan makan Korea.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Warga Teror Pekerja Stadion Sudiang, Pembangunan Tribun Selatan Terpaksa Ditinggalkan
- 5 Pilihan HP Samsung RAM 12 GB Agustus 2026, Performa Ngebut Anti Lag
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Kasus Hafalan Ad-Dhuha Berhadiah Miras di Sound Project Dilimpahkan ke Polda Metro Jaya
-
Pelaku Pemerkosaan dan Pembunuhan di Tangerang Beraksi Saat Mabuk, Pintu Rumah Korban Tak Terkunci
-
Donald Trump Ingin 3 Periode, Bakal Tabrak Konstitusi AS?
-
Tak Ditemukan Tanda Kekerasan, Penyebab Kematian Sutrimo Masih Misteri
-
Bencana Karhutla Bukan Soal Tak Mampu, Masalahnya Ada di Komitmen
-
Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
-
Korban Tolak RJ, Sidang Kasus Pengeroyokan Anggota DPRD Kabupaten Bekasi Berlanjut
-
Telok Abang Palembang Bukan Sekadar Tradisi Agustus, Kini Jadi Ikon Budaya Kota
-
Terungkap, Trik Warga Israel Bisa Lolos Masuk Bali Meski Tak Ada Hubungan Diplomatik
-
Insanul Fahmi Terpuruk dan Jualan Sayur, Wardatina Mawa: Tapi Semua Sudah Terlambat