- Banyak orang mencari informasi tanggal Hari Guru Nasional untuk mempersiapkan peringatan dan kegiatan dengan tepat.
- Kemendikdasmen setiap tahun merilis panduan resmi berisi tanggal, tema, dan logo yang digunakan sekolah serta instansi pendidikan.
- Artikel ini menjawab pertanyaan "Kapan Hari Guru Nasional?" sekaligus menyajikan tema dan logo terbaru agar publik dapat menyiapkan materi perayaan dengan mudah.
Suara.com - Hari Guru Nasional menjadi salah satu momen penting untuk menghargai dedikasi para pendidik di Indonesia. Tak heran, banyak yang bertanya "Kapan Hari Guru Nasional?" untuk memastikan tidak melewatkan peringatannya.
Mengetahui tanggal dan tema resmi Hari Guru sangat penting agar berbagai kegiatan peringatan dapat disusun dengan tepat. Selain itu, penggunaan logo resmi juga membantu menjaga keseragaman dalam setiap publikasi.
Setiap tahun, pemerintah melalui Kemendikdasmen merilis panduan resmi terkait tanggal, tema, hingga logo Hari Guru Nasional. Informasi ini biasanya digunakan oleh sekolah, instansi pendidikan, dan masyarakat umum dalam membuat materi perayaan.
Pertanyaan seputar peringatan Hari Guru kembali muncul menjelang akhir tahun. Banyak yang ingin tahu apakah ada perubahan terbaru dari Kemendikdasmen untuk peringatan tahun ini.
Dalam artikel ini, kami akan menjawab pertanyaan "Kapan Hari Guru Nasional?" lengkap dengan tanggal, sejarah singkat, dan tema resmi dari pemerintah. Dengan begitu, kamu bisa menyiapkan konten atau kegiatan peringatan dengan lebih mudah.
Kapan Hari Guru Nasional 2025? Ini Sejarah Singkatnya
Hari Guru Nasional di Indonesia diperingati setiap 25 November esuai Keputusan Presiden Nomor 78 Tahun 1994. Tahun 2025, peringatan Hari Guru Nasional akan jatuh pada hari Selasa.
Tanggal ini dipilih karena bertepatan dengan hari ulang tahun Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) yang didirikan pada 25 November 1945.
Sejarah Hari Guru Nasional bermula dari organisasi guru zaman kolonial, yaitu Persatuan Guru Hindia Belanda (PGHB) yang didirikan pada tahun 1912.
Kemudian pada tahun 1932, PGHB berganti nama menjadi Persatuan Guru Indonesia (PGI) sebagai wujud semangat kebangsaan.
Baca Juga: Pentingnya Profesi Guru sebagai Panggilan Hati
Setelah Proklamasi Kemerdekaan, diadakan Kongres Guru Indonesia pada tanggal 24–25 November 1945 di Surakarta, yang akhirnya melahirkan PGRI.
PGRI kemudian menjadi wadah perjuangan para guru untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan memperkuat peran guru dalam pembangunan nasional.
Sebagai wujud penghargaan kepada guru, pemerintah menetapkan tanggal berdirinya PGRI sebagai Hari Guru Nasional melalui Keppres 78/1994.
Melalui peringatan ini, masyarakat diingatkan akan pentingnya peran guru dalam mencerdaskan anak bangsa dan membangun masa depan Indonesia.
Tema dan Logo Hari Guru Nasional 2025 dari Kemendikdasmen
Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) menetapkan tema resmi Hari Guru Nasional (HGN) 2025 adalah "Guru Hebat, Indonesia Kuat".
Tema ini diumumkan bersamaan dengan peluncuran Bulan Guru Nasional pada 31 Oktober 2025.
Merangkum Panduan Penyelenggaraan Bulan Guru Nasional Tahun 2025, tema tersebut bermakna bahwa guru adalah pilar penting dalam membangun bangsa yang tangguh dan berdaya saing.
"Guru Hebat, Indonesia Kuat" juga menjadi bentuk apresiasi terhadap dedikasi, ketulusan, dan peran strategis guru dalam pendidikan.
Selain tema, Kemendikdasmen juga merilis logo Hari Guru Nasional yang menggambarkan elemen visual yang kaya makna, termasuk simbol hati, sosok guru, dan murid.
Warna-warna pada logo seperti emas, biru, merah, dan abu-abu melambangkan ketulusan, profesionalisme, semangat, dan kolaborasi.
Kemendikdasmen merilis panduan resmi peringatan HGN 2025 yang mencakup pedoman penggunaan tema dan logo.
Panduan ini penting agar sekolah dan instansi pendidikan dapat mengikuti standar visual dan pesan yang konsisten.
Momentum HGN 2025 diharapkan menjadi tonggak kolaborasi antara guru, sekolah, dan masyarakat dalam membangun pendidikan masa depan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Bupati Kulon Progo Hapus Logo Geblek Renteng hingga Wajibkan Sekolah Pasang Foto Kepala Daerah
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Desa di Kebumen Ini Ubah Limbah Jadi Rupiah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
Pilihan
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
-
Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
-
Jadwal Buka Puasa Bandar Lampung 21 Februari 2026: Waktu Magrib & Salat Isya Hari Ini
-
Siswa Madrasah Tewas usai Diduga Dipukul Helm Oknum Brimob di Kota Tual Maluku
Terkini
-
Link Pendaftaran Mudik Gratis Bersama Taspen, Kuota 100 Ribu Pemudik
-
Puasa Ramadan Bikin Berat Badan Naik? Begini Penjelasan Ahli Gizi RSA UGM
-
Apakah Sepeda Listrik Lipat Boleh Masuk KRL? Cek 6 Rekomendasi yang Diizinkan
-
Bukan LPDP! 5 Beasiswa Fully Funded Ini Tidak Wajibkan Penerima Kembali ke Indonesia
-
45 Desain Amplop Lebaran Gratis Siap Print, Model Unik Bikin THR Makin Berkesan
-
7 Sepatu Lebaran Tanpa Tali untuk Orang Tua, Jalan Kaki Nyaman Bebas Ribet
-
Apakah Sepeda Listrik Bisa Meledak? Cek 6 Rekomendasi Selis Terbaik Bebas Korsleting
-
Rumus dan Cara Perhitungan THR Kurang dari 1 Tahun, Pekerja Baru Wajib Tahu!
-
5 Rekomendasi Sabun Muka pH Balance untuk Jaga Skin Barrier Tetap Sehat
-
Magrib Jogja Hari Ini Jam Berapa? Ada yang Buka Puasanya Lebih Cepat dari Kemarin