Terletak di tepi pantai yang tenang di hamparan Taman Nasional Meru Betiri, Pantai Sukamade memikat hati para pecinta alam dengan keindahan alamnya.
Menyadur balijavaholidays, setelah melakukan perjalanan yang penuh tantangan, pengunjung akan menemukan pengalaman ekowisata yang tak terlupakan: mengamati penyu bertelur di bawah sinar bulan.
Pantai dengan Keunikan Tersembunyi
Pantai Penyu Sukamade bukan hanya sekedar destinasi wisata. Pantai ini merupakan tempat pengunjung dapat merasakan kedamaian alam.
Memiliki garis pantai dengan pasir hitam vulkanik dan dikelilingi hutan hujan yang rimbun, lokasi ini menawarkan keindahan yang masih alami.
Keberadaan penyu yang terancam punah, seperti penyu hijau dan penyu tempayan menambah daya tarik pantai ini, menjadikannya lokasi penting bagi konservasi.
Perjalanan Menuju Sukamade
Misalnya Pantai Penyu Sukamade memang bukan tanpa usaha. Lokasinya terletak sekitar 97 kilometer dari Banyuwangi.
Pengunjung harus melakukan perjalanan melalui jalan berkelok-kelok, melintasi sungai, dan trekking melalui hutan tropis yang lebat.
Baca Juga: Pantai Pulau Merah: Kombinasi antara Sunset Indah dan Berselancar
Perjalanan ini menjadi petualangan tersendiri bagi para penggemar alam yang ingin menjelajahi keindahan yang tak terjamah.
Pertunjukan Menakjubkan di Malam Hari
Kegiatan utama di Sukamade adalah mengamati penyu. Pada malam hari, pengunjung berkesempatan untuk menyaksikan ritual kuno ketika penyu betina datang ke pantai untuk bertelur.
Dihadirkan dengan bimbingan ranger taman, para wisatawan diharapkan untuk menghormati dan menjaga ketenangan, sehingga penyu dapat melakukan ritualnya dengan aman.
Tanpa adanya gangguan dan cahaya yang menyilaukan, suasana menjadi magis ketika penyu turun ke pantai untuk meninggalkan telur-telurnya.
Pengalaman Liburan yang Berkesan
Sukamade menawarkan pengalaman berlibur yang berkesan. Kebanyakan wisatawan yang mengikuti tur ekowisata di sini akan menghabiskan waktu setidaknya dua hari untuk menikmati keindahan alam Meru Betiri.
Perjalanan biasanya diawali dengan mobil jeep yang melewati perkebunan kakao, desa kecil, dan sungai dangkal.
Dalam perjalanan, ada juga kesempatan untuk singgah di air terjun dan beristirahat di mata air alami, sambil menghirup udara segar dari hutan.
Terlibat dalam Konservasi
Satu lagi momen yang disentuh adalah pengalaman pelepasan penyu bayi. Setiap pagi, pengunjung dapat membantu staf taman melepaskan penyu-penyu yang baru menetas ke laut.
Momen ini bukan sekadar aktivitas; ini adalah simbol harapan dan ketahanan. Bergabung dalam kegiatan ini memberi kesempatan kepada wisatawan untuk menjadi bagian dari upaya pelestarian dan mendukung komunikasi tentang konservasi penyu.
Pendidikan dan Kesadaran Lingkungan
Kunjungan ke Sukamade tidak hanya tentang hiburan, tetapi juga pendidikan. Para pengunjung mengajarkan tentang pentingnya pelestarian lingkungan dan cara berperilaku ramah lingkungan.
Pendapatan dari pariwisata di sini langsung digunakan untuk mendukung upaya konservasi dan mempertahankan program penetasan telur penyu.
Ragam Aktivitas Menarik
Dengan arahan dari penjaga taman, pengunjung dapat menyaksikan dengan tenang penyu hijau (Chelonia mydas), penyu sisik (Eretmochelys imbricata) dan penyu belimbing (Lepidochelys olivacea).
Selain mengamati penyu, wisatawan juga dapat menikmati berbagai aktivitas lain seperti trekking hutan untuk melihat flora dan fauna yang unik, serta mengamati burung.
Taman Nasional Meru Betiri adalah rumah bagi lebih dari 100 spesies burung, termasuk burung langka.
Pantai Rajegwesi dan Teluk Hijau yang dekat juga menawarkan keindahan laut dan kesempatan untuk berenang di perairan yang jernih.
Tips Perjalanan yang Ramah Lingkungan
Untuk menjaga keindahan Sukamade, pengunjung disarankan untuk membawa perlengkapan ramah lingkungan dan menghindari penggunaan plastik sekali pakai.
Selain itu, mendukung pemandu lokal dan akomodasi setempat juga akan membantu pemberdayaan masyarakat.
Pantai Penyu Sukamade lebih dari sekedar tujuan wisata; ia adalah tempat untuk merasakan keindahan alam yang masih murni, pengalaman berharga dalam ekowisata, dan pelajaran penting tentang konservasi.
Bagi mereka yang mencari pengalaman yang mendalam dan berarti di alam, Sukamade adalah tempat yang sempurna.
Saatnya untuk mengepak barang dan menjelajahi keajaiban strategi konservasi ini Sukamade siap menyambut Anda dengan pelukan alam yang hangat.
Kontributor : Laili Nur Fajar Firdayanti
Berita Terkait
Terpopuler
- Biar Terlihat Muda Pakai Lipstik Warna Apa? Ini 5 Pilihan Shade yang Cocok
- 7 HP 5G Termurah 2026 Rp1 Jutaan, Tawarkan Chip Kencang dan Memori Lega
- 5 HP dengan Kamera Leica Termurah, Kualitas Flagship Harga Ramah di Kantong
- 16 Februari 2026 Bank Libur atau Tidak? Ini Jadwal Operasional BCA hingga BRI
- 5 Pilihan Mesin Cuci 2 Tabung Paling Murah, Kualitas Awet dan Hemat Listrik
Pilihan
-
Persib Bandung Bakal Boyong Ronald Koeman Jr, Berani Bayar Berapa?
-
Modus Tugas Kursus Terapis, Oknum Presenter TV Diduga Lecehkan Seorang Pria
-
Jangan ke Petak Sembilan Dulu, 7 Spot Perayaan Imlek di Jakarta Lebih Meriah & Anti Mainstream
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
Terkini
-
Budget Rp30 Ribu, Mending Beli Sunscreen Apa? Ini 6 Pilihan Murah yang Sudah BPOM
-
Bolehkah Muslim Menerima Hampers Imlek? Ini Penjelasan Hukumnya Menurut Islam
-
5 Warna Lipstik agar Tampil Lebih Fresh, Wajah Auto Cerah Tanpa Riasan Tebal
-
Inspirasi Lagu Cinta dari Svararasa, Romansa Gen Z yang Hangat dan Dekat di Hati
-
Heboh 'Tembok Ratapan Solo' Muncul di Google Maps, Ternyata Berlokasi di Kediaman Jokowi
-
Parfum Vanilla Cocok Dipakai Kapan? Ini 5 Rekomendasi yang Tahan Lama
-
Menikmati Keaslian Kuliner Thailand di Jakarta: Dari Khao Soi hingga Khao Nieo Mamuang
-
6 Shio Paling Hoki di Hari Imlek 17 Februari 2026, Apakah Kamu Termasuk?
-
Kapan THR PNS 2026 Cair? Simak Prediksi Jadwalnya
-
Arti Kue Keranjang saat Imlek, Bukan Sekadar Hidangan Wajib