Suara.com - Kota Pahlawan kembali menegaskan posisinya sebagai salah satu tujuan wisata unggulan di Asia. Surabaya berhasil menembus 10 besar destinasi terfavorit untuk liburan singkat di Asia. Capaian ini tidak lepas dari pesatnya perkembangan berbagai destinasi wisata baru yang terus tumbuh dalam beberapa tahun terakhir.
Untuk menguatkan posisinya sebagai kota tujuan wisata, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya meluncurkan program besar bertajuk Surabaya Holiday Super Sale (SHSS). Program diskon akhir tahun ini berlangsung selama sebulan penuh, mulai 1 hingga 31 Desember 2025. Melalui SHSS, Pemkot Surabaya menyiapkan rangkaian potongan harga di berbagai sektor untuk memeriahkan periode liburan dan menarik lebih banyak wisatawan.
Inisiatif tersebut tidak hanya ditujukan untuk mendatangkan pengunjung dari luar kota, tetapi juga mengajak warga Surabaya menikmati liburan di kotanya sendiri. Pemkot Surabaya berharap, perputaran ekonomi di sektor pariwisata, kuliner, dan ritel dapat meningkat signifikan melalui program akhir tahun tersebut.
Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi menyampaikan SHSS dirancang untuk memberikan pengalaman pariwisata terbaik dengan layanan yang istimewa. Ia menekankan pelayanan terbaik adalah kunci keberhasilan sebuah pariwisata.
"Bagaimana merasakan pariwisata di Surabaya sekaligus mendapatkan pelayanan yang paling bagus. Surabaya itu service-nya menjadi yang utama," ujar Wali Kota Eri, Selasa (18/11/2025).
Melalui program ini, Pemkot Surabaya menargetkan peningkatan kunjungan sekaligus memastikan wisatawan memperoleh pengalaman terbaik selama berada di Kota Pahlawan. Bahkan, diskon besar-besaran berlaku hampir di seluruh sektor, mulai dari kuliner, akomodasi, hingga pusat perbelanjaan.
Di sektor kuliner, potongan harga akan diberikan oleh restoran, kafe, UMKM, hingga pusat jajanan khas Surabaya. Pada sektor akomodasi, seluruh hotel berpartisipasi, termasuk menyediakan diskon untuk kamar ramah anak. Pusat perbelanjaan dan mal pun turut ambil bagian, sementara destinasi wisata memberikan harga khusus bagi pengunjung.
"Pokoknya datang dan nikmati promonya, belanja, tempat wisata ada diskon, bahkan mau tidur di hotel juga bisa mendapatkan potongan harga," katanya.
Berdasarkan data Dinas Kebudayaan, Kepemudaan dan Olahraga serta Pariwisata (Disbudporapar) Surabaya per 18 November 2025, ada sekitar 125 objek yang telah terdaftar mengikuti program SHSS. Jumlah tersebut meliputi lima sektor transportasi, 12 mal, 42 gerai ritel, enam destinasi wisata, 18 gerai makanan dan minuman, 36 hotel, serta empat rumah sakit atau klinik. Jumlah ini tentunya masih belum final dan diperkirakan akan terus bertambah.
Baca Juga: Inovasi Daur Ulang Sampah Plastik BRI Dapat Dukungan Menteri UMKM dan Raffi Ahmad
Wali Kota Eri menuturkan meski Surabaya tidak kaya dengan wisata alam, tetapi paket pariwisata yang ditawarkan sangat lengkap. Surabaya tidak hanya dikenal sebagai kota bisnis dan jasa, tetapi juga destinasi wisata yang beragam dan ramah anak.
"Pertama, untuk wisata alam kami memiliki Kebun Raya Mangrove (KRM) satu-satunya di Indonesia dengan sertifikat internasional, yang juga menjadi tempat penelitian dunia dengan 74 spesies mangrove. Pengunjung juga dapat menikmati susur sungai dan ATV di lokasi tersebut," tuturnya.
Selain wisata alam, Kota Surabaya memiliki kekuatan pada wisata sejarah. Kawasan Peneleh, misalnya, menjadi tujuan bagi wisatawan yang ingin menelusuri jejak intelektual Presiden pertama Republik Indonesia (RI) Soekarno (Bung Karno).
"Kami sudah tata kawasan Peneleh untuk bisa ditelusuri setiap gangnya, di sana ada banyak ya. Ada rumah lahir Bung Karno, ada rumah HOS Tjokroaminoto, ada sumur Jobong yang menjadi peninggalan zaman Majapahit dan lainnya," paparnya.
Di samping itu, wisata kampung tematik di Kota Pahlawan juga menjadi daya tarik tersendiri. Seperti di antaranya Kampung Lawas Maspati yang menyajikan nuansa tempo dulu, serta Kampung Legenda yang menawarkan kuliner dan suasana khas perkampungan Surabaya.
"Kami punya Kampung Tematik, setiap kampung memiliki ciri khas tersendiri untuk menarik wisatawan. Ada Kampung Lawas Maspati, Kampung Legenda yang menawarkan makanan serta suasana tempo dulu," imbuhnya.
Sebagai kota metropolitan, Surabaya juga dikenal sebagai kota ramah anak dengan berbagai taman kota yang indah dan dapat diakses gratis. Salah satunya adalah Taman Harmoni yang memiliki zona edukasi dan rekreasi serta jajanan tradisional pada malam hari.
"Lengkap Surabaya ini, mau wisata alam ada, mau belanja ada, keliling kampungnya bisa sampai wisata ke tamannya juga bisa. Apalagi terbaru, kita punya Taman Harmoni yang memiliki zona edukasi dan rekreasi," katanya.
Wali Kota Eri berharap pelaksanaan SHSS dapat mendorong pertumbuhan ekonomi lokal sekaligus berdampak pada peningkatan kesejahteraan warga. Program ini diharapkan ikut menekan angka kemiskinan serta stunting. Ke depan, program Super Sale direncanakan diadakan dua kali setahun, termasuk ketika Hari Jadi Kota Surabaya (HJKS) di bulan Mei.
"Inilah kekuatan Surabaya karena di sini ada emporium-nya. Kami yakin akan menjadi berbeda. Ayo semua warga, baik itu dari Surabaya atau luar kota untuk datang dan menikmati penawaran istimewa dari Surabaya Holiday Super Sale di bulan Desember 2025," pungkasnya. (ADV)
Berita Terkait
-
Inovasi Daur Ulang Sampah Plastik BRI Dapat Dukungan Menteri UMKM dan Raffi Ahmad
-
Menteri Perdagangan di Talk Show JMFW: Kolaborasi Dengan E-commerce Jadi Kunci Perluas Pasar UMKM
-
BRI Dukung PRABU Expo 2025, Dorong Transformasi Teknologi bagi UMKM Naik Kelas
-
BRI Terus Berkomitmen Majukan UMKM Sebagai Pilar Ekonomi Nasional
-
Melalui Trade Expo Indonesia 2025, Telkom Dukung UMKM Binaan Tembus Pasar Global
Terpopuler
- Tak Hanya di Jateng, DIY Berlakukan Pajak Opsen 66 Persen, Pajak Kendaraan Tak Naik
- 5 Sepatu Tanpa Tali 'Kembaran' Skechers Versi Murah, Praktis dan Empuk
- Jalan Lingkar Sumbing Wonosobo Resmi Beroperasi, Dongkrak Ekonomi Tani dan Wisata Pegunungan
- 5 Rekomendasi HP Layar Besar untuk Orang Tua Mulai Rp1 Jutaan
- 10 Rekomendasi Cream Memutihkan Wajah dalam 7 Hari BPOM
Pilihan
-
Siswa Madrasah Tewas usai Diduga Dipukul Helm Oknum Brimob di Kota Tual Maluku
-
Impor Mobil India Rp 24 Triliun Berpotensi Lumpuhkan Manufaktur Nasional
-
Jadwal Imsak Jakarta Hari Ini 20 Februari 2026, Lengkap Waktu Subuh dan Magrib
-
Tok! Eks Kapolres Bima AKBP Didik Resmi Dipecat Buntut Kasus Narkoba
-
Bisnis Dihimpit Opsen, Pengusaha Rental Mobil Tuntut Transparansi Pajak
Terkini
-
Bansos PKH dan Sembako Sudah Cair di Bulan Ramadan
-
Tuduhan Cabul Jadi Modus Begal, Polda Metro Jaya Tangkap Pelaku yang Viral di Ciledug!
-
Peran Wali Asrama dalam Membentuk Karakter dan Disiplin Siswa Sekolah Rakyat
-
Soal Wacana Dukung Prabowo Dua Periode, Surya Paloh: Nanti Kita Sedang Pikirkan
-
Tanggapi Fenomena Kader Mundur, Surya Paloh: Mungkin Sudah Jenuh, Perlu Penyegaran
-
Pukul Siswa hingga Tewas karena Disangka Balap Liar, Mabes Polri Pastikan Proses Pidana Bripka MS!
-
Akademisi UI: Keterlibatan Indonesia di BOP Mengkhianati Prinsip Bebas Aktif dan Bung Karno!
-
Inginkan Sistem 'Selected Party', Surya Paloh: NasDem Konsisten Soal Threshold Tinggi
-
Eks Kapolres Terancam Pasal Hukuman Mati, Akankah Bernasib Sama dengan 6 ABK Penyelundup 2 Ton Sabu?
-
Surya Paloh: Koalisi Permanen Bagus Dipertimbangkan, Tapi Jangan Ada Pengkotakan