Gunung Bromo, satu dari sekian banyak keajaiban alam Indonesia, kini tengah naik daun sebagai destinasi wisata utama yang menarik perhatian wisatawan dari dalam dan luar negeri.
Dilansir dari Travelandtourworld, terletak di Jawa Timur, tepatnya di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru, gunung ini menawarkan pemandangan yang memukau dan pengalaman yang tak terlupakan.
Bagi banyak orang, Gunung Bromo bukan sekadar sekumpulan pasir dan gunung berapi. Keindahan alam yang tersaji, terutama saat matahari terbit, menjadi daya tarik tersendiri bagi para pejalan kaki dan pecinta alam.
Dari ketinggian, pengunjung dapat menyaksikan pancaran cahaya matahari yang berkilau di atas kawah Bromo.
Menciptakan panorama yang luar biasa indah dengan latar belakang Gunung Batok dan Gunung Semeru. Suasana magis ini kerap menjadi momen yang dinanti-nanti oleh banyak wisatawan.
Tidak hanya pemandangannya yang menawan, Gunung Bromo juga menawarkan berbagai pengalaman budaya yang kaya.
Wisatawan dapat berinteraksi langsung dengan masyarakat Tengger, suku asli kawasan ini, yang masih menjaga tradisi dan ritual Hindu mereka.
Pengunjung berkesempatan untuk menyaksikan upacara keagamaan seperti Yadnya Kasada, di mana masyarakat melakukan persembahan ke kawah Bromo sebagai bentuk terima kasih kepada Dewa yang mereka sembah.
Untuk mencapai lokasi ini, wisatawan biasanya melakukan perjalanan dari Surabaya atau Malang.
Baca Juga: Surabaya Luncurkan SHSS di Akhir Tahun 2025, Diskon Besar-Besaran Semua Sektor Wisata Hingga Kuliner
Dari sana, mereka dapat melanjutkan perjalanan dengan menggunakan jeep atau kendaraan lokal lainnya menuju Cemoro Lawang, desa terdekat dengan pintu masuk taman nasional.
Pihak pengelola mengimbau para pengunjung untuk membeli tiket secara online melalui situs resmi TNBTS, agar proses masuk ke kawasan gunung lebih mudah dan terjamin.
Pengalaman jeep tour yang ditawarkan di taman nasional juga tidak kalah menarik. Menggunakan jeep, pengunjung dapat menjelajahi Laut Pasir, area luas yang terhampar pasir hitam yang menyerupai taraf yang lain.
Selain itu, jeep tour ini memberikan akses ke berbagai titik menarik, seperti Penanjakan, tempat favorit untuk melihat matahari terbit, dan Bukit Teletubbies, yang terkenal dengan pemandangan padang rumputnya yang hijau.
Setiap waktu pagi, sekitar pukul tiga pagi, pengunjung biasanya sudah bersiap untuk berangkat menuju Penanjakan.
Dengan meniti jalan setapak yang sempit, mereka akan menyaksikan keindahan matahari terbit yang menakjubkan.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Serum untuk Mengecilkan Pori-pori, Bikin Kulit Mulus Sesuai Review Pembeli
- 3 Rekomendasi Air Cooler 50 Watt yang Dingin Maksimal dan Suaranya Senyap
- Mulai Besok Kendaraan Nunggak Pajak Dilarang Isi BBM Bersubsidi
- 3 Sepatu Running Brodo Terlaris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- 7 Sunscreen Tone Up Terbaik untuk Kulit Kusam sesuai Review dan Harga
Pilihan
-
Resmi! Muktamar NU ke-35 akan Digelar di Ponpes Bahrul Ulum Jombang
-
Babak Belur Emiten Kaesang: Hanya Mampu Bayar Buruh Harian dan Operasikan Satu Pabrik
-
Roy Suryo Menang Praperadilan! Hakim Nyatakan Penangkapan dan Penahanan Tidak Sah
-
Dokumen Kunker Menteri PU ke New York Bocor, Ajak Istri dan Anak Jelang Final Piala Dunia?
-
PHK 1.250 Karyawan Tokopedia Berujung Aksi Buruh ke Kantor TikTok
Terkini
-
Setting Spray yang Bagus Merek Apa? Ini 5 Produk yang Bikin Makeup Awet dan Minim Transfer
-
Sunscreen Azarine Hijau dan Oranye Bedanya Apa? Cek Kandungan, Manfaat, dan Harganya
-
4 Serum Pilihan Dokter Estetika yang Ampuh Pudarkan Noda Hitam
-
Apakah Ada Kacamata Hitam Minus? Ini 3 Pilihan Terbaik dengan Lensa Polarized Harga Murmer
-
7 Pilihan Parfum di Alfagift dengan Wangi Elegan, Cocok untuk Ngantor
-
Frozen Yoghurt Makin Naik Kelas, Kini Hadir dengan Rasa Kekinian hingga Dubai Chocolate
-
6 Moisturizer Terbaik untuk Jaga Kelembapan Rekomendasi Dokter Estetika, Ada yang Rp100 Ribuan
-
Tips Memilih Lipstik untuk Bibir Two Toned dan Gelap, Hindari Warna Apa?
-
4 Sepatu 910 Nineten Warna Hitam yang Fleksibel untuk Sekolah, Kerja, hingga Lari
-
Suhu Bumi Terus Naik, Mengapa Para Ahli Menyarankan Kita Tak Bergantung pada AC?