-
Setelah 32 tahun menjadi simbol perjuangan buruh, Marsinah akhirnya mendapat pengakuan resmi dari negara sebagai Pahlawan Nasional.
-
Penganugerahan ini menandai momen bersejarah yang kembali menyoroti kasus pelanggaran HAM berat di era Orde Baru yang belum tuntas.
-
Kematian tragis Marsinah pada 1993 menjadi pengingat akan pentingnya keadilan dan perlindungan hak-hak pekerja di Indonesia.
- 5 Mei 1993: Marsinah Menghilang
Marsinah menanyakan nasib teman-temannya. Setelah itu, ia tidak pernah terlihat lagi. Keluarga dan rekan kerja mulai mencarinya, namun tidak menemukan jejak.
- 8 Mei 1993: Ditemukan Tewas
Jasad Marsinah ditemukan di hutan Dusun Jegong, Kecamatan Wilangan, Kabupaten Nganjuk. Tubuhnya menunjukkan tanda-tanda penyiksaan berat, yakni luka robek pada area genital, tulang panggul hancur, dan memar di berbagai bagian tubuh.
Menurut dr. Abdul Mun’im Idries, forensik yang menangani kasus ini, luka-luka tersebut mengindikasikan adanya kekerasan seksual dan kemungkinan tembakan senjata api.
Meski sempat ada pengadilan terhadap beberapa orang yang diduga terlibat, proses hukum dinilai penuh rekayasa dan tidak menyentuh aktor intelektual di balik pembunuhan.
Hingga kini, pelaku utama pembunuhan Marsinah belum pernah diadili secara transparan.
Kematian Marsinah menjadi simbol perlawanan terhadap represi negara dan ketidakadilan terhadap buruh. Ia dikenang sebagai sosok yang berani bersuara demi hak-hak pekerja, dan perjuangannya terus hidup dalam gerakan buruh Indonesia.
Baca Juga: Profil Marsinah, Aktivis Buruh yang Dianugerahi Gelar Pahlawan oleh Presiden Prabowo
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Karhutla Sumsel Mencapai 1.926 Hektare, Ancaman Besarnya Justru Setelah Api Padam
-
Karhutla Sumsel Tembus 664,97 Hektare, 1.077 Kejadian Tercatat hingga Agustus
-
Bank Sumsel Babel dan Kodam II/Sriwijaya Perkuat Akses Layanan Keuangan Prajurit
-
Menteri Kebudayaan Fadli Zon Beberkan Alasan Geser Konser GBN dari Kota Tua ke Kabupaten Bogor
-
Polrestabes Bandung: Sopir Truk Jadi Tersangka Tabrak Lari yang Tewaskan Polisi
-
Cara Dapat Diskon Tiket Gaia Music Festival 2026 Pakai BRImo
-
Beli Produk Nespresso Pakai BRI Bisa Hemat Rp750 Ribu
-
InJourney & Garuda Indonesia Kolaborasi: Gratiskan 170.845 Tiket Domestik Bagi Wisatawan Mancanegara
-
InJourney & Garuda Indonesia Perkuat Konektivitas dan Kunjungan Wisatawan Mancanegara ke Indonesia
-
Kasus PETI Kuansing, Polisi Sita Ratusan Gram Perhiasan di Toko Emas Kampar